Menyambung Lidah Rakyat: Sigit Kushariyanto Kawal Isu Abrasi hingga Kesehatan Lansia di Reses Bojonegoro

- Admin

Jumat, 6 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro, Sigit Kushariyanto, kembali turun ke tengah masyarakat untuk menyerap aspirasi dalam agenda Reses Masa Sidang I Tahun 2026.

Bertempat di Gedung PEPABRI Bojonegoro pada Jumat (6/2/2026), politisi dari Fraksi Partai Golkar ini berdialog langsung dengan warga mengenai berbagai persoalan mendesak di wilayah mereka.

Kegiatan reses ini bukan sekadar pertemuan formal, melainkan kewajiban bagi setiap wakil rakyat untuk memastikan suara konstituen masuk ke dalam rencana pembangunan daerah.

Menurutnya beberapa warga di dapil satu tepatnya di desa Kauman, Ledok dan Jetak terkait Persoalan lingkungan di bantaran sungai menjadi salah satu topik utama yang mencuat. Warga di Desa Kauman dan Desa Ledok Kulon mengungkapkan kekhawatiran mereka terhadap ancaman abrasi (pengikisan tanah) yang terus menghantui pemukiman di pinggir sungai.

Baca Juga:  Olimpiade Sains dan Matematika Tingkat Asia (ASMOPSS) ke-15 Diikuti 6 Negara, Diselengarakan di Bojonegoro

“Masyarakat berharap pemerintah memberikan perhatian lebih pada titik-titik rawan di bantaran sungai. Di Ledok Kulon misalnya, kemarin sudah kita usulkan dan alhamdulillah sudah ada yang terealisasi, namun pengawalan harus tetap berlanjut,” ujar Sigit yang juga merupakan anggota Komisi B DPRD Bojonegoro ini.

Selain abrasi, Sigit menyoroti pentingnya perbaikan jalan lingkungan dan sistem pembuangan limbah. Menurutnya, drainase yang buruk tidak hanya merusak pemandangan, tetapi berdampak buruk pada kesehatan warga. Hal tersebut dia mendapatkan masukan dari warga Ledok.

Hal menarik dalam reses kali ini adalah perhatian khusus Sigit terhadap kesejahteraan warga lanjut usia (lansia).
Ia menyayangkan berhentinya sejumlah program kesehatan rutin bagi manula yang sebelumnya pernah ada.

“Kita ingin membangun SDM yang unggul, dan itu dimulai dari kesehatan. Pelayanan rutin serta pemberian makanan bergizi untuk lansia harus dihidupkan kembali. Ini adalah bentuk penghormatan dan perlindungan kita kepada orang tua,” tegasnya.

Baca Juga:  Gelar FKP, Pemkab Bojonegoro Bahas 7 Isu Prioritas di 2024, Ini Poin-poinnya

Di sektor pertanian, Sigit menerima aspirasi dan keluhan klasik namun krusial terkait anjloknya harga gabah saat panen raya.

Ia mengedukasi warga bahwa pemerintah perlu hadir dengan solusi stabilitas harga agar petani tidak merugi.

Tak hanya soal harga, ketersediaan alat mesin pertanian (alsintan) modern juga menjadi dambaan warga.
Kebutuhan Alat,Pengadaan mesin combine (alat panen otomatis) untuk efisiensi waktu dan biaya.

“Di bidang pertanian, tadi dari disampaikan saat panen raya, perlu ada solusi agar tidak terjadi penurunan harga,” katanya.

Selain itu, Sigit menekankan pentingnya dukungan sarana dan prasarana pertanian agar produktivitas petani tetap terjaga.

Baca Juga:  Bambang Irwanto : Sejak Mundur dan Dapat Acquit Et De Charge, Tjandra Sridjaja Sudah Tak Lagi Urusi Seluruh Kegiatan Perkumpulan

“Kemudian, sarana-sarana pendukung panen, seperti alat potong dan sarana panen combine, juga perlu dipikirkan oleh pemerintah,” ujarnya.

Tak hanya itu, persoalan pasca panen dan kebutuhan air juga menjadi perhatian serius dalam sektor pertanian.

“Termasuk persoalan keseragaman harga pasca panen dan kebutuhan air,” tambahnya.

Menutup kegiatan tersebut, Sigit menegaskan bahwa seluruh poin aspirasi dari warga Kauman, Ledok Kulon, Kalirejo, Dander, Trucuk,dan sekitarnya ini tidak akan berhenti di meja diskusi.

Seluruh masukan akan disusun menjadi laporan resmi fraksi untuk diperjuangkan dalam rapat paripurna bersama Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.

“Melalui reses ini, diharapkan masyarakat semakin memahami bahwa suara mereka memiliki kekuatan untuk mengubah kebijakan daerah demi pembangunan yang lebih merata dan menyentuh rakyat kecil,” pungkasnya.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Begini Suara Syukur dari Pedal Listrik, Kisah Lansia Bojonegoro Terima Bantuan Presiden RI Becak listrik
Menteri LH Bersama Bupati Bojonegoro Pimpin Curve, dan Bersih-bersih di Program Indonesia Asri
Bocil di Bojonegoro yang Sempat Dilaporkan Hilang, Keluarga Menolak Diotopsi
Orang Tua Siswa yang Kritik MBG Dilaporkan SPPG, Begini Komentar Ketua DPC Peradi Bojonegoro
Usai Viral, Aktivitas Pungli di TBB Tidak Terlihat Lagi
Tensi Pilkades PAW Bandungrejo Bojonegoro Memanas, Warga Keluhkan Adanya Tekanan dan Dugaan Provokasi
Isak Tangis di Kaligede, Saat Martabat Kemanusiaan Terhadang Lumpur Bojonegoro
Mangkrak 40 Tahun, Sengkarut Tukar Guling TKD Campurejo Bojonegoro Bergulir ke DPRD, Bupati Diminta Turun Tangan
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:16 WIB

Prioritaskan Lansia, 200 Pengayuh Becak di Bojonegoro Terima Bantuan Becak Listrik dari Presiden

Senin, 9 Maret 2026 - 04:33 WIB

Akses Jalan Longsor di Perbatasan Talkandang – Pakuniran Segera Diperbaiki

Senin, 9 Maret 2026 - 01:26 WIB

Siap – Siap Usaha Pencucian Pasir Di Rejoagung Jombang, LGI Tunggu Surat ESDM Baru Laporan Ke Mabes Polri

Sabtu, 7 Maret 2026 - 12:46 WIB

Redam Gejolak, Musdes Bandungrejo Sepakat Tolak PAW dan Pilih Pilkades Serentak 2027

Jumat, 6 Maret 2026 - 11:49 WIB

Resmi, Musdes Bandungrejo Bojonegoro Sepakati Pilkades Serentak dan Tolak Mekanisme PAW

Jumat, 6 Maret 2026 - 11:44 WIB

Maftukhan Dorong Aspirasi Pemuda Bojonegoro lebih modern, Masuk lewat Sistem Digital via Barcode

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:21 WIB

Gugatan Perbuatan Melanggar Hukum oleh YGP Melawan WOM Masuk Sidang Kedua

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:04 WIB

Peran Pemuda dalam Musrenbang Tematik Bojonegoro 2026 sangat Diharapkan Pemkab

Berita Terbaru