Ketua Umum Projo Dituduh Lindungi Judol, Begini Komentar Ketua DPC Projo Bojonegoro

- Admin

Senin, 11 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Presiden Jokowi mengangkat Budi Arie Setiadi sebagai MENKOMINFO tanggal 17 Juli 2023 yang sekarang berganti nama Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dengan tugas utama antara lain penyelesaian proyek mangkrak BTS 4G dan Pemberantasan Judol, Penertiban Pinjol, sampai konten pornografi sesuai TUPOKSI Kominfo, dengan Penangkapan dari 11 karyawan dan kini bertambah menjadi 15 Karyawan, Ketum DPP Projo diframing terlibat menjadi Backing Judol, Senin 11/11/2024, Bojonegoro, Provinsi Jawa Timur.

Menurut Mustakim Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Projo Bojonegoro, dari hasil investigasi daring dan diskusi dengan kawan-kawan projo yang lainya, Mengenai pemberantasan judol di ranah digital, Budi ari setiadi yang tidak lain adalah juga Ketum DPP Projo sudah on the track, artinya dari sejak dilantik dari Wamen Desa ke Menteri Kominfo beliau langsung lakukan bersih-bersih di internal kominfo saat itu yang di Goncang Isu Korupsi BTS, yang dilakukan oleh Johnny G Plate, mantan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), terbukti bersalah dalam kasus korupsi pembangunan menara base transceiver station (BTS) 4G BAKTI Kominfo, dan sampai sekarang buntutnya infonya juga masih di kembangkan, dan sudah ditanggani Kejaksaan Agung (kejagung).

Baca Juga:  Diduga Dianiaya Tetangganya, Warga Guluk-guluk Tewas

“Sedangkan, Ketua Umum Projo Budi Ari Setiadi saat mulai bertugas pada 17 Juli 2023, Budi Arie mendapati kekurangan kuantitas dan kualitas tersebut, beliau Bekerja di tengah hujan buly secara politis, tak dihiraukan, dari dirinya dilantik sudah menabuh genderang perang terhadap Judol,situs pornografi sampai Pinjol yang ilegal,” jelasnya.

Imbuhnya, Kalau saat ini Budi Ari Setiadi dikait – kaitkan Backing Judol Mustakim mengangap, Hal tersebut Tidak ada kaitan dan jauh dari pangang, itu sebuah framing politis yang jahat dan fitnah, dan hal ini pihak pihak terkait, Divisi Hukum DPP Projo segera mengambil tindakan, agar tidak terjadi muatan politis bukan penegakan hukum yang terjadi.

Baca Juga:  Ini Kata Rocky Gerung Soal Kasus Pelecehan Seksual Istri Ferdy Sambo

Karena Menteri Budi Arie selama 15 bulan menjadi Menkominfo sangat konsisten memberantas Judi Online sesuai kewenangannya. Tidak ada perintah baik lisan atau tertulis dari Menkominfo Budi Arie untuk melindungi Situs Judi Online Jangankan melindungi 1000 situs judol bahkan 1 situs pun tidak ada, apalagi aliran dana, (red: ungkapan Budi ari S di salah satu podcast)

“Menteri Budi Arie justru menjadi korban pengkhianatan yang dilakukan pegawai KOMDIGI. T pun ternyata ” bermain” tanpa sepengetahuan Direktur, Dirjen Aptika apalagi Menteri. Perintah untuk menumpas judol tidak dilaksanakan, malah mereka tergoda bersekongkol dengan bandar judol, ini harus diluruskan dan bukan terjadi framing semata disosmed tapi ada penegakan hukum yang sebenarnya,” terangnya.

Baca Juga:  Anggota DPRD Bojonegoro Ditemukan Gantung Diri di Pohon

Imbuhnya, Mirisnya kini Mantan menteri Kominfo tersebut di kait-kaitkan dengan bisnis haram tersebut menjelang pesta Demokrasi Pilkada dan Pilgub, hal ini adalah Demokrasi yang keji, fitnah yang tidak beradab, dan sarat banget Cuci tangan mereka saat ini (Red:Politis), mestinya ini penegakan hukum, (red:tangkap bandarnya dan ungkap aliran dana nya)

“Kini, nama Budi Arie dikait-kaitkan dan diframing dengan aktivitas “haram” T yang sebenarnya jauh panggang dari api, Masyarakat dan media diharapkan fokus untuk memantau penangkapan Bandar Besar nya Judi Online, seperti Perintah Presiden Prabowo agar tak terkecoh isu dan framing pasca penangkapan Kroco- kroco pegawai KOMDIGI,” pungkasnya.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG
Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal
PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah
Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah
BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming
Olimpiade Sains dan Matematika Tingkat Asia (ASMOPSS) ke-15 Diikuti 6 Negara, Diselengarakan di Bojonegoro
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:04 WIB

Malam Sakral di Bojonegoro, BKN Gelar Murwa Karsa Sasi Suro, Dihadiri Tokoh Daerah hingga Mantan Kapolres

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:12 WIB

Buka Porkab II Bojonegoro, Bupati Setyo Wahono Ajak Atlet Bidik Prestasi Nasional dan Junjung Sportivitas

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:18 WIB

Bupati Bojonegoro Minta Gedung Baru Puskesmas Tanjungharjo Diimbangi Layanan Responsif

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:09 WIB

Konflik Tak Kunjung Selesai, Ratusan Hektar Lahan Sawah si Bojonegoro Terancam Tidak Tergarap

Selasa, 30 Juni 2026 - 00:07 WIB

Tak Lagi Jual Gabah Mentah, Bojonegoro Kini Punya Beras Premium Rojo Nogo

Senin, 29 Juni 2026 - 19:12 WIB

Remaja 18 Tahun di Bojonegoro Lakukan Aborsi Ilegal Dibantu Ibu Kandung

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:53 WIB

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:48 WIB

Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Logistik KPU Sumenep 2024 Memasuki Tahapan Ekspose ke Kejati Jatim

Berita Terbaru