Tingkatkan Pelayanan Guru, Disdik Sumenep Luncurkan Aplikasi Penilaian Angka Kredit Online

- Admin

Senin, 27 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.idDinas Pendidikan (Disdik) Sumenep terus berbenah dan terus melakukan inovasi-inovasi di bidang pelayanan. Hingga saat ini Disdik Sumenep telah menyiapkan aplikasi penilaian angka kredit secara online bagi guru yang mau mengusulkan angka kredit untuk naik pangkat.

Bahkan, sosialisasi terkait aplikasi tersebut saat ini sudah disosialisasikan oleh Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep Moh. Iksan. Dalam kesempatan tersebut Moh. Iksan langsung yang memimpin acara sosialisasi tersebut, dan berjalan dengan baik dan sukses.

Plt Kepala Disdik Sumenep Moh. Iksan menjelaskan, keberadaan aplikasi penilaian angka kredit secara online merupakan terobosan di bidang pelayanan kepada guru.

Baca Juga:  Kepala Desa Plesungan Bojonegoro Kecewa Kinerja PPS di Desanya, Pendaftaran Baru Umumkan, Petugas Pantarlih Sudah Terisi Penuh

Menurutnya, bahwa dengan adanya aplikasi tersebut selain mampu memangkas pelayanan, juga mempermudah serta mempercepat pelayanan kepada para guru yang hendak mengajukan usulan angka kredit bagi guru yang akan naik pangkat.

“Di mana para guru yang hendak mengajukan kenaikan pangkat tidak ribut dengan urusan tumpukan berkas,” terangnya.

Selain itu, pria yang juga menjabat Kepala Dinas Sosial (Dinsos) ini mengungkapkan, bahwa selama ini guru yang hendak mengurus usulan angka kredit kenaikan pangkat masih dilakukan secara manual, di mana guru masih harus mengisi semua isian yang disiapkan, dan harus foto copi berkas dan kemudian di jilid.

Baca Juga:  UPI Sumenep dan IWO Kolaborasi Perkuat Literasi Hukum Jurnalistik

“Namun, dengan sistem online akan mempermudah. Di mana berkas hanya difoto dan dijadikan PDF kemudian diupload dalam sistem yang sudah ada. Jadi, akan sangat mudah,” imbuhnya.

Pihaknya juga menjelaskan, dengan aplikasi yang disediakan diharapkan mampu memberikan manfaat maksimal bagi para guru. Apalagi, dengan sistem online akan memberikan ruang pelayanan mudah dan cepat.

“Dengan sosialisasi ini, diharapkan akan memberikan dampak yang baik bagi guru di Sumenep,” pungkasnya.

Berita Terkait

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain
Pembangunan Bendungan Karangnongko Deadlock, DPRD Bojonegoro Desak Pucuk Pimpinan dan APH Turun Tangan
Bupati Setyo Wahono Ajak Media Gaungkan Layanan Unggulan RSUD dan Rencana Kampus UB di Bojonegoro
Dukung Ketahanan Pangan, Pemkab Bojonegoro Salurkan Bantuan Sarana Prasarana Pertanian
Bupati Bojonegoro: Koperasi Modern Harus Jadi Penyerap Utama Hasil Bumi, Bukan Sekadar Papan Nama
Meski Pendapatan Lampaui Target, DPRD Bojonegoro Soroti DBH Migas hingga Program Gayatri
Bupati Bojonegoro Warning KPM Gayatri: Jual Ayam Bantuan, Siap-Siap Blacklist
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Bupati Setyo Wahono: WTP Bukan Sertifikat Anti-Korupsi

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:28 WIB

Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 20:13 WIB

Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Berita Terbaru