Bupati Sumenep Tingkatkan UMKM dan Jaga Warisan Budaya Melalui Festival Jaran Serek

- Admin

Senin, 5 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Festival Jaran Serek yang termasuk dalam salah satu gelaran Kalender Event Sumenep 2025, berlangsung dari Pendopo Agung Keraton Sumenep hingga finis di lapangan kerapan sapi Giling, Senin (05/05/2025).

Festival jaran serek yang dilaksanakan di Kabupaten Sumenep, tentunya tidak hanya sebagai salah satu upaya menjaga dan melestarikan budaya lokal saja, namun juga sebagai upaya untuk membantu para pelaku usaha UMKM di Kabupaten Sumenep semakin produktif.

“Jaran Serek merupakan warisan budaya leluhur masyarakat Kabupaten Sumenep, yang harus dijaga bersama, dan juga memperkenalkannya kepada generasi muda saat ini,” ujar Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo.

Baca Juga:  Dua Sungai Meluap, Ratusan Hektar Sawah dan Puluhan Rumah Dikepung Banjir

Disela-sela acara Festival Jaran Serek di depan Labang Mesem Keraton Sumenep, Bupati Sumenep juga menyampaikan hal-hal penting terkait gelaran acara tersebut, menurutnya bahwa sangat penting untuk terus melestarikan budaya lokal, sebagai daya tarik wisatawan dalam negeri maupun luar negeri, dalam rangka pembangunan pariwisata yang berkelanjutan.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, untuk terus menjaga dan mengembangkan warisan budaya, agar bisa diwariskan ke generasi muda saat ini, sehingga keberadaannya tidak terkikis perkembangan zaman,” lanjutnya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga mengatakan bahwa, kegiatan tersebut bukan hanya sekadar perayaan budaya yang dilaksanakan pada Kalender Event Sumenep tiap tahun, akan tetapi orang nomor satu di Sumenep itu menilai, bahwa gelaran tersebut menjadi salah satu momentum untuk memperkenalkan kekayaan tradisi masyarakat kepada generasi muda dan mayarakat luar daerah.

Baca Juga:  Petani di Pangarengan Sampang Ini Tetap Bertahan dengan Bajak Tradisional

Selain dari itu juga, festival jaran serek juga berimbas pula pada perekonomian masyarakat setempat, sebab tidak hanya menjadi hiburan, akan tetapi juga sebagai ruang untuk meningkatkan pendapatan melalui sektor ekonomi kreatif atau PKL dan UMKM yang ada di Kabupaten Sumenep sendiri.

“Kami tegaskan, hendaknya pelaksanaan festival dikelola dengan baik, mengingat kegiatannya berpeluang besar untuk mengangkat potensi lokal dan meningkatkan kesejahteraan warga,” pungkasnya.

Perlu diketahui bahwa terdapat 75 ekor kuda dalam gelaran tersebut, dan ikut serta dalam memeriahkan acara tahunan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep.
330.

Baca Juga:  Peringati Hari Pahlawan — ASN, Polri dan TNI Tabur Bunga di TMP Kusuma Bangsa Sampang

Penulis : Kris

Editor : Putri

Berita Terkait

Rangkaian Hari Jadi Sumenep Ke-756, Pemkab Sumenep Gelad Haul Raja-Raja Se-Madura
Berhasil Rawat Budaya, PSHT Mendapat Penghargaan ‘Special Recognition Awards’ 
PLN Gaspol Terangi Madura, Infrastruktur Listrik Diperkuat Hingga Pulau Terluar
Di Sumenep ada Festival Tanam Tete Masa Nabur Belta Loh, Dimerihkan Pameran Budaya
Jamasan Pusaka, Bupati Sumenep Upayakan Jadi Agenda Budaya Internasional
Kelurahan Kepatihan Bojonegoro Gelar Sedekah Bumi, Bagikan Seribu Kue Serabi
Sekitar 270 Orang Diruwat di Kayangan Api, Begini Harapan Pemkab Bojonegoro
Gelar Lomba Kerapan Sapi, Upaya Bupati Sumenep Lestarikan Budaya

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 23:37 WIB

Polemik Beasiswa di Bojonegoro Tuai Reaksi Keras dari Komisi C DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:51 WIB

Portal Digital DPMPD Bojonegoro dan Data Desa Masih Sulit Diakses, Rakyat Hanya Disuguhi ‘Error’

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:40 WIB

Menyoal Akrobat Birokrasi: Beasiswa yang Menguap dan Upaya Mengaburkan Fakta

Selasa, 13 Januari 2026 - 00:37 WIB

EDITORIAL: Ironi Desa Talok, Saat Ego Pemimpin Membakar Nadi Pembangunan

Senin, 12 Januari 2026 - 17:35 WIB

Sidang Memanas di DPRD Bojonegoro, Aspirasi Kades Talok Terbentur ‘Rapor Merah’ Administrasi

Senin, 12 Januari 2026 - 09:58 WIB

Transformasi Kopwan Bojonegoro, Tak Lagi Sekadar Simpan Pinjam, Menuju Motor Ekonomi Desa

Minggu, 11 Januari 2026 - 04:25 WIB

Ironi Cahaya Geratis di Bojonegoro, Stiker sudah Tercentang, Listrik Tak Kunjung Terang

Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:24 WIB

Remaja Berumur 13 Tahun Tenggelam di Embung Desa Kedungadem Bojonegoro

Berita Terbaru