Kabel Provider Seluler di Bojonegoro Semrawut dan Membahayakan Warga, Pihak Perijinan Bungkam

- Admin

Senin, 16 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Dengan perkembangan Teknologi yang berkembang, Keberadaan kabel fiber optik yang tidak tertata dengan baik di Kabupaten Bojonegoro semakin meresahkan warga.

Selain merusak keindahan kota, kabel-kabel yang semrawut ini juga membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Dari Pantauan Awak media SUARABANGSA.co.id di beberapa titik, bahkan terlihat hingga sembilan tiang kabel berdiri dalam jarak yang berdekatan dan tak beraturan. Kondisi ini bukan hanya mengganggu pemandangan, tetapi juga telah memicu insiden kecelakaan.

Beberapa warga Bojonegoro dirugikan dengan hal tersebut dan mengalami Kecelakaan lalu lintas (laka).

Baca Juga:  Siswa Positif Covid-19, Pembelajaran Tatap Muka Sekolah Dasar di Sampang Ini Dihentikan Sementara

Jum, seorang pemilik warung di Jalan Veteran menceritakan pengalamannya. Ia mengaku pernah terjatuh di jalan dokter Cipto saat mengendarai motor menuju pasar pada waktu subuh.

“Sekitar habis subuh saya pergi ke pasar naik motor, waktu itu habis hujan dan saya tidak tahu ada kabel yang melintang. Tiba-tiba saya jatuh, dan baru tahu kalau penyebabnya kabel yang putus di jalan,” terang Jum.

Hal yang sama juga terjadi Keluhan oleh warga lain, Dul Wahid, melalui pesan di grup WhatsApp. Ia menyoroti keberadaan kabel-kabel yang sudah tidak terpakai dan dibiarkan menumpuk tanpa penanganan yang serius oleh Provider.

Baca Juga:  Petir Menyambar, Sebagian Kampus UNUGIRI Bojonegoro Terbakar

“Setiap melihat petugas PLN yang memangkas ranting pohon, saya merasa kasihan. Sementara kabel-kabel seluler yang menjamur di desa dan kota justru dibiarkan tanpa tanggung jawab. Kabel yang putus dan tidak terpakai sangat membahayakan, bisa menjerat leher atau tersangkut di kaki hingga orang jatuh,” tulisnya.

Sementara itu Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bojonegoro Budiyanto, Belum bisa di konfirmasi terkait perizinan pendirian tiang kabel fiber optik tersebut, di Chatt lewat Wa nya hanya centang biru saja.

Baca Juga:  Tim Gabungan Satgas Polda Jatim, Terus Lakukan Patroli dan Sosialisasi Pemberlakuan PSBB

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Pembangunan KDKMP Meddelan Lenteng Sumenep Mendapat Sorotan, Tak Sesuai Spek?
INKADHA dan BAZNAS Sumenep Bersinergi, Perkuat Pendidikan dan Pemberdayaan Ekonomi Umat
Ribuan Warga Hadiri Tasyakuran Cucu Pertama Ketua Koperasi Kareb Bojonegoro, H. Sutrisno Bagikan 1000 Paket Sembako
DVI Polda Jatim Serahkan Seluruh Jenazah Korban KM Mutiara Sentosa II Kepada Keluarga
Banyak Kepala OPD Absen di Rapat Strategis KUA-PPAS, DPRD Sumenep Kecewa Berat
Perwakilan Kodim Sumenep Tidak Hadiri FGD Tentang Pembangunan KDKMP, Peserta Kecewa
KDKMP di Sumenep Disorot, DPRD Singgung Lelang, Kepala Desa Minta Dilibatkan
Amos Gelar FGD Bertajuk ‘Pembangunan KDKMP: Antara Bisnis atau Proyek?’, Soroti Tatakelola
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:04 WIB

DVI Polda Jatim Serahkan Seluruh Jenazah Korban KM Mutiara Sentosa II Kepada Keluarga

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:33 WIB

Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak

Sabtu, 28 Februari 2026 - 23:04 WIB

Dilaporkan Hilang, Seorang Anak di Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Bekas Tambak

Jumat, 16 Januari 2026 - 16:16 WIB

Soal Limbah di Persawahan, Kapolsek Dander Bojonegoro Turun Langsung Turun

Rabu, 7 Januari 2026 - 03:55 WIB

Ironi Angka Kemiskinan Bojonegoro: Data Melandai, Tapi 122 Desa Masih Rentan

Berita Terbaru