Si Ganteng Digeruduk Transportasi Online dan Offline di Stasiun Bojonegoro

- Admin

Kamis, 8 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Sejumlah pengemudi transportasi online dan offline, tukang becak, dan ojek pangkalan di Bojonegoro menggeruduk pengemudi bus gratis “Si Mas Ganteng” milik Pemerintah Kabupaten Tuban yang dianggap telah mengurangi pendapatan mereka.Bojonegoro Provinsi Jawa timur, Rabu (7/5/2025).

Para pendemo menyatakan bahwa kehadiran bus “Si Mas Ganteng” di depan stasiun telah mengurangi jumlah penumpang yang mereka layani.

“Penghasilan kami menurun drastis sejak bus gratis ini beroperasi,” ungkap salah seorang pengemudi taksi online. Mereka merasa dirugikan karena banyak penumpang beralih menggunakan layanan transportasi gratis tersebut.

Baca Juga:  Versi Quick Count TerUKUR, Fauzi-Eva Unggul 3,3 Persen

Kepala Dinas Perhubungan Bojonegoro Aan Syabana, di konfirmasi awak media melalui sambungan telepon mengatakan Akan segera menindaklanjuti hal tersebut.

“Kami koordinasikan dengan Dishub propinsi dan Dishub Tuban,” terangnya

Bus “Si Mas Ganteng” (singkatan dari Transportasi Masyarakat Tuban yang Elegan, Aman, Nyaman, dan Terintegrasi) diluncurkan pada 5 Februari 2024.

Baru-baru ini, Pemerintah Kabupaten Tuban melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) menambah rute baru menuju Stasiun Bojonegoro, yang memberikan layanan gratis bagi pelajar dan masyarakat. Inilah yang menjadi pemicu utama protes dari para pengemudi di Bojonegoro.

Baca Juga:  HUT Bayangkara ke-64, Dirlantas Polda Jatim Gelar Lomba Pocil

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Polemik Beasiswa di Bojonegoro Tuai Reaksi Keras dari Komisi C DPRD
Portal Digital DPMPD Bojonegoro dan Data Desa Masih Sulit Diakses, Rakyat Hanya Disuguhi ‘Error’
Menyoal Akrobat Birokrasi: Beasiswa yang Menguap dan Upaya Mengaburkan Fakta
EDITORIAL: Ironi Desa Talok, Saat Ego Pemimpin Membakar Nadi Pembangunan
Sidang Memanas di DPRD Bojonegoro, Aspirasi Kades Talok Terbentur ‘Rapor Merah’ Administrasi
PN Surabaya Tunda Eksekusi Kantor MADAS di Jalan Raya Darmo
Transformasi Kopwan Bojonegoro, Tak Lagi Sekadar Simpan Pinjam, Menuju Motor Ekonomi Desa
Ironi Cahaya Geratis di Bojonegoro, Stiker sudah Tercentang, Listrik Tak Kunjung Terang

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 23:37 WIB

Polemik Beasiswa di Bojonegoro Tuai Reaksi Keras dari Komisi C DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:51 WIB

Portal Digital DPMPD Bojonegoro dan Data Desa Masih Sulit Diakses, Rakyat Hanya Disuguhi ‘Error’

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:40 WIB

Menyoal Akrobat Birokrasi: Beasiswa yang Menguap dan Upaya Mengaburkan Fakta

Selasa, 13 Januari 2026 - 00:37 WIB

EDITORIAL: Ironi Desa Talok, Saat Ego Pemimpin Membakar Nadi Pembangunan

Senin, 12 Januari 2026 - 11:54 WIB

PN Surabaya Tunda Eksekusi Kantor MADAS di Jalan Raya Darmo

Senin, 12 Januari 2026 - 09:58 WIB

Transformasi Kopwan Bojonegoro, Tak Lagi Sekadar Simpan Pinjam, Menuju Motor Ekonomi Desa

Minggu, 11 Januari 2026 - 04:25 WIB

Ironi Cahaya Geratis di Bojonegoro, Stiker sudah Tercentang, Listrik Tak Kunjung Terang

Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:24 WIB

Remaja Berumur 13 Tahun Tenggelam di Embung Desa Kedungadem Bojonegoro

Berita Terbaru