Pemkab Bojonegoro pada tahun 2022 telah melaksanakan MoU dengan Bulog, terkait penyerapan hasil panen padi guna mendorong kedaulatan ketahanan pangan Kabupaten Bojonegoro.
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Bojonegoro memprediksi bulan februari ini, hasil panen di Kapas mencapai 165.000 Ton beras dengan luas lahan hampir 45.000 hektar. Dengan hasil tersebut pemkab Bojonegoro telah menyiapkan BUMDes guna menjembatani hasil panen petani yang nantinya akan dijual kepada Bulog.
Bupati Bojonegoro menambahkan bahwa untuk memastikan penyerapan hasil panen yang maksimal, pihaknya akan berkoordinasi langsung dengan Bulog untuk meninjau sejauh mana BUMDes dan Bulog telah menjalankan kerjasama tersebut.
“Kami sudah memberikan bantuan modal kepada BUMDes mencapai 100 juta. Modal tersebut harapan kami dijadikan modal untuk membeli hasil panen petani dan selanjutnya untuk dibeli Bulog. Dengan demikian, harga padi tetap stabil dan tidak dipermainkan oleh pihak-pihak yang mencari keuntungan besar dari petani,” ungkap Anna Mu’awanah.
Usai menyampaikan arahan, Anna Mu’awanah mencoba langsung alsintan berupa Combine Harvester dengan didampingi operator dan kepala Dinas PKP serta Kepala Desa Bakalan.
Halaman : 1 2















