Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

- Admin

Rabu, 30 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO SUARABANGSA.co.id — Musim kemarau panjang ini yang melanda wilayah Bojonegoro, pemuda desa Wedi tidak menyurutkan semangatnya Diki (24) untuk mengais rezeki. Pemuda asal Desa Wedi ini memanfaatkan cuaca terik dengan berjualan es buah dan es campur di Jalan Kali Anyar, tepatnya di depan Lapangan Cadika (Lemcadika).

Meski masih berstatus lajang, Diki mengaku tidak gengsi membuka lapak di pinggir jalan demi meraih kemandirian ekonomi. Usaha yang ditekuninya setiap hari tersebut membuahkan hasil di tengah teriknya sengatan matahari.

Baca Juga:  Sujiwo Tejo di Jagong Budaya Bojonegoro: Bupati Anna Muawanah Masih Kuat Pulungnya

“Meskipun belum berkeluarga, saya tidak malu untuk jualan di pinggir jalan. Setiap hari pendapatan kurang lebih Rp500 ribu sampai Rp750 ribu,” ujar Diki saat ditemui di lokasi jualannya, Rabu (30/9/2026).

Keberhasilan Diki menjadi gambaran inspiratif bagi kalangan muda di pedesaan. Hal ini membuktikan bahwa ketekunan dan kejelian melihat peluang usaha dapat menghasilkan pendapatan stabil tanpa terhalang gengsi. Kesegaran es buah dan es campur racikannya terus menjadi incaran warga sekitar serta pengguna jalan untuk melepas dahaga.

Baca Juga:  Diiming-imingi Mau Dibelikan Paket Data, Seorang anak di Bojonegoro Dicabuli Ayah Tirinya

Menurutnya setiap hari, Diki bersiap dan mulai menyajikan es buah sejak pagi. Jam operasional lapaknya disesuaikan dengan tingkat keramaian pembeli yang melintas di kawasan tersebut.

“Jam delapan, kalau telat jam sembilan pagi saya sudah buka. Kalau sepi, jam dua siang baru habis. Tapi kalau lagi laris, jam 12 siang sudah habis,” pungkas Diki.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Kutukan Migas Bojonegoro: APBD 2027 Diproyeksi Anjlok Rp5,2 Triliun, Tim Kartel Peringatkan Ancaman Lumpuh Fiskal
Peringati HUT ke-50 Koperasi Kareb, Begini Komentar Wabup Bojonegoro
Gelar Gebyar Sholawat Bersama Gus Iqdam, Koperasi Kareb Bojonegoro Peringati HUT ke-50, Kurang Lebih 35 Ribu Masa Padati MPS Dander
Tonton MotoGP Mandalika saat Warga Dilanda Kekeringan, Anggota DPRD Bojonegoro Dikritik
SMSI Sumenep Bahas Konsolidasi dan Pemantapan Program 2027 bersama SMSI Jatim
Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan
DPRD Bojonegoro Pertanyakan Sisa Kurang Bayar Dana Desa 2015–2021, Kepala Bapenda Sebut Kewajiban Pemkab Lunas sejak 2022
Tuntut ADD Naik 20 Persen, Hearing Perangkat Desa dengan OPD dan Legeslatif Bojonegoro Sempat Tegang
Tag :

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:56 WIB

Kutukan Migas Bojonegoro: APBD 2027 Diproyeksi Anjlok Rp5,2 Triliun, Tim Kartel Peringatkan Ancaman Lumpuh Fiskal

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Peringati HUT ke-50 Koperasi Kareb, Begini Komentar Wabup Bojonegoro

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:49 WIB

Gelar Gebyar Sholawat Bersama Gus Iqdam, Koperasi Kareb Bojonegoro Peringati HUT ke-50, Kurang Lebih 35 Ribu Masa Padati MPS Dander

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:03 WIB

SMSI Sumenep Bahas Konsolidasi dan Pemantapan Program 2027 bersama SMSI Jatim

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:45 WIB

DPRD Bojonegoro Pertanyakan Sisa Kurang Bayar Dana Desa 2015–2021, Kepala Bapenda Sebut Kewajiban Pemkab Lunas sejak 2022

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:42 WIB

Tuntut ADD Naik 20 Persen, Hearing Perangkat Desa dengan OPD dan Legeslatif Bojonegoro Sempat Tegang

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Berita Terbaru