Mbah Dul, Pensiun Bukan Akhir, Tetap Setia Mengudara untuk “Kaum proletar” lewat Cakrawala pagi

- Admin

Sabtu, 27 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO SUARABANGSA.co.id – Suara berat nan akrab itu kembali menyapa ruang dengar warga Bojonegoro. Melalui frekuensi 95,8 MHz Radio Malowopati, Abdul Wachid atau yang lebih dikenal dengan sapaan Mbah Dul membuktikan bahwa pengabdian tidak dibatasi oleh Surat Keputusan (SK) Pensiun. Sabtu 27/12/2025.

Meski resmi purna tugas sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) sekitar satu bulan yang lalu, sosok yang mengawali kariernya sebagai aktivis partai sejak tahun 1984 ini justru dipanggil kembali untuk mengisi pos lamanya.

“Dedikasi Melampaui Birokrasi
Perjalanan karier Mbah Dul tidaklah landai. Dikenal memiliki prinsip yang kuat sejak muda, beliau sempat melewati berbagai fase mutasi di lingkup Pemkab Bojonegoro. ” Ungkap Ali Sugiono.

Baca Juga:  Jarak Terlalu Dekat, Kendaraan Ini Alami Kecelakaan Beruntun

Menurut Ali, Mulai dari Dinas Pendidikan hingga akhirnya “berlabuh” di Radio Malowopati, yang sempat dianggap sebagai tempat mutasi terakhir bagi mereka yang kritis.

Namun, di balik mikrofon radio milik pemerintah daerah inilah, Mbah Dul menemukan jati dirinya sebagai penyambung lidah masyarakat, terutama melalui program “Cakrawala pagi”, dimana program yang di gemari masyarakat desa yang menyampaikan aspirasi ke pemerintah kabupaten Bojonegoro, layanan apapun di sampaikan oleh Mbah Dul.

“Dulu Kadang di Diknas, kadang di Malowopati mas. Tapi ini saya dipanggil lagi mengisi di sini (red:malowopati), Kemarin sempat off karena proses pensiun,” ujar Mbah Dul saat ditemui di sela siaran peogram Cakrawala Pagi, Sabtu (27/12/2025). Saat di konfirmasi awak media.

Baca Juga:  Angkut Kayu Malam-malam di Tengah Laut, Pria Ini Ditangkap Petugas

Mengapa Sosoknya Tak Tergantikan?
Kembalinya Mbah Dul ke meja siaran memberikan pelajaran penting bagi generasi muda ASN dan pegiat komunikasi,

Meskipun statusnya sudah purna tugas, keahlian komunikasi dan kedekatan emosional dengan pendengar membuatnya tetap dibutuhkan.

Jiwa aktivis yang dibawanya sejak 1984 membentuk karakter siaran yang berbobot, berani, namun tetap santun dan edukatif.

Melalui program Cakrawala pagi, beliau konsisten memberikan wawasan praktis bagi petani Bojonegoro, layanan aduan masyarakat yang dikirim lewat WA radio malowopati, hal ini mengubah stigma bahwa radio pemerintah bukan hanya sekadar corong birokrasi.

Baca Juga:  Dirlantas Polda Jatim Jadi Irup Pemakaman Brigjen (Purn) Drs. Ridho Waseso

Bagi para pendengar setia Malowopati FM, kehadiran kembali Mbah Dul adalah pengobat rindu.

Di masa pensiunnya, beliau memilih untuk tetap produktif memberikan edukasi, membuktikan bahwa semangat melayani masyarakat adalah panggilan jiwa, bukan sekadar kewajiban kantor.

Kisah Abdul Wachid alias Mbah Dul adalah pengingat bagi kita semua, Di mana pun kita ditempatkan, selama kita memberikan manfaat, cahaya itu akan tetap bersinar.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Benang Kusut Proyek BKKD Desa Kemiri Rp 1,4 Miliar, Kades Sebut Ada Konsultan, Faktanya Hanya?
Proyek Jalan Beton Desa Kemiri Disoal, Surgi: Jangan Tutup Mata, OPD Harus Turun
Anti ABS Bergerak, Begini yang Dilakukan Sekelompok Komunitas di Bojonegoro
Tatap Pemilu 2029, Ketua DPD Golkar Bojonegoro: Pengurus Harus Kerja Nyata Bukan Sekadar Numpang Nama
Protes Jalan Rusak, Warga Dusun Kukur Bojonegoro Tanam Pisang di Tengah Jalan Desa Genjor
Desa dalam Sandera, Antara Pesta Anggaran dan Mandulnya Penegakan Hukum
Teror Limbah Kimia di Kedungrejo Bojonegoro, Hasil Tani dan Warga Mulai Terdampak
Meneladani Desa Pungpungan, Saat Kritik Jadi Energi dan Kerendahan Hati Membuahkan Prestasi

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 11:28 WIB

Drama Beasiswa di Bojonegoro: Sudah Tanda Tangan Kwitansi, Kok Tiba-tiba Dibatalkan

Sabtu, 20 Desember 2025 - 08:25 WIB

Gerakan Ayah Ambil Rapor di Bojonegoro Mendapat Sorotan, Pertimbangkan Psikologis Siswa Yatim Piatu

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:38 WIB

Momen Hari Guru Perkuat Kedekatan Guru Dan Siswa MI NU 2 Grajagan Banyuwangi

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:22 WIB

Kepala Sekolah dan Guru Honorer yang Selingkuh Diminta Keluar dari Desa

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:22 WIB

SMSI Sumenep Minta Kasi PAUD/TK Diknas Transparan Soal Dana BOP di Sapeken

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:22 WIB

Kadisdik Sumenep Panggil Kepala Sekolah dan Guru Honoror yang Diduga Selingkuh

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:22 WIB

Pencairan BOP PAUD/TK Dinas Pendidikan Sumenep Menjadi Sorotan

Sabtu, 21 Juni 2025 - 16:15 WIB

Siswa Berprestasi SMK Al Karimiyyah Dapat Beasiswa Sedekah Sampah

Berita Terbaru