Kesbangpol Bojonegoro Gelontorkan Bantuan Untuk Ormas Tahun 2024

- Admin

Selasa, 22 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Pada 2024 Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Bojonegoro gelontor anggaran APBD untuk membangkitkan Organisasi Masyarakat (Ormas) dari Ormas politik, ormas Sosial, ormas ke agamaan, Ormas Budaya, serta ormas dibidang Ekonomi Kreatif yang berkiprah di Bojonegoro, dari Ormas berjenjang maupun Ormas lokal Bojonegoro semua mendapat pembinaan dari Bakesbangpol. Bojonegoro Provinsi Jawa Timur.

Kepala Dinas Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpol) Kabupaten Bojonegoro Mahmudi, S.Sos., M.M mengatakan Pada Awak media Suara bangsa, ada sekitar 350 Ormas yang berjenjang mau pun Ormas lokal mendapat pembinaan dari bantuan dana Hibah dari Bakesbangpol, dengan ketentuan adminstratif serta Ormas tersebut mengajukan ke Bakesbangpol.

Baca Juga:  Respons Soal Isu Penundaan Pilkades Serentak, Aulia Rahman: Itu Kepentingan Politik Bupati Sampang

“Kurang lebihnya ada 350 Ormas yang berjenjang maupun ormas lokal Bojonegoro, kalau nominal nya berbeda,” ungkapnya.

Imbuhnya, setelah Kesbangpol tahu dimana sekertariatnya, jenis lembaganya, personel nya dan sudah terdaftar dan terkordinasi oleh Kesbangpol, maka ormas tersebut bisa mengajukan bantuan pembinaan dari Pemerintah Daerah.

Dan saat disingung terkait ada beberapa lembaga yang tidak pernah dibantu Pemerintah Daerah.

“Secara globalnya angka ada di data, dan ormas tersebut mengajukan ke Kesbangpol, memang tidak sama, tergantung jenis kegiatan ormas tersebut,” ungkapnya.

Saat disingung terkait Angka 350 Ormas tersebut serta jerkait keberadaan nya, Lelaki yang akrab di pangil mahmudi tersebut, Mahmudi menceritakan, kemarin saat Kesbangpol berkordinasi dan membuat acara ngopi bersama dengan tema “ayo Ormas bangkit bersama Kesbangpol”, dari 350 Ormas yang hadir sekitar ada 40 an Ormas, dari tingkat lokal dan ormas yang berjenjang.

Baca Juga:  Dari Data BAPENAS Kota Padang Sidempuan Sudah Tidak Masuk Daerah Kumuh

“Kemarin saat kita ada kan ngopi bersama yang dihadiri oleh Kesbangpol Provinsi Jawa timur, serta ada sekitar 40 Ormas yang hadir serta datang di ngopi bersama tersebut,” ungkapnya.

Saat disingung terkait ada beberapa ormas yang tidak mendapatkan hak nya di pembinaan mau pun bantuan dari pemerintah, Mahmudi menambahkan mengakui dari era Reformasi Ormas semua mendapat pembinaan dari Kesbangpol tiap tahun nya, tapi setelah tahun 2022 ada aturan baru dari pemerintah (Red:Peraturan presiden dan menteri dalam negeri) Ormas tidak mendapatkan dari pemerintah daerah selama Ormas tersebut tidak mengajukan ke Kesbangpol (red: Pemkab Bojonegoro).

Baca Juga:  Pedagang Pasar Wisata Bojonegoro Mulai Rasakan Manfaat, Pendapatan Meningkat Drastis

“Memang diera reformasi Ormas lokal mau pun Ormas berjenjang dulu mendapat pembinaan dari pemerintah tiap tahun, tapi setelah 2022 kemarin ormas tidak lagi mendapat pembinaan, tapi sekarang ormas tersebut mengajukan ke Kesbangpol dan berkordinasi terkait kegiatan ormas tersebut,” pungkasnya.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Produksi Minyak Merosot, Bojonegoro Pacu Pencarian Cadangan Baru di 17 Kecamatan
DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat
Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah
Ketergantungan Dana Pusat Masih Tinggi, Bupati Setyo Wahono Putar Otak Genjot PAD Bojonegoro
Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda P-APBD 2026
Ketua DPRD Sumenep Tegaskan Perubahan APBD Tetap Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:12 WIB

DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:34 WIB

Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:29 WIB

Ketergantungan Dana Pusat Masih Tinggi, Bupati Setyo Wahono Putar Otak Genjot PAD Bojonegoro

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:10 WIB

Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:29 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda P-APBD 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:52 WIB

Ketua DPRD Sumenep Tegaskan Perubahan APBD Tetap Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:35 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Laporan hasil Pembahasan KUA-PPAS Perubahan Tahun Anggaran 2026

Berita Terbaru