Soal Larangan Pupuk Subsidi dan Oknum Pengedar, Petani Kawasan Hutan Bojonegoro Ngadu ke DPRD

- Admin

Kamis, 6 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ia menambahkan, petani hutan selama ini belum pernah merasakan subsidi pupuk dari pemerintah bertahun tahun, karena aturan pemerintah yang melarang petani hutan mengunakan pupuk jenis Subsidi.

“Kita tidak dapat subsidi bertahun tahun, dapat pupuk subsidi dari harga 250 sampai 400 ribu, itu pun kalau ada,” ungkapnya.

Namun, yang terjadi, masih ada oknum yang mengedarkan pupuk subsidi dengan harga di atas HET kisaran 250 ribu sampai 400.

“Nah itu yang bikin saya tadi marah-marah, pupuk subsidi ini beredar di kawasan hutan, dilarang tapi banyak beredar, kami menduga ada oknum-oknum kios yang bermain, bisa jadi ini ada oknum-oknum kios yang bermain dan nakal, ada kebocoran,” jelasnya pasca hearing dengan komisi B.

Baca Juga:  Bupati Bojonegoro Lantik Kades Begadon Hasil PAW 

Amin Tohari juga menyarankan untuk dinas terkait dari pertanian, perdagangan, APIP sampai kejaksaan untuk membuat tim yang bisa memantau dan mengawasi, peredaran pupuk subsidi yang ada di Bojonegoro agar tepat sasaran.

“Kami hanya sebatas memantau dan mengawasi, wong kami sering lapor namun jarang ditanggapi,” terangnya.

Lanjut ke Halaman Berikutnya
HHalaman: (1) (2) (3)

Berita Terkait

Warga Batang-Batang Sumenep Ditemukan Meninggal Terbakar
Warga Bungur Bojonegoro Hantam Ibunya Pakai Paving, Lalu Menyerah Tanpa Busana
Seorang Pria di Longos Sumenep Ditemukan Meninggal, Diduga Gantung Diri
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Dilaporkan Hilang, Seorang Anak di Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Bekas Tambak
Pohon Tumbang Timpa Sekolah dan Puluhan Rumah Warga, Satu Orang Terluka
Copet HP Panen di Gelaran Festival ‘SALAK’ Momen Tahunan di Desa Wedi Bojonegoro
Kronologi Lengkap Bocah 5 Tahun di Sampang Tewas Tenggelam di Sungai, Ditemukan Meninggal

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru