Polres Sampang Kantongi Titik Terang Kasus Penemuan Mayat Bersimbah Darah di Bapelle

- Admin

Selasa, 28 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Kepolisian Resor (Polres) Sampang terus melakukan penyelidikan terkait penemuan mayat pria dengan kondisi bersimbah darah dan penuh luka di bagian tubuhnya.

Mayat pria tersebut ditemukan tergeletak dipinggir jalan kampung di Dusun Melkok Timur, Desa Bapelle, Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, Senin (27/01/2025) kemarin.

Saat ini, Satreskrim Polres Sampang telah mengantongi identitas terduga pelaku pembunuh pria yang bersarung merah dan memakai kaos warna biru itu.

Ada dua terduga pelaku yang namanya sudah dikantongi. Identitas ini didapatkan usai polisi melakukan serangkaian penyelidikan.

Baca Juga:  Setahun Jadi DPO, Mantan Kades Banjar Talela Camplong Sampang Akhirnya Ditangkap

Belum diketahui pasti motif peristiwa berdarah ini. Namun, informasi yang didapat kontributor suarabangsa.co.id, kuat dugaan, terduga pelaku nekat menghabisi korban karena motif asmara.

Kendati demikian, polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan semua terkait peristiwa itu. Terutama memastikan motif dan mencari pelakunya.

“Memang informasi yang berkembang seperti itu, tapi kami belum bisa memastikan karena terduga pelaku ini masih belum tertangkap ,” kata Kapolres Sampang, AKBP Hartono, Selasa (28/01/2025).

Menurut Hartono, sejauh ini sejumlah anggota Satreskrim berada di lapangan untuk penyelidikan, bahkan telah mencari keberadaan pelaku.

Baca Juga:  Bandel! Warga Desa Taddan Camplong Ini Nekat Gelar Dangdutan Saat PPKM Darurat

“Identitas terduga pelaku ini sudah kami kantongi. Namun, pada saat didatangi ke lokasi keberadaan pelaku, yang bersangkutan tidak ada,” paparnya.

Pria dengan pangkat melati dua di pundak itu memastikan, hingga sekarang kepolisian masih melakukan pemeriksaan sanksi.

“Dalam waktu dekat ini kami telah mengagendakan pemeriksaan terhadap orang-orang terdekat dari terduga pelaku,” tandasnya.

Penulis : Abdus Salam

Editor : Putri

Berita Terkait

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar
Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk
Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan
Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi
Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka
Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal
Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern
SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Rabu, 23 September 2026 - 17:30 WIB

HJB ke-349 Diluncurkan, Bupati Tekankan Refleksi Sejarah dan Kualitas Pelayanan

Berita Terbaru