Bupati dan Wabup Bojonegoro Komitmen Menurunkan Stunting

- Admin

Kamis, 26 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Percepatan penurunan stunting di Bojonegoro menunjukan hasil kongkret. Berdasar Penilaian Kinerja Pelaksanaan Aksi Konvergensi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (PPPS) Provinsi Jawa Timur Tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berhasil menduduki rangking 9 dari 38 Kabupaten/Kota se-Jawa Timur.

Capaian ini menunjukkan peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya, di mana Bojonegoro berada di rangking ke-27. Skor kinerja pun naik dari 109 menjadi 129 poin.

Penilaian ini dilakukan secara objektif dengan mengedepankan prinsip integritas, akuntabilitas, transparansi, dan terukur.

Keberhasilan ini menunjukan keseriusan dan komitmen Pemkab Bojonegoro dalam penanganan stunting.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bojonegoro Ninik Susmiati menyampaikan, dalam rangka percepatan penurunan stunting di Bojonegoro, Pemkab melakukan intervensi spesifik dan intervensi sensitif.

Baca Juga:  Pj Bupati Bojonegoro Sowan ke Kediaman KH Anwar Sahid

“Intervensi spesifik lebih banyak dilakukan oleh Dinas Kesehatan dengan pemberian PMT bagi balita stunting, juga PMT balita kurang gizi, balita gizi buruk dan ibu hamil kurang energi kronis ( bumil KEK), juga pemberian tablet tambah darah pada remaja putri, untuk pencegahan stunting dengan menyiapkan calon ibu yang sehat,” jelasnya, Selasa (24/6/2025).

Ia melanjutkan, intervensi sensitif adalah untuk pencegahan terjadinya stunting dilakukan oleh sinergi beberapa Organisasi Perangkat Daerah(OPD) terkait,

-Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana.(DP3AKB )pencegahan dengan KB pada pasangan usia subur resiko tinggi, membentuk Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang terdiri dari kader, nakes dan PKK Untuk mendampingi keluarga beresiko stunting.

Baca Juga:  4 Kades di Bojonegoro Jadi Tersangka Kasus Korupsi Dana BKK

-Dinas Peternakan dan ikan(Disnakkan) : Pencegahan melalui program GEMARIKAN (Gerakan gemar makan ikan) dan program Gerimis madu (gerakan minum susu dan makan daging).

– Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian: program pangan lestari, penyediaan bahan lokal untuk mendukung PMT lokal.

– Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya(DPKPCK), menyediaan sarpras penyediaan air bersih dan sanitasi.

– Dinas Pendidikan : Edukasi pada anak sekolah, ortu PAUD melalui program bunda PAUD.

Juga pemberdayaan masyarakat melalui perannya dalam penimbangan balita tiap bulan di posyandu, Untuk memantau tumbuh kembang serta mengawal secara dini tanda-tanda stunting baru

Baca Juga:  Bupati Bojonegoro Berkometmen Tidak Anti Keritik

“Harapan ke depan prevalensi stunting terus menurun dan tidak ada stunting baru di Bojonegoro,” katanya.

Untuk mencapai itu tentu sinergi dan kolaborasi semua sektor terkait terus ditingkatkan dalam penanganan dan pencegahan stunting dan edukasi gizi ke masyarakat terus dilakukan sebagai pembelajaran dan pemahaman agar bisa secara mandiri lebih tahu dan paham pemenuhan gizi keluarga terutama balita dan ibu hamil, ibu menyusui.

Penanganan stunting ini merupakan salah satu komitmen pemkab yang menjadi program prioritas bupati dan wakil bupati.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Kucurkan APBD Masif untuk RTLH, Pemkab Bojonegoro Sabet Penghargaan dari Gubernur Jatim
Bupati dan wakil Bupati Bojonegoro, Sholat Idul Adha Di Masjid Berbeda, Begini Pidato Bupati Bojonegoro
Serapan Baru 26 Persen, Komisi C Warning Diknas Bojonegoro Beserta Jajarannya
Perkuat Peran Perempuan dan Ketangguhan Sosial, Momentum Hari Kartini dan HUT Damkar Jadi Refleksi Pengabdian
Perkuat Ekonomi Lokal, 57 Desa di Bojonegoro Terima Armada Operasional Koperasi Desa Merah Putih
Instruksi Presiden, Bupati Bojonegoro Keluarkan Surat Edaran Kebijakan Efisiensi Anggaran
Bupati Bojonegoro Terima Rekomendasi LKPJ 2025: Janji Segera Tindak Lanjut Demi Pembangunan Berkelanjutan
Bupati Setyo Wahono Minta Dukungan Pusat di Hadapan Menteri Hanif Faisol: Malu Jika Bojonegoro Tanpa Adipura
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:39 WIB

Olimpiade Sains dan Matematika Tingkat Asia (ASMOPSS) ke-15 Diikuti 6 Negara, Diselengarakan di Bojonegoro

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:22 WIB

Anggaran Melambung Tinggi, Dana Pokir DPRD Bojonegoro Menjadi Sorotan KPK

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:21 WIB

Sembilan Kades di Bojonegoro Diperiksa KPK

Berita Terbaru

IlusIlustrasi Kasus BSPS Sumenep

Daerah

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan

Kamis, 25 Jun 2026 - 12:53 WIB