JMSI Bondowoso Bantu Puluhan Wali Murid yang Sulit Mencairkan PIP

- Admin

Jumat, 3 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONDOWOSO, SUARABANGSA.co.id – Pengurus Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Cabang Bondowoso menerima curhatan 32 wali murid di salah satu sekolah dasar di Kabupaten Bondowoso.

Mereka mengadu dan meminta bantuan advokasi kepada JMSI Cabang Bondowoso tentang sulitnya pencairan Program Indonesia Pintar (PIP).

Puluhan Wali Murid itu menceritakan bahwa dana PIP di 2 lembaga pendidikan tempat anaknya sekolah, tidak kunjung cair sejak tahun 2021.

J, Koordinator Wali Murid mengatakan bahwa aduannya ke JMSI Cabang Bondowoso dalam rangka berdiskusi dan berkoordinasi guna mendapatkan petunjuk penyelesaian.

“Semua Wali Murid ini berasal dari satu desa (menyebut nama desa). Nasibnya sama yaitu dana PIP tidak cair sejak tahun 2021,” ungkapnya di kantor JMSI Cabang Bondowoso beberapa waktu lalu.

Aduan itu kemudian ditindaklanjuti oleh JMSI Cabang Bondowoso dengan melakukan advokasi.

Baca Juga:  Dewan Pendidikan Silaturahim dengan Bupati Sumenep

Koordinator Divisi Advokasi dan Hukum pada JMSI Cabang Bondowoso, Muhammad Sodiq menerangkan bahwa organisasinya tidak hanya memiliki tugas dari sisi publikasi saja.

“Tapi kami juga punya fungsi untuk mengadvokasi jika timbul permasalahan masyarakat. Tentunya sesuai dengan koridor yang ada,” ungkap Sodiq.

JMSI Cabang Bondowoso kemudian mengawal puluhan Wali Murid tersebut untuk beraudiensi dengan Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Bondowoso, Rabu, 1 November 2023.

“Sudah kami pertemukan antara Wali Murid, Kadispendik, kepala sekolah dan operator sekolah dalam satu ruangan, duduk bersama untuk menemukan solusi atas permasalahan itu,” bebernya.

Sekitar 2 jam berjalan, pertemuan tersebut akhirnya mencapai solusi kongkret.

Kadispendik Kabupaten Bondowoso, Sugiono Eksantoso mengapresiasi langkah JMSI Cabang Bondowoso.

“Kami sangat berterima kasih kepada JMSI Bondowoso. Dengan adanya pertemuan ini, maka kami ikut terbantu dari sisi pengawasan penyaluran PIP di sekolah,” tutur Sugiono.

Baca Juga:  Wisuda 144 Mahasiswa, STITAL Perkuat Nilai-nilai Aswaja di Bangkalan

Dispendik Kabupaten Bondowoso berjanji akan segera menyelesaikan persoalan tersebut.

“Kami akan keluarkan surat rekomendasi bagi siswa yang terdaftar sebagai penerima PIP yang sampai sekarang belum cair, supaya bisa segera dicairkan,” paparnya.

Namun demikian, Kadispendik Bondowoso meminta kepada para Wali Murid agar dana PIP diperuntukkan sebagaimana mestinya.

“Dana PIP itu kan untuk keperluan siswa sekolah. Jadi jangan sampai dibuat beli perhiasan dan alat elektronik,” selorohnya.

Ketua JMSI Cabang Bondowoso, Bahrullah menuturkan, jika organisasi yang ia pimpin siap memfasilitasi masyarakat yang memerlukan bantuan.

“Khususnya masyarakat penerima manfaat program dari pemerintah ketika ada keluhan dalam pelaksanannya,” kata Bahrullah.

Baca Juga:  Pansus III DPRD Bojonegoro Temukan Banyak Bangunan Sekolah yang Rusak

Ia menilai, advokasi merupakan salah satu dari beberapa program kerja JMSI Cabang Bondowoso.

“Kami ingin hadir di tengah masyarakat memberi solusi kongkret atas permasalahan yang timbul,” tegasnya.

Untuk diketahui, Pengurus JMSI Cabang Bondowoso resmi dilantik pada 24 Juli 2023 lalu.

Baru seumur jagung, namun JMSI Cabang Bondowoso sudah beberapa kali menjalankan program kerja yang berdampak dari segi sosial.

Sebelum advokasi PIP, JMSI Cabang Bondowoso juga ikut serta dalam program penstabil harga pangan di daerah.

JMSI Cabang Bondowoso menjalin kemitraan dengan Bulog dalam gelaran Bazar Murah dan santunan pada puluhan anak yatim pada September 2023 lalu.

Saat itu, ratusan warga Bondowoso menerima paket berupa beras premium dan minyak goreng dengan harga murah dari pelaksanaan program tersebut.*

Penulis : Deni

Editor : Putri

Berita Terkait

Pendidikan Tidak Gratis: Menguji Pernyataan Humas SMA 3 Bojonegoro di Tengah Larangan Pungutan dan Politisasi PIP
Ketua DPRD Bojonegoro Diroasting Guru Madrasah, Pertanyakan Anggaran APBD Besar, Guru Madrasah Miskin Tak Dapat Insentif
Dinas Pendidikan Bojonegoro Siapkan 40,4 Miliar untuk Beasiswa
KKN UNIJA Gelar Seminar Digital Marketing, Angkat Potensi Bawang Goreng Desa Basoka
Drama Beasiswa di Bojonegoro: Sudah Tanda Tangan Kwitansi, Kok Tiba-tiba Dibatalkan
Gerakan Ayah Ambil Rapor di Bojonegoro Mendapat Sorotan, Pertimbangkan Psikologis Siswa Yatim Piatu
Momen Hari Guru Perkuat Kedekatan Guru Dan Siswa MI NU 2 Grajagan Banyuwangi
SMSI Sumenep Minta Kasi PAUD/TK Diknas Transparan Soal Dana BOP di Sapeken

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru