Masyarakat Bojonegoro Lestarikan Tradisi Pakurmatan Agung Sasi Suro

- Admin

Sabtu, 19 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Desa bersama Pemdesnya saat acara Pakurmatan Agung Sasi Suro Jimawal 1957.

i

Kepala Desa bersama Pemdesnya saat acara Pakurmatan Agung Sasi Suro Jimawal 1957.

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Tradisi Pakurmatan Agung Sasi Suro pada malam puncak peringatan bulan sakral Jum’at Legi (sasi suro) masih diperingati oleh masyarakat Desa Sambongrejo setempat bersamaan dengan semangat HUT RI Ke-78 Kamis, (17/08/2023).

Dari pantauan awak media SUARABANGSA.co.id Sore menjelang petang pagelaran diawali dengan kirab budaya mulai dari pintu masuk gapura kebesaran hingga lapangan Desa. Atraksi reog dan jaranan kalap turut menghibur warga berduyun-duyun di sepanjang jalan.

“Ini yang ke sembilan kalinya kami meneruskan tradisi Pakurmatan Agung Sasi Suro,” tutur Eko Prasetiono selaku Kepala Desa Sambongrejo.

Baca Juga:  Warga Temukan Makam Baru yang Mencurigakan di TPU Liong Desa Tanjung Pademawu Pamekasan

Kepala Desa Sambongrejo yang akrab dipanggil mas Eko tersebut menyampaikan, pihaknya turut berbangga pada malam puncak grebeg suro ini dihadiri oleh perwakilan dari Keraton Solo, dimana Keraton Solo sebagai ujung tombak kebudayaan yang ada di tanah Jawa.

“Tentunya kita terus belajar dan petunjuk untuk melestarikan budaya warisan leluhur agar tetap lestari di Desa Sambongrejo,” ujarnya.

Menurutnya, Pakurmatan Agung Sasi Suro sebanyak tujuh gunungan tumpeng memiliki makna dan nilai mendalam yang artinya pitulungan (pertolongan) terhadap warganya, agar Desanya selalu diberkahi gemah ripah loh jinawe.

Penulis : Takim

Editor : Adelia

Berita Terkait

Rangkaian Hari Jadi Sumenep Ke-756, Pemkab Sumenep Gelad Haul Raja-Raja Se-Madura
Berhasil Rawat Budaya, PSHT Mendapat Penghargaan ‘Special Recognition Awards’ 
PLN Gaspol Terangi Madura, Infrastruktur Listrik Diperkuat Hingga Pulau Terluar
Di Sumenep ada Festival Tanam Tete Masa Nabur Belta Loh, Dimerihkan Pameran Budaya
Jamasan Pusaka, Bupati Sumenep Upayakan Jadi Agenda Budaya Internasional
Kelurahan Kepatihan Bojonegoro Gelar Sedekah Bumi, Bagikan Seribu Kue Serabi
Sekitar 270 Orang Diruwat di Kayangan Api, Begini Harapan Pemkab Bojonegoro
Pelantikan Pengurus SMSI Madura Raya Dimeriahkan Musik Tongtong dan Kesenian

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:12 WIB

DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:34 WIB

Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:29 WIB

Ketergantungan Dana Pusat Masih Tinggi, Bupati Setyo Wahono Putar Otak Genjot PAD Bojonegoro

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:10 WIB

Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:29 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda P-APBD 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:52 WIB

Ketua DPRD Sumenep Tegaskan Perubahan APBD Tetap Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:35 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Laporan hasil Pembahasan KUA-PPAS Perubahan Tahun Anggaran 2026

Berita Terbaru