Peringati HAKTP, Kohati Cabang Banyuwangi Suarakan Anti Kekerasan Lewat Diskusi Publik

- Admin

Senin, 15 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, SUARABANGSA.co.id –Peringati Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (HAKTP) Korps Himpunan Mahasiswa Islam Wati (KOHATI) Suarakan anti kekerasan terhadap perempuan melalui diskusi publik dengan tema Mengurai Akar Kekerasan terhadap Perempuan Perspektif Sosial, Hukum, dan Ekonomi di Aula Dinas Pemuda Dan Olahraga (Dispora) Banyuwangi, Minggu (14/12/12) kemarin.

Acara itu dihadiri beberapa tokoh perempuan seperti Fitriatul Masruroh, S.Psi, M.Psi. Psikolog,Nikmatul Keumala Nofa Yuwono, S.H.,M.H, dan Rachmawati.

Nova Rosytha Ketua Kohati Cabang Banyuwangi kepada media mengatakan, kegiatan tersebut sebagai wujud keterlibatan langsung KOHATI sebagai badan otonom organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang fokus terhadap isu anak dan perempuan.

Baca Juga:  Gandeng Pengurus Masjid, BIN Jatim Gelar Vaksinasi

“Ini sebagai bentuk keterlibatan kami (KOHATI) yang fokus pada isu-isu kekerasan terhadap anak dan perempuan,” katanya.

Ia juga menyampaikan kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kesadaran publik, mendorong advokasi, serta memperkuat aksi nyata untuk menghapus kekerasan terhadap perempuan.

“Lanjutnya, Kohati siap menjadi ruang aduan dan pendampingan bagi perempuan korban kekerasan, khususnya kekerasan seksual,” ujar Nova.

Di momen itu Nova mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berani menolak dan melaporkan segala bentuk kekerasan yang kerap kali dinormalisasi dan dianggap aib.

Baca Juga:  Dirlantas Polda Jatim Patroli Dialogis ke Pos Satpam Dealer Toyota Bayuwangi

“Ayo harus berani melawan,menolak,dan melaporkan segala bentuk kekerasan dan pelecehan terhadap anak dan perempuan, jangan sampai ada pembiaran, itu bukan aib. agar kekerasan tidak terjadi ulang,” ajaknya.

Penulis : Wimbo

Editor : Putri

Berita Terkait

EastFood dan AllPack Surabaya 2026, Momentum Penguatan Industri Pangan, Kemasan, dan UMKM Nasional
SDN Tanjungharjo IV Bojonegoro Padukan Konsep Modern dan Agamis, Kades Tegaskan Dukungan Pendidikan
Sukses Genjot PAD di Tengah Efisiensi Anggaran, Dinpora Bojonegoro Diapresiasi Komisi C
Sistem Pemilu Berubah, Gus Fauzan Pastikan Mesin Politik PKB Bojonegoro Siap Hadapi Tantangan 2029
DPRD Bojonegoro Fasilitasi Dengar pendapat terkait Bendungan Karangnongko, Bahas Transparansi Santunan Rp 8 Miliar
Gelar RDP Soal Konser Ungu, Komisi C DPRD Bojonegoro Pastikan Bebas APBD dan CSR
Kasus Dugaan Ijazah Ilegal Legislator Bojonegoro: Ketua KPU Dipanggil Polisi untuk Klarifikasi
Mengendap Lama, Kasus Dugaan Korupsi Logistik KPU Sumenep Belum Ada Perkembangan
Tag :

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 20:39 WIB

EastFood dan AllPack Surabaya 2026, Momentum Penguatan Industri Pangan, Kemasan, dan UMKM Nasional

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:36 WIB

Sukses Genjot PAD di Tengah Efisiensi Anggaran, Dinpora Bojonegoro Diapresiasi Komisi C

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:20 WIB

Sistem Pemilu Berubah, Gus Fauzan Pastikan Mesin Politik PKB Bojonegoro Siap Hadapi Tantangan 2029

Jumat, 12 Juni 2026 - 05:03 WIB

DPRD Bojonegoro Fasilitasi Dengar pendapat terkait Bendungan Karangnongko, Bahas Transparansi Santunan Rp 8 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 - 04:59 WIB

Gelar RDP Soal Konser Ungu, Komisi C DPRD Bojonegoro Pastikan Bebas APBD dan CSR

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:04 WIB

Kasus Dugaan Ijazah Ilegal Legislator Bojonegoro: Ketua KPU Dipanggil Polisi untuk Klarifikasi

Senin, 8 Juni 2026 - 06:34 WIB

Mengendap Lama, Kasus Dugaan Korupsi Logistik KPU Sumenep Belum Ada Perkembangan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 01:56 WIB

Begini Komentar Ketua Komisi C, Terkait Anomali DTSEN dari BPS yang Belum Rampung

Berita Terbaru