Projo Bojonegoro: Koalisi Indonesia Maju Harus Kompak di Pilgub dan Pilkada

- Admin

Minggu, 23 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id Pemilihan Presiden sudah selesai dan rakyat Indonesia tinggal menunggu pelantikan dan program program Prabowo-Gibran, dan bagaimana program program tersebut harus bisa sampai di Daerah tepat sasaran dan sesuai seperti program yang disampaikan saat kampanye.

Dan sebentar lagi Pilihan Gubernur dan Bupati pun akan segera berlangsung, maka masyarakat yang menunggu program – program Prabowo – Gibran pun harus bersabar dengan Agenda Pilihan Gubernur dan Bupati yang akan diselengarakan pada 2024, Bojonegoro Provinsi Jawa timur.

Dalam menghadapi kontestasi Pilgub dan Pilkada 2024 Mustakim selaku Ketua Kabupaten Dewan Pimpinan Projo Bojonegoro (DPC Projo) Bojonegoro mengatakan, khususnya di Bojonegoro dan Jawa Timur dia berharap Koalisi permanen Partai pengusung Prabowo dan Gibran dari hulu sampai hilir bisa terjadi, kenapa Koalisi permanen harus terjadi, jangan sampai ada mutilasi program-program Nasional di tingkat Daerah terjadi yang berbeda pilihan saat Pilpres kemarin. Minggu 23/6/2024.

Baca Juga:  Diduga Kader Partai Politik Lolos Seleksi Panwascam, Integritas Bawaslu Sampang Diragukan

bagaimanapun, program program yang dari pusat itu pasti baik, tapi kenyataan nya setelah pasca pilpres tiap Daerah yang berbeda Pilihan dan berbeda Partai (Bupati/Gubernur) terjadi mutilasi Program-program Nasional.

“Tahun kemarin Program program yang di untungkan di Daerah adalah PKB dan PDIP saat Presiden nya Bapak Jokowi, jadi Wajar to Pengusung Prabowo dan Gibran kalau Nanti Pilkada dan Pilgub harus berkoalisi permanen, ya ini lah Demokrasi jadi bagaimana pun Partai Partai pengusung Prabowo dan Gibran harus di untungkan, pemilih prabowo dan Gibran harus diuntungkan,” terangnya.

Lanjutnya, Pendukung Prabowo dan Gibran di tingkat daerah terus menunggu siapa yang akan di usung ke depan, dan berharap pasca pelantikan Legislatif dan Presiden dan wakil Presiden nanti, pemerintahan Versi Prabowo dan Gibran harus gerak cepat lebih cepat dari pemerintahan Joko widodo dan lebih fokus seperti disampaikan saat kampanye dulu.

Baca Juga:  Memanas! Organisasi Sayap Partai PPP Sampang Adukan Dedi Dores ke Polisi dengan Pasal Fitnah

“Di daerah terus menunggu gebrakan-gebrakan ke depan, dari pengentasan kemiskinan, pendidikan, dan mengatasi pengangguran, yang paling penting adalah pemberantasan koruptor, dan memiskinkan Koruptor,” harapnya.

Imbuhnya, Bojonegoro saatnya mengawal Pilkada dan Pilgub harus seirama dengan pusat (Nasional), siapa pun nanti Gubernur nya dan Bupatinya yang di usung oleh Koalisi Indonesia Maju, dan di dukung oleh Joko widodo dan prabowo, Wajib di kawal bersama-sama, kalau ada partai koalisi Indonesia Maju (KIM) di Daerah yang berkhianat dengan pusat, ya mari kita hukum bersama-sama yaitu, hukuman nya di tentukan di 2029 nanti.

“Di Bojonegoro dan di Jawa timur KIM sudah bisa mencalonkan Gubernur dan Bupati, Untuk di Pilihan Gubernur Projo dan KIM akan tetap tegak lurus dengan Khofifah dan Emil dardak, Dan kita berharap KIM di Bojonegoro Solid dan kompak siapa pun nanti yang jadi Bupati dan wakil bupati nya, kalau KIM ada salah satu partai yang berkhianat ya mari dihukum di pemilu 2029 nanti,” ungkapnya.

Baca Juga:  Bupati Bojonegoro Lantik 68 Pejabat di Pendopo Malowopati

Imbuhnya, dengan koalisi permanen bisa berjalan, maka Cita-cita Indonesia emas yang di Harapkan oleh Presiden Joko widodo dan Prabowo bisa berjalan dengan baik, tidak ada mutilasi mutilasi program Nasional yang di dasari beda kepentingan politik.

“Koalisi permanen ini adalah kebutuhan Daerah, salah satu nya Bojonegoro adalah penghasil migas, dan bagaimana Rakyat Bojonegoro mendapat manfaat dari pengelolaan dana bagi hasil migas, entah itu dari Partisipasing interes (PI) atau dari pekerjaan di ekplorasi Migas tersebut, pengelolaan nya PI tersebut bagaimana dari tahun 2010 sampai 2023 ini seperti apa dan bagaimana, ini rakyat harus benar benar di untungkan dan Daerah juga di untungkan,” pungkasnya.

Penulis : Arif

Editor : Putri

Berita Terkait

Menjelang Muscab PPP Bojonegoro, Suhu Politik Memanas
Desa Bandungrejo Bojonegoro Belum Ada Tahapan Pilkades PAW, Warga Berharap Pilkades Reguler
PROJO Setujui Kompromi Pilkada: Gubernur Dipilih DPRD, Bupati dan Wali Kota Tetap Dipilih Langsung
Buka Muswil PKB Jatim, Cak Imin Ajak Kader Dekat dengan Rakyat
Relawan Tolak Projo Menjadi Partai, Mustakim: Arah Organisasi Tetap Ormas Yang setia di garis rakyat
Puncak Harlah Golkar Bojonegoro, Dihadiri Bupati Bojonegoro
Akis Jazuli Nahkodai DPD Nasdem Sumenep, Ini Kometmen
Tok, DPRD Sampang Setujui Penetapan Dua Raperda Sekaligus

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:02 WIB

Dalam Sosialisasi UU KUHAP Baru Bagi PPNS, Kapolres Berharap, Penyidik harus Menjalankan Tugas Dengan Profesional

Sabtu, 30 Mei 2026 - 03:47 WIB

PK PMII INKADHA Pertanyakan Transparansi Pengadaan Lahan Markas Batalyon di Parsanga Sumenep

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:47 WIB

Menguak Gurita Masalah BPR Bojonegoro, Di Balik Konser Band Ungu dan Akhir Jabatan Direktur Utama

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:51 WIB

Dua Pengusaha asal Kalitidu Bojonegoro Berkorban Puluhan Sapi

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:58 WIB

IIMS Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Disperindag Jatim Sebut Jadi Simbol Kemajuan Industri Otomotif

Senin, 25 Mei 2026 - 17:36 WIB

Gubernur Jatim dan Bupati Setyo Wahono Kompak Layani Swafoto Ribuan Buruh di Dander

Senin, 25 Mei 2026 - 15:50 WIB

Kunjungi Bojonegoro, Gubernur Jatim Serahkan BLT DBHCHT Buruh Rokok dan Resmikan Masjid Nur Khofifah

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:14 WIB

Diisukan Masalah Ijazah, Anggota DPRD Bojonegoro SP Siap Laporkan Balik Pihak Pelapor jika Tak Terbukti

Berita Terbaru