Satpol PP Pamekasan Lakukan Penertiban PKL di Sekitar Arek Lancor

- Admin

Kamis, 4 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id – Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Pamekasan, bersama Personel Gabungan, tertibkan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang mangkal di sekitar Arek Lancor, pada kamis 4 Juli 2024 pagi.

Akan tetapi penertiban itu untuk kesekian kalinya tidak berhasil, para PKL bersikeras tidak mau berpindah tempat.

Kepala Bidang Ketertiban Umum (Kabid Trantibum) Jonnaidi mengatakan, hingga saat ini dirinya masih terus mencoba untuk berkomunikasi dengan para PKL, agar mau di relokasi.

“Bukannya saya takut untuk mengangkut Gerobak maupun Mobil PKL, tapi saya masih melakukan komunikasi dan pendekatan,” ujarnya.

Baca Juga:  Kapolres Pamekasan Gelar Piramida, Kali Ini Dikemas Dengan Nobar

Sementara itu M.Abdullah salah satu Penjual Buah asal Desa Rang Perang Laok mengatakan bahwa, dirinya beserta PKL yang lain bukan tidak mau pindah, akan tetapi Ia menagih janji atau kesepakatan yang sudah dibuat oleh Kasat Pol PP dan beberapa pihak lainnya yang tergabung, dalam musyawarah beberapa bulan lalu, yang dilaksanakan di Kantor Kelurahan Barurambat Kota.

“Pak Yusuf menyetujui jika akan merelokasi seluruh PKL dimulai dari Jalan Kabupaten, Arek Lancor hingga Jalan Joko Tole, bahkan Kapolres pun ikut hadir pada saat Musyawarah tersebut dilakukan,” tutur Abdullah.

Baca Juga:  Oklik Resmi Jadi Karya Dan Kerajinan Asli Bojonegoro

Ketika ditanya bahwa tempat mereka berjualan adalah tempat yang dilarang oleh Perda, Ia menjelaskan Arek Lancor merupakan tempat yang sangat strategis untuk mengais rezeki.

“Karena Pemerintah hingga saat ini tidak bisa memberikan tempat yang layak dan strategis, Pemerintah hanya bisa mengusir kami tanpa bisa memberikan solusi, meski ada akan tetapi tempat yang diberikan tidak strategis,” ujarnya.

Tidak hanya itu Abdullah juga menambahkan bahwa, untuk area Arek Lancor sudah dipasrahkan kepada Ketua Paguyuban PKL yakni Muchtar.

Baca Juga:  Wali Kota Padang Sidempuan Buka Forum Perangkat Daerah Tahun 2023

“Kami ikut apa kata Muchtar, meski Pak Yusuf mau menertibkan semua PKL, kalau Muchtar tidak mau pindah, ya kami juga tidak mau,” tukasnya.

Penulis : Wiwin

Editor : Putri

Berita Terkait

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Pengesahan APBD 2027
Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan
Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027
Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini
Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan
DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA
Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021
Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru