“Ibu saat itu di Kapas, tidak janjikan alat Kombi, saat itu ibu juga bilang Kombi itu biayanya mahal, dan ibu bupati tidak pernah menjanjikan alat sintan, tapi masyarakat yang meminta kepada ibu, kalau hal tersebut dikepras oleh DPRD itu hak DPRD, tapi yang rasional mestinya dan ditanyakan Alat Kombi itu untuk siapa saja, bukan dikurangi tapi dipertanyakan,” ungkapnya.
Penulis : Takim
Editor : Putri

















