Kepala SMKN 1 Bojonegoro Tepis Kabar Adanya Pungli di Sekolahnya

- Admin

Rabu, 14 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala SMKN 1 Bojonegoro, Roedi Agus Setiono.

i

Kepala SMKN 1 Bojonegoro, Roedi Agus Setiono.

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Bojonegoro, Roedi Agus Setiono menepis kabar bahwa di sekolah yang ia Pimpin ada pungutan liar (pungli).

Menurut Roedi, beredarnya informasi di media sosial tentang adanya pungutan liar di SMKN 1 Bojonegoro tidak sepenuhnya benar.

“Saya ingin menegaskan bahwa tidak ada pungutan uang gedung sebesar Rp 1.800.000 di sekolah ini selama saya menjabat sebagai Kepala Sekolah disini,” terangnya pria yang gemar mengembangkan kewirahusahaan pada anak didiknya.

Namun Roedi membenarkan adanya biaya untuk praktek para siswanya, ada iuran sukarela yang sifatnya untuk kebutuhan praktek dan itupun tidak wajib.

Baca Juga:  Konferensi Pers Ops Pekat Semeru 2026, Polres Bojonegoro Ungkap Puluhan Kasus Penyakit Masyarakat

“Biaya sebesar Rp 75.000 yang diberitakan bukanlah SPP yang bersifat wajib. Ini adalah iuran sukarela yang dikelola oleh Komite Sekolah untuk membiayai kegiatan ekstrakurikuler dan pelatihan keterampilan siswa. Sekolah tidak menetapkan target jumlah iuran dan tidak melakukan pemaksaan kepada siswa atau wali murid,” terang Kepala Sekolah yang juga menjabat Jalur Prestasi tingkat Jawa Timur.

Roedi menambahkan, pihak sekolah secara rutin melakukan sosialisasi program sekolah setiap tahun.

Pengelolaan dana iuran sukarela tersebut dilakukan oleh komite sekolah di bawah pengawasan dan bimbingan pihak sekolah. Pihak sekolah juga menyelenggarakan berbagai pelatihan kewirausahaan dan menjalin kerjasama dengan dunia usaha untuk memberikan pelatihan dan pendampingan kepada siswa.

Baca Juga:  Dampak Kegaduhan Pagar Laut dan Isu LPG, Omset UMKM di Bojonegoro Menurun

“Jadi, saya tegaskan bahwa tidak ada pungutan uang gedung maupun SPP wajib di SMKN 1 Bojonegoro. Iuran sebesar Rp 75.000 bersifat sukarela dan digunakan untuk mendukung kegiatan dan pengembangan potensi siswa,” pungkasnya.

Roedi juga mengatakan terkait prestasi di SMK 1 Bojonegoro yang mulai naik semenjak dirinya menjabat di SMKN tersebut.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Pendidikan Tidak Gratis: Menguji Pernyataan Humas SMA 3 Bojonegoro di Tengah Larangan Pungutan dan Politisasi PIP
Ketua DPRD Bojonegoro Diroasting Guru Madrasah, Pertanyakan Anggaran APBD Besar, Guru Madrasah Miskin Tak Dapat Insentif
Dinas Pendidikan Bojonegoro Siapkan 40,4 Miliar untuk Beasiswa
KKN UNIJA Gelar Seminar Digital Marketing, Angkat Potensi Bawang Goreng Desa Basoka
Drama Beasiswa di Bojonegoro: Sudah Tanda Tangan Kwitansi, Kok Tiba-tiba Dibatalkan
Gerakan Ayah Ambil Rapor di Bojonegoro Mendapat Sorotan, Pertimbangkan Psikologis Siswa Yatim Piatu
Momen Hari Guru Perkuat Kedekatan Guru Dan Siswa MI NU 2 Grajagan Banyuwangi
Kepala Sekolah dan Guru Honorer yang Selingkuh Diminta Keluar dari Desa

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:12 WIB

DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:34 WIB

Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:29 WIB

Ketergantungan Dana Pusat Masih Tinggi, Bupati Setyo Wahono Putar Otak Genjot PAD Bojonegoro

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:10 WIB

Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:29 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda P-APBD 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:52 WIB

Ketua DPRD Sumenep Tegaskan Perubahan APBD Tetap Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:35 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Laporan hasil Pembahasan KUA-PPAS Perubahan Tahun Anggaran 2026

Berita Terbaru