BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Dengan jalan yang baik dan Nglenyer penguna Jalan makin kurang hati hati, disebabkan kurangnya Rambu rambu lalu lintas di pertigaan jalan mau pun di perempatan jalan.
Pagi ini terjadi kecelakaan lalu lintas beruntun di perempatan Jalan Rajekwesi turut Desa Tanjungharjo Dukuh Tandinggoro arah Proliman, sekira pukul 10: 00 WIB, Selasa 27/03/2023.
Mobil Pajero bersama Sepeda motor dan Tosa dari timur, sepeda motor dari Utara arah kapas, dan Pajero dari barat arah ke Proliman.
Patah Hadi selaku Warga Desa Tanjungharjo mengatakan Pada Awak media Suara bangsa, Kecelakaan di perempatan jalan Rajekwesi Desa Tanjungharjo ini sering terjadi,karena jalan poros desa ke arah Proliman tersebut mulai baik. Dan minimnya rambu rambu lalu lintas sering menyebabkan lengahnya pengendara.
“Jalan dari selatan sudah baik terusan ke kapas ini juga telah baik, dari Tanjungharjo ke Proliman juga baik, jadi pengendara kurang hati hati apalagi tidak traffic light nya,jadi kejadian ini tidak sekali ini,” ungkapnya.
Imbuhnya, semenjak pembangunan jalan Nglenyer dan minim nya rambu rambu di sepanjang jalan ini menyebabkan laka.
“Di barat sana di pertigaan sana mestinya juga ada traffic light, di sana juga sering pertigaan membawa korban,” tambahnya.
Hal yang sama juga disampaikan oleh kepala Desa Tanjungharjo Suyono mengatakan, terkait rambu rambu lalu lintas, pihaknya telah menyampaikan secara lisan kepada pihak Dinas perhubungan, mulai dari perempatan yang arah ke kapas, ke Proliman, juga di pertigaan arah ke Bangilan dan ke Proliman, hal tersebut telah diusulkan, namun baru sebatas lisan.
“Secara lisan kemarin sudah kita sampaikan, tapi kalau ini tidak dipasang lampu merah atau rambu rambu, laka ini akan sering terjadi dan bertambah saya mohon untuk penguna jalan mohon berhati hati, karena jalan poros desa Tanjungharjo ke Proliman sudah baik,” pungkasnya.

















