Prihatin Nasib Petani, Sejumlah Aktivis Sumenep Ini ‘Rebahan’ di Depan Gedung DPRD

- Admin

Kamis, 24 September 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Dua organisasi mahasiswa yang mengatas namakan Front Aksi Mahasiswa Sumenep dan Aliansi Rakyat Bergerak menggeruduk gedung DPRD Sumenep.

Mereka melalukan aksi membela petani dalam rangka Hari Tani Nasional yang jatuh pada tanggal 24 September 2020.

Mereka menyampaikan bahwa saat ini petani mengalami kerugian besar, pasalnya di musim panin tembakau tahun ini harganya sangat murah.

“Kami ingin menyampaikan kepada wakil rakyat yang duduk di Gedung DPRD Sumenep untuk ikut memikirkan nasib rakyat, tentu ini semua dengan regulasi yang dilakukan oleh pemerintah,” ucap Korlap Aksi Moh. Faiq.

Baca Juga:  Dirudapaksa Suami Sepupunya, Warga Talango Hamil

Menurut Faiq, musim panin tembakau saat ini rakyat jadi korban, lantaran pemerintah selingkuh dengan pengusaha.

Mereka juga meminta DPRD Sumenep segara membuat regulasi yang jelas, sehingga rakyat tidak hanya diberikan harapan palsu, saat musim panin harga tembakau tidak jelas.

“Kami minta agar regulasi yang mengatur tataniaga jelas, serta ada patokan harga, agar petani tidak selalu merugi,” terangnya

Sebagai bentuk kekecewaan massa aksi karena tidak ditemui DPRD Sumenep, para peserta aksi terlentang di depan Gedung DPRD Sumenep sampai di tengah Jalan Tronojoya. Setelah aksi terlentang massa aksi membubarkan diri dengan tertib.

Baca Juga:  Dihantam Bus Akas, Kasubbag Program dan Data KPU Sumenep Meninggal Dunia

Berita Terkait

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan
Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo
Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim
Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah
Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi
PROJO Jatim Gelar Konferda di Malang dan Pilih Ketua Baru secara Aklamasi ke H, Muhammad Sholeh
Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026
BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 20:32 WIB

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan

Rabu, 15 April 2026 - 16:42 WIB

Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo

Rabu, 15 April 2026 - 15:26 WIB

Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim

Selasa, 14 April 2026 - 10:50 WIB

Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 00:55 WIB

Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi

Sabtu, 11 April 2026 - 19:10 WIB

Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 16:06 WIB

SMSI Bojonegoro Berganti Nahkoda, Kustaji Resmi Gantikan Sasmito Anggoro

Kamis, 9 April 2026 - 19:18 WIB

LPG 3 Kg Langka di Bojonegoro, Harga Tembus Rp40 Ribu: DPRD Desak Sanksi Pidana bagi Oknum

Berita Terbaru