Menjelang Hari Jadi Bojonegoro, Pj Bupati Andrianto Ziarah Ke Asta Raden Aryo Dalem

- Admin

Sabtu, 19 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Kabupaten Bojonegoro menjelang umurnya ke-347 ini, berkomitmen mewujudkan masyarakat lebih makmur dan sejahtera sesuai tema besar. Hal ini pun sangat relevan dengan kondisi Kabupaten Bojonegoro saat ini syarat makna tentang harapan masyarakat Bojonegoro ke depan.

Berdirinya Kabupaten Bojonegoro tak lepas dari sebuah sejarah perjuangan panjang. Pada tanggal 20 Oktober 1677, status Jipang yang sebelumnya adalah kadipaten diubah menjadi kabupaten dengan Wedana Bupati Mancanegara Wetan, Mas Tumapel yang juga merangkap sebagai Bupati pertama yang berkedudukan di Jipang.

Hari jadi Kabupaten Bojonegoro juga merupakan hal yang sakral dimaknai unsur serta nilai sejarah, perjuangan, perlawanan, serta pembebasan dari para pemimpin Bojonegoro terdahulu. Tradisi napak tilas ke makam leluhur pendahulu Bojonegoro menjadi hal yang patut diteladani sebagai bentuk penghormatan yang tak ternilai.

Baca Juga:  Disporabudpar Sampang Ancam Cabut Izin Orkes yang Nekat Tampil Ditengah Pemberlakuan PPKM Darurat

Jumat siang, 18 Oktober 2024 usai laksanakan shalat jumat, Penjabat Bupati Bojonegoro Adriyanto bersama seluruh rombongan Forkopimda dan Kepala OPD berangkat bersama-sama dari rumah dinas menuju makam leluhur. Makam Pangeran Raden Aryo Dalem atau Buyut Dalem (masyarakat menyebutnya) yang berada di Jl. Dewi Sartika Kec. Bojonegoro menjadi titik awal ziarah. Disana Adriyanto dan rombongan bersama sejumlah tokoh melakukan tahlil dan doa bersama, harum taburan bunga kamboja memaknai renungan suci sebuah perjuangan.

Dalam rangkaian itu, Pj Bupati Bojonegoro Adriyanto berkesempatan memberikan sejumlah bingkisan kepada juru kunci makam, menjadikannya senyum bahagia. Adriyanto menyampaikan hari ini kita melaksanakan kegiatan ziarah ke makam leluhur Bojonegoro dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Ke-347.

Baca Juga:  Tak Berfungsi, Pangkalan Pendaratan Ikan di Camplong Sampang Jadi Mubazir

“Semoga di hari jadi Bojonegoro Ke-347 ini masyarakatnya semakin makmur, sejahtera, dan semakin baik” harapnya.

Masih di sekitaran kota, perjalanan spiritual dilanjutkan ke area pesarean Kanjeng Soeamntri yang berada di Kelurahan Mojo Kampung. Kanjeng Soemantri atau Raden Adipati Aryo Koesoemo Adinegoro merupakan Bupati Bojonegoro ke-21 (1916-1936). Aneka tumpengan membawakan berkah keguyuban bersama jajaran Forkopimda dan warga.

Berlanjut ke wilayah selatan, Adriyanto beserta rombongan berziarah menuju ke area pesarean Adipati Aryo Matahun di Desa Ngraseh Kecamatan Dander. Adipati Aryo Matahun adalah Pangeran Sasongko atau Raden Songko keturunan dari Raden Wijaya era kekuasaan Kerajaan Majapahit dari Raden Patah Demak.

Baca Juga:  Satlantas Polres Bojonegoro Bersama BPJN – Dinas PU Survei dan Petakan Jalur Utama

Terakhir, ziarah suci berlanjut ke area pesarean Raden Adipati Djojonegoro yang berada di area pematang sawah Desa Mojoranu. Adipati Djojonegoro menjabat Bupati Bojonegoro pada tahun 1837-1844, dan wafat pada tanggal 13 Juli 1852.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Begini Pengarahan Sambutan Presiden Prabowo dan Mentan, Terkait Keberhasilan Bojonegoro
Setahun Menjabat, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono Terima Bintang Jasa dari Presiden Prabowo
Pasien Mengeluh, Oknum Dokter di Puskesmas Camplong Tak Sopan
Pemkab Bojonegoro Perpanjang Kontrak 385 PPPK Selama 5 Tahun, Ini Rincian Formasinya
Paripurna Pandangan Akhir Semua Fraksi, Menyetujui Raperda KTR Sah Menjadi Perda KTR di Bojonegoro
Sriyadi Purnomo Kembali Pimpin Dekopinda Bojonegoro
Demi Mendorong Inovasi dan Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Bupati Bojonegoro Resmikan Gedung Baru PT BPR Bojonegoro
Bupati Bojonegoro Ajak Perangkat Desa Jujur dan Transpara dalam Pelayanan
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 03:57 WIB

Aspirasi Warga Ngampel ke DPRD, Langkah Mendadak di Tengah Padatnya Agenda Dewan

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:57 WIB

Paradoks Integritas di Kota Angling Darmo

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:51 WIB

Kades Sumberagung Tegaskan Jalan yang Diprotes Warga Bukan Kewenangan Desa: Itu Jalan Hutan

Rabu, 14 Januari 2026 - 10:26 WIB

Menguapnya Dana Desa Talok, Antara Temuan Rp 300 Juta dan Bungkamnya Otoritas

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:51 WIB

Portal Digital DPMPD Bojonegoro dan Data Desa Masih Sulit Diakses, Rakyat Hanya Disuguhi ‘Error’

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:40 WIB

Menyoal Akrobat Birokrasi: Beasiswa yang Menguap dan Upaya Mengaburkan Fakta

Selasa, 13 Januari 2026 - 00:37 WIB

EDITORIAL: Ironi Desa Talok, Saat Ego Pemimpin Membakar Nadi Pembangunan

Senin, 12 Januari 2026 - 17:35 WIB

Sidang Memanas di DPRD Bojonegoro, Aspirasi Kades Talok Terbentur ‘Rapor Merah’ Administrasi

Berita Terbaru

Daerah

Paradoks Integritas di Kota Angling Darmo

Rabu, 14 Jan 2026 - 13:57 WIB