Kepala SMKN 1 Bojonegoro Tepis Kabar Adanya Pungli di Sekolahnya

- Admin

Rabu, 14 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala SMKN 1 Bojonegoro, Roedi Agus Setiono.

i

Kepala SMKN 1 Bojonegoro, Roedi Agus Setiono.

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Bojonegoro, Roedi Agus Setiono menepis kabar bahwa di sekolah yang ia Pimpin ada pungutan liar (pungli).

Menurut Roedi, beredarnya informasi di media sosial tentang adanya pungutan liar di SMKN 1 Bojonegoro tidak sepenuhnya benar.

“Saya ingin menegaskan bahwa tidak ada pungutan uang gedung sebesar Rp 1.800.000 di sekolah ini selama saya menjabat sebagai Kepala Sekolah disini,” terangnya pria yang gemar mengembangkan kewirahusahaan pada anak didiknya.

Namun Roedi membenarkan adanya biaya untuk praktek para siswanya, ada iuran sukarela yang sifatnya untuk kebutuhan praktek dan itupun tidak wajib.

Baca Juga:  Panen Raya Padi Organik, Bupati Bojonegoro Puji Desa Sambiroto

“Biaya sebesar Rp 75.000 yang diberitakan bukanlah SPP yang bersifat wajib. Ini adalah iuran sukarela yang dikelola oleh Komite Sekolah untuk membiayai kegiatan ekstrakurikuler dan pelatihan keterampilan siswa. Sekolah tidak menetapkan target jumlah iuran dan tidak melakukan pemaksaan kepada siswa atau wali murid,” terang Kepala Sekolah yang juga menjabat Jalur Prestasi tingkat Jawa Timur.

Roedi menambahkan, pihak sekolah secara rutin melakukan sosialisasi program sekolah setiap tahun.

Pengelolaan dana iuran sukarela tersebut dilakukan oleh komite sekolah di bawah pengawasan dan bimbingan pihak sekolah. Pihak sekolah juga menyelenggarakan berbagai pelatihan kewirausahaan dan menjalin kerjasama dengan dunia usaha untuk memberikan pelatihan dan pendampingan kepada siswa.

Baca Juga:  KKN Mahasiswa Universitas Negeri Malang Sampaikan 10 Program Untuk Desa Cangkok Ngronggot Nganjuk

“Jadi, saya tegaskan bahwa tidak ada pungutan uang gedung maupun SPP wajib di SMKN 1 Bojonegoro. Iuran sebesar Rp 75.000 bersifat sukarela dan digunakan untuk mendukung kegiatan dan pengembangan potensi siswa,” pungkasnya.

Roedi juga mengatakan terkait prestasi di SMK 1 Bojonegoro yang mulai naik semenjak dirinya menjabat di SMKN tersebut.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Pendidikan Tidak Gratis: Menguji Pernyataan Humas SMA 3 Bojonegoro di Tengah Larangan Pungutan dan Politisasi PIP
Ketua DPRD Bojonegoro Diroasting Guru Madrasah, Pertanyakan Anggaran APBD Besar, Guru Madrasah Miskin Tak Dapat Insentif
Dinas Pendidikan Bojonegoro Siapkan 40,4 Miliar untuk Beasiswa
KKN UNIJA Gelar Seminar Digital Marketing, Angkat Potensi Bawang Goreng Desa Basoka
Drama Beasiswa di Bojonegoro: Sudah Tanda Tangan Kwitansi, Kok Tiba-tiba Dibatalkan
Gerakan Ayah Ambil Rapor di Bojonegoro Mendapat Sorotan, Pertimbangkan Psikologis Siswa Yatim Piatu
Momen Hari Guru Perkuat Kedekatan Guru Dan Siswa MI NU 2 Grajagan Banyuwangi
SMSI Sumenep Minta Kasi PAUD/TK Diknas Transparan Soal Dana BOP di Sapeken

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:02 WIB

Dalam Sosialisasi UU KUHAP Baru Bagi PPNS, Kapolres Berharap, Penyidik harus Menjalankan Tugas Dengan Profesional

Sabtu, 30 Mei 2026 - 03:47 WIB

PK PMII INKADHA Pertanyakan Transparansi Pengadaan Lahan Markas Batalyon di Parsanga Sumenep

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:47 WIB

Menguak Gurita Masalah BPR Bojonegoro, Di Balik Konser Band Ungu dan Akhir Jabatan Direktur Utama

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:51 WIB

Dua Pengusaha asal Kalitidu Bojonegoro Berkorban Puluhan Sapi

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:58 WIB

IIMS Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Disperindag Jatim Sebut Jadi Simbol Kemajuan Industri Otomotif

Senin, 25 Mei 2026 - 17:36 WIB

Gubernur Jatim dan Bupati Setyo Wahono Kompak Layani Swafoto Ribuan Buruh di Dander

Senin, 25 Mei 2026 - 15:50 WIB

Kunjungi Bojonegoro, Gubernur Jatim Serahkan BLT DBHCHT Buruh Rokok dan Resmikan Masjid Nur Khofifah

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:14 WIB

Diisukan Masalah Ijazah, Anggota DPRD Bojonegoro SP Siap Laporkan Balik Pihak Pelapor jika Tak Terbukti

Berita Terbaru