Polres Sampang Harap Masyarakat Tidak Terprovokasi Dalam Kondisi Saat Ini

- Admin

Selasa, 14 April 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id – Peta penyebaran virus Covid-19 di Jawa Timur hampir semua merah, namun masih terdapat dua Kabupaten di Jawa Timur masih dalam zona hijau, yaitu Kabupaten Sampang dan Kabupaten Sumenep.

Mempertahankan zona hijau bukan perkara gampang, mengingat pandemi virus Covid-19 di Jatim sudah merembet ke mana-mana.

Kapolres Sampang AKBP Didit Bambang Wibowo mengungkapkan, bahwa diharapkan dalam kondisi saat ini tidak ada saling provokasi karena, yang harus dilakukan seperti langkah-langkah seperti peduli terhadap diri sendiri dan orang lain.

Baca Juga:  Jelang Bulan Ramadhan, BIN Bersama Pemkab Sumenep Gencarkan Vaksinasi

“Pak Bupati sudah menaruh 3 titik pos dalam hal penanganan Covid_19, 1 ada di pusat kota, kemudian 2 dari Timbangan kemudian yang sekarang adalah 3 di wilayah pantura yang pelaksanaannya bersinergi antara Kabupaten Sampang dengan 14 Kecamatan yang ada di Kabupaten Sampang,” jelasnya.

Tidak hanya itu, Kapolres Didit juga berharap untuk saling memberikan informasi terkait bahaya Covid-19, serta sama-sama mempertahankan kondisi Sampang yang hingga saat ini kondisinya masih dalam zona hijau.

“Ya hijau ini berarti peran aktifnya semua, kalau kemarin ada yang melakukan kegiatan agama atas nama aparat keamanan, kami mohon kita sesama anak bangsa sama-sama memiliki keyakinan, jadi marilah kita saling menjaga di sini,” harapnya.

Baca Juga:  Kantornya Dikepung Ratusan Pedagang, Bupati Sampang Tunda Relokasi Pasar Srimangunan

Lanjut Kapolres Didit, Sampang masih berada di zona hijau, hal itu terjadi karena kepedulian Bupati Sampang yang selama kurang lebih dua minggu ini, Bupati Sampang terjun langsung ke lapangan selama tiga hari berturut-turut berkeliling di sejumlah 14 Kecamatan di Sampang.

“Terakhir ya itu tadi, peran serta semua lini masyarakat dan semua tokoh agar tidak  memprovokasi,” imbuhnya.

Dalam menjaga stabilitas perputaran ekonomi di tengah-tengah darurat wabah virus Covid-19 ini, pemerintah Kabupaten Sampang terus melakukan giat perputaran ekonomi, salah satunya melakukan produksi alat kesehatan berupa masker yang diproduksi langsung oleh masyarakat Sampang sendiri.

Baca Juga:  Penemuan Mayat Tanpa Identitas Gegerkan Warga Ketapang Sampang

“Seperti Bupati Sampang menginginkan perputaran ekonomi terus berjalan baik, yang dalam hal ini pengadaan masker itu diproduksi langsung oleh masyarakat Kabupaten Sampang,” tutupnya.

Berita Terkait

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan
Warga Batang-Batang Sumenep Ditemukan Meninggal Terbakar
Warga Bungur Bojonegoro Hantam Ibunya Pakai Paving, Lalu Menyerah Tanpa Busana
Jejak Sindikat Narkoba Terendus di Laut Kepri, 2,6 Ton Sabu Cair Digagalkan
Seorang Pria di Longos Sumenep Ditemukan Meninggal, Diduga Gantung Diri
DVI Polda Jatim Serahkan Seluruh Jenazah Korban KM Mutiara Sentosa II Kepada Keluarga
National Hospital – Bank DBS Indonesia Berkolaborasi Berikan Layanan Kesehatan Premium
Pertama di Indonesia, National Hospital Surabaya Terapkan Adaptive DBS Berbasis AI untuk Parkinson

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru