Apes, Ditinggal Berjualan, Rumah Warga Sampang Dilalap Api

- Admin

Kamis, 6 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id Satu unit rumah semi permanen yang sedang ditinggal pergi pemiliknya di Jalan Rajawali Baru, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur terbakar, Kamis (06/03/2025) sekitar pukul 17.00 WIB.

Informasi yang didapat kontributor suarabangsa.co.id, saat kejadian, korban yang bernama Badri itu sedang ke luar rumah untuk berjualan, sehingga rumah dalam keadaan kosong.

Dugaan sementara, penyebab kebakaran atau sumber api berasal korsleting listrik. Cepatnya bantuan membuat rumah yang sebagian terbuat dari kayu itu, hanya hangus di ruang tengah dan atap rumah.

Baca Juga:  Cekcok Mulut Berujung Penganiayaan, Warga Camplong Sampang Diamankan Polisi

Sedangkan dapur dan kamar di bagian belakang berhasil diselamatkan dari amukan ‘si jago merah’. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Salah satu petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Sampang, Zaini mengatakan, personel Damkar menerima laporan peristiwa kebakaran tersebut sekitar pukul 17.02 WIB.

Petugas damkar, kata Zaini, tiba di TKP sekitar pukul 17.11 WIB. Petugas dengan sigap memadamkan api di rumah milik korban.

“Setelah mendapatkan laporan, pos Damkar tim 2 dibantu Tagana langsung meluncur ke lokasi. Api berhasil dijinakkan 1 jam lebih, yakni sekitar pukul 18.17 WIB,” tutur Zaini.

Baca Juga:  Tangkal Paham Radikal, Sat Binmas Polres Sampang Gelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan di SMA Darus Sahid

Menurut Zaini, pertama kali yang mengetahui kebakaran adalah tetangga korban. Karena saat itu, rumah dalam keadaan kosong.

Zaini mengaku, untuk menjinakkan kobaran api, setidaknya ada 2 unit mobil pemadam diturunkan termasuk 1 unit tangki penyuplai yang bersiaga.

“Informasinya rumah itu bukan milik sendiri tapi ngontrak. Kebetulan yang ngontrak rumah, tidak di rumah saat kejadian,” tukasnya.

Penulis : Abdus Salam

Editor : Putri

Berita Terkait

Sistem Pemilu Berubah, Gus Fauzan Pastikan Mesin Politik PKB Bojonegoro Siap Hadapi Tantangan 2029
DPRD Bojonegoro Fasilitasi Dengar pendapat terkait Bendungan Karangnongko, Bahas Transparansi Santunan Rp 8 Miliar
Gelar RDP Soal Konser Ungu, Komisi C DPRD Bojonegoro Pastikan Bebas APBD dan CSR
Kasus Dugaan Ijazah Ilegal Legislator Bojonegoro: Ketua KPU Dipanggil Polisi untuk Klarifikasi
Mengendap Lama, Kasus Dugaan Korupsi Logistik KPU Sumenep Belum Ada Perkembangan
Begini Komentar Ketua Komisi C, Terkait Anomali DTSEN dari BPS yang Belum Rampung
Kemenperin Dorong Industri Kayu dan Furnitur Bertransformasi Digital Lewat Indowood Expo 2026
Tak Sekadar Pameran, Indowood Expo 2026 Bidik Penguatan Ekosistem Industri Furnitur

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:20 WIB

Sistem Pemilu Berubah, Gus Fauzan Pastikan Mesin Politik PKB Bojonegoro Siap Hadapi Tantangan 2029

Jumat, 12 Juni 2026 - 05:03 WIB

DPRD Bojonegoro Fasilitasi Dengar pendapat terkait Bendungan Karangnongko, Bahas Transparansi Santunan Rp 8 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 - 04:59 WIB

Gelar RDP Soal Konser Ungu, Komisi C DPRD Bojonegoro Pastikan Bebas APBD dan CSR

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:04 WIB

Kasus Dugaan Ijazah Ilegal Legislator Bojonegoro: Ketua KPU Dipanggil Polisi untuk Klarifikasi

Sabtu, 6 Juni 2026 - 01:56 WIB

Begini Komentar Ketua Komisi C, Terkait Anomali DTSEN dari BPS yang Belum Rampung

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:19 WIB

Kemenperin Dorong Industri Kayu dan Furnitur Bertransformasi Digital Lewat Indowood Expo 2026

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:50 WIB

Tak Sekadar Pameran, Indowood Expo 2026 Bidik Penguatan Ekosistem Industri Furnitur

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:02 WIB

Dalam Sosialisasi UU KUHAP Baru Bagi PPNS, Kapolres Berharap, Penyidik harus Menjalankan Tugas Dengan Profesional

Berita Terbaru