Jaga Keseimbangan Ekosistem, Pemko Padang Sidempuan Buat Kegiatan Sekolah Lapangan Tematik Pertanian Organik

- Admin

Rabu, 12 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PADANG SIDEMPUAN, SUARABANGSA.co.id – Pemerintah Kota Padang Sidempuan melalui Dinas Pertanian mendukung penuh pengembangan pertanian organik yang bertujuan untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan menghasilkan produk pangan yang sehat.

Hal tersebut dibuktikan dengan adanya kegiatan Sekolah Lapang Tematik Pertanian Organik “GENTA ORGANIK” yang berlangsung di saba rimba Kelurahan Sabungan Jae Kec. Padang Sidempuan Hutaimbaru, Rabu (12/4/2023).

Kepala Dinas Pertanian Padang Sidempuan Edi Darwan Harahap pada laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh petani/kelompok tani se kecamatan Padang Sidempuan Hutaimbaru.

Baca Juga:  Terima Audiensi POSI, Wali Kota Padang Sidempuan Meminta Kegiatan Ini Menjadi Support Untuk Lebih Giat Belajar

“Sumber daya alam di Kecamatan Padang Sidempuan Hutaimbaru yang luas menjadi salah satu faktor pendukung pertanian organik. Padi organik dapat meningkatkan nilai tambah bagi petani, dan petani tidak khawatir dengan kelangkaan pupuk kimia,” ungkapnya.

Ditempat yang sama Walikota Padang Sidempuan Irsan Efendi Nasution,SH, MM pada sambutannya menyampaikan, dengan adanya program GENTA ORGANIK harus betul-betul dimanfaatkan dalam pengembalian tata kelola lahan pertanian pro organik.

“Juga diharapkan hasil panen secara maksimal. Dengan adanya SL Genta Organik dapat meningkatkan kapasitas dan motivasi petani untuk bertani tanpa bahan kimia sehingga mengurangi penggunaan pupuk kimia. Penerapan pupuk organik yang berimbang, dan untuk kedepannya kegiatan ini harus bisa berkelanjutan,” katanya.

Baca Juga:  Diskominfo Pamekasan Berlakukan Syarat Ini Untuk Dapat Biaya Publikasi

Menurutnya salah satu solusi yang bisa diberikan yaitu menumbuhkan kesadaran bersama untuk mengembalikan lahan tanaman yang sesuai aturan.

“Petani juga harus sadar dengan langkanya pupuk dan harga semakin mahal,” katanya.

Wako Irsan juga meminta kepada seluruh penyuluh pertanian agar mengajarkan kepada para petani dalam hal pengembangan sistem tata cara pembuatan pupuk organik hayati, pupuk pestisida alami, dan pupuk pembedah tanah.

“Sehingga petani dapat mendapatkan keuntuntungan dari hasil panen, serta budidaya yang ramah lingkungan,” ucapnya.

Berita Terkait

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting
Bupati Setyo Wahono Sampaikan Nota Penjelasan 5 Raperda dalam Paripurna DPRD Bojonegoro
Perkuat Sinergi, SMSI Bojonegoro dan Bupati Setyo Wahono Bahas Ekosistem Media Sehat
Merawat Aspirasi Lewat Kerja Nyata, Sally Atyasasmi Sabet Gelar ‘The Inspiring Legislator’
Pemkab Sumenep Dukungan Penuh Rencana Pembangunan KEK Tembakau Madura, Siapkan 30 Hektar
Produksi Minyak Merosot, Bojonegoro Pacu Pencarian Cadangan Baru di 17 Kecamatan
DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat
Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Rabu, 30 September 2026 - 13:25 WIB

Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Berita Terbaru

Daerah

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Senin, 5 Okt 2026 - 20:49 WIB