H. Her Mulai Beli Tembakau Petani, Segini Harganya

- Admin

Senin, 12 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id – Hari pertama buka, Gudang induk PT Bawang Mas, di Jalan Raya Pasar Blumbungan, Kecamatan Larangan, Pamekasan, Minggu (11/8/2024), tampak pedagang dan Petani tembakau hilir mudik.

Owner PT Bawang Mas H. Her mulai membeli tembakau milik petani dengan harga antara Rp 50.000 per kg hingga Rp 80.000 per kg.

Sekarang masih baru awal panen, sehingga kualitasnya masih lebih bagus tahun kemarin. Namun tidak menutup kemungkinan dalam seminggu ke depan, kualitas tembakau semakin bagus. Karena cuaca saat ini benar-benar mendukung.

Baca Juga:  Naik Mobil Off Road, Bupati dan Wabup Sampang Tinjau Lokasi Pembanguan Jalan Lingkar Selatan

Dalam kesempatan itu H. Her juga mengimbau kepada seluruh Petani, agar tidak terburu-buru memanen tembakau mereka.

Menurut H Her, seperti tahun sebelumnya, untuk tembakau petani yang diambil sebagai contoh, tetap dibeli dengan harga sesuai kualitasnya. Dan diakui, di antara pedagang yang menjual tembakaunya itu masih ditemukan daun tembakau yang dipetik muda.

Ini disayangkan dan berharap ke depan, petani yang akan menjual tembakaunya jangan terburu-buru dengan memetik daun muda. Karena kualitasnya kurang bagus.

Begitu juga, H Her meminta petani jangan sampai menaburi gula pasir pada tembakau yang akan dijualnya itu. Karena jelas akan mempengaruhi dan berdampak terhadap kualitas tembakau.

Baca Juga:  Curah Hujan Berkurang, Petani Tembakau di Sampang Mulai Mengolah Lahan

Tidak hanya itu Ia juga mengatakan agar tembakau yang sudah dipanen, jangan dicampur dengan gula, karena bisa merusak rasa tembakau itu sendiri.

“Gula itu fungsinya untuk membuat kopi, jadi jangan dicampur di tembakau, nanti rasanya pahit,” ucapnya.

“Bila petani tetap konsisten menjaga kualitas, maka harga akan terus stabil. Mudah-mudahan begitu,” kata H Her.

Penulis : Wiwin

Editor : Putri

Berita Terkait

XPENG Perluas Pasar Mobil Listrik Pintar di Jawa Timur lewat GIIAS Surabaya 2026
GIIAS Surabaya 2026, BYD Perkenalkan M6 DM untuk Mobilitas Keluarga
GIIAS Surabaya 2026, Wamenperin Soroti Pertumbuhan Kendaraan Ramah Lingkungan
BAIC T1 Jadi Andalan Baru di GIIAS Surabaya 2026, Harga Spesial Rp 393 Juta
VinFast Dorong Konsumen Tak Khawatir Beralih ke Mobil Listrik
GIIAS Surabaya 2026 Perluas Area Pameran, Hadirkan 37 Merek Kendaraan
Tegaskan BUMN Bukan Milik Penguasa, Pidato Presiden Prabowo Raih Tepuk Tangan Riuh Eksekutif-Legislatif Bojonegoro
VinFast Perluas Layanan Purnajual, Jaringan Servis Tembus 100 Outlet

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:01 WIB

Produksi Minyak Merosot, Bojonegoro Pacu Pencarian Cadangan Baru di 17 Kecamatan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:34 WIB

Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:10 WIB

Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:03 WIB

APBD Perubahan Bojonegoro 2026 Disepakati, Setyo Wahono Minta Perangkat Daerah Hindari Proyek Mangkrak

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:22 WIB

Banyak Kepala OPD Absen di Rapat Strategis KUA-PPAS, DPRD Sumenep Kecewa Berat

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:18 WIB

Pembangunan Bendungan Karangnongko Deadlock, DPRD Bojonegoro Desak Pucuk Pimpinan dan APH Turun Tangan

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:15 WIB

Bupati Setyo Wahono Ajak Media Gaungkan Layanan Unggulan RSUD dan Rencana Kampus UB di Bojonegoro

Berita Terbaru