Pelaku Pembobolan Kartu Kredit Ternyata Lulusan SMK

- Admin

Rabu, 4 Desember 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, SUARABANGSA.co.id – Ditkrimsus Polda Jatim baru saja mengungkap praktek kejahatan pembobolan kartu kredit melalui dunia maya yang dilakukan oleh 18 pelaku.

Ditreskrimsus Polda Jatim telah mengembangkan pelaku dunia maya. Hak itu berdarkan hasil penangkapan sebelumnya di Malang.

Masing-masing 18 pelaku memiliki tugas masing-masing. Mereka melakukan kegiatan sepaning dan melakukan kegiatan lefolfer, appersing.

“Dari aksinya, mereka masing-masih mempunyai tugas. Dengan membobol kartu kredit orang lain, dan melakukan transaksi,” tutur Irjen Pol Drs Luki Hermawan.

Parahnya, para pelaku ternyata lulusan SMK yang usianya masih terbilang muda.

Baca Juga:  Kurang Konsentrasi, Mobil Elf Tabrak Kendaraan di Depannya

“Pelaku ini, lulusan SMK, masih muda-muda, yang punya kemampuan IT luar biasa, ini mungkin nanti kita pilah-pilah, dan nanti kita arahkan dan kita bimbing kepada jalan yang benar,” ucap Irjen Pol Drs. Luki Hermawan.

Atas perbuatan 18 pelaku itu banyak korban yanh dirugikan, bahkan korbannya dari berbagai negara.

“Mereka akan dikenakan undang-undang ITE, pasal yang diterapkan adalah, pasal 30 pasal 46 pasal 32 dan pasal 48 KUHP dan kita akan kembangkan terus,” kata Irjen Pol Drs. Luki Hermawan.

Baca Juga:  Simpan Barang Haram, Warga Setro Ditangkap Unit lll Polrestabes Surabaya

Ada salah satu korban dari luar negeri yang menghubungi Dirkrimsus, terkait pengungkapan kasus ini, dan kemungkinan akan dikoordinasikan dengan beberapa korban yang berada di luar negeri.

Dengan kasus ini, sementara lebih banyak dari Eropa dan Amerika, bahkan  korban dari Amerika ada yang menanyakan terkait pengungkapan kasus tersebut.

Berita Terkait

Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal
PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah
Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah
Dituduh Pakai Ijazah Palsu, Anggota DPRD Bojonegoro Sukur Priyanto Angkat Bicara
Pengadilan Tipikor Jatim Bakal Periksa Terdakwa Kasus Korupsi BSPS Sumenep Pekan Depan
BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:39 WIB

Olimpiade Sains dan Matematika Tingkat Asia (ASMOPSS) ke-15 Diikuti 6 Negara, Diselengarakan di Bojonegoro

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:22 WIB

Anggaran Melambung Tinggi, Dana Pokir DPRD Bojonegoro Menjadi Sorotan KPK

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:21 WIB

Sembilan Kades di Bojonegoro Diperiksa KPK

Berita Terbaru

IlusIlustrasi Kasus BSPS Sumenep

Daerah

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan

Kamis, 25 Jun 2026 - 12:53 WIB