Setelah Lama Ditutup, PT Sata Tec Indonesia Bojonegoro Kembali Uji Coba Operasional

- Admin

Selasa, 15 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Setelah sempat ditutup selama beberapa bulan, perusahaan pengolahan tembakau PT Sata Tec Indonesia di Desa Sukowati, Kecamatan Kapas, Bojonegoro, kembali diperbolehkan melakukan uji coba operasional, Selasa (15/7/2025).

Uji coba ini disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, didampingi manajemen perusahaan, sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Kepala Desa Sukowati, guru SD dan PAUD setempat, serta ratusan karyawan.

Dan beberapa Guru yang selama ini kurang berkenan ada nya PT Sata tec Dalam kesempatan tersebut, guru dari SD Negeri Sukowati yang letaknya hanya sekitar 50 meter dari lokasi pabrik menyampaikan sejumlah keluhan, termasuk permintaan agar jam operasional pabrik dilakukan setelah jam belajar mengajar selesai.

Dan tiap ruangan diberi Ac serta semua fentilasi ditutup agar aroma tidak masuk diruangan Kelas, serta Guru juga meminta agar pihak perusahaan menanggung biaya listrik untuk penggunaan AC di sekolah serta menutup ventilasi sekolah guna mengurangi dampak bau.

Baca Juga:  Bupati Bojonegoro Sidak Sejumlah Pasar Tradisional

“Kami meminta agar tagihan listrik untuk AC yang diberikan PT Sata Tec Indonesia ditanggung oleh perusahaan, dan ventilasi sekolah ditutup,” ujar seorang guru yang kemudian disetujui oleh perwakilan manajemen perusahaan, Nur Hidayat.

Hal tersebut juga disangupi oleh Pihak Menejemen di hadapan Wakil Bupati, beserta OPD dan SKPD terkait, camat dan kepala desa.

Wakil Bupati Nurul Azizah dalam kunjungan dalam Uji coba PT Sata Tec, menjadi ajang curhat serta memediasi seluruh pihak.

Wakil Bupati juga mendapat keluhan Karyawan warga Sukowati yang berjumlah sekitar 200 orang lebih yang tak lain Warga Desa Sukowati, meminta dan memohon kepada wakil bupati untuk segera mengijinkan perusahaan untuk segera mendapat ijin dan bisa beroperasi.

Baca Juga:  Refleksi Satu Tahun Wahono-Nurul: Fraksi Golkar Soroti Mandeknya Program Kesejahteraan dan Urgensi pengawasan Anggaran

“Tolong Bu Wabup segera beri kami ijin dan biar kan kami bekerja, kalau pabrik ini tutup dan kami menganggur kami makan apa Bu, saya punya anak sekolah dan sudah dua bulan kami tidak bekerja,” ungkap Lamidi iba nya, berharap Wakil bupati untuk segera membuka PT Sata tec.

Wakil bupati, juga menegaskan bahwa perusahaan diberi untuk melakukan uji coba operasional selama satu bulan ke depan, dengan pengawasan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

“Uji coba akan dilakukan selama satu bulan, dan pengawasan akan dilaksanakan oleh DLH,dan sambil berkas dan admitrasinya selesai, perizinan nya selesai, kalau ini tidak uji coba, kita tidak tahu, jadi mohon bersabar ya,” ungkapnya kepada sekitar 200 karyawan.

Baca Juga:  Begini Cara Warga Bojonegoro Rayakan Pergantian Tahun Baru

Menanggapi hal tersebut, pihak manajemen PT Sata Tec Indonesia menyatakan kesiapannya untuk membantu apa yang menjadi keluhan kepada sekolahan dan warga Sukowati yang terdampak, dan PT Sata tec selalu terbuka menerima kritik dan saran apa yang disampaikan oleh Warga Sukowati.

“Kalau memang ada proposal dari pihak sekolah atau yayasan, kami siap membantu, dan kami ingin bersama-sama dan bekerja dengan bersama-sama warga Sukowati, dan semua ini adalah Mis komunikasi saja,” kata Nur Hidayat, perwakilan manajemen PT Sata Tec Indonesia.

Acara diakhiri dengan suasana haru. Ratusan pekerja PT Sata Tec Indonesia tampak bergiliran menyalami Wakil Bupati, mencium tangan, dan berfoto bersama Wakil bupati sebagai bentuk apresiasi atas dimulainya kembali operasional perusahaan.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional
Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar
Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk
Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan
Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi
Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka
Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal
Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Rabu, 30 September 2026 - 13:25 WIB

Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Berita Terbaru

Daerah

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Senin, 5 Okt 2026 - 20:49 WIB