Bupati Anna, juga berharap ada percepatan pelayanan dalam menindaklanjuti kebencanaan. Dalam hal ini, mendorong percepatan BPBD menjadi Dinas agar cakupan penanganan lebih luas.
Hal ini berkaitan dengan wilayah bantaran Sungai Bengawan Solo yang sering terjadi longsor.
Bupati mengajak seluruh pihak dengan rasa tanggung jawab dan integritas memberikan masukan agar perencanaan maksimal.
“Sehingga nantinya bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pintanya.
Hadir dalam kegiatan FKP, Perwakilan Bappeda Provinsi Jawa Timur Maratus Sholihah, jajaran asisten Setda Bojonegoro, staf ahli, Kepala OPD, camat, unsur masyarakat, tokoh agama, tokoh perempuan, perguruan tinggi, ormas, media, dan tamu undangan.
Selain itu hadir secara daring perwakilan Bappeda Ngawi, Nganjuk, Lamongan, Tuban, dan Jombang.

















