Selain itu, menyiagakan personel sewaktu waktu dibutuhkan dan menyiapkan beberapa langkah untuk mengantisipasi apabila air Bengawan Solo terus naik.
“Dari Polres Bojonegoro sudah menyiagakan personel sewaktu waktu digerakkan untuk membantu evakuasi, siap tenda lapangan dan perahu,” katanya.
AKBP Rogib Triyanto menambahkan para Kapolsek yang wilayahnya di aliri sungai Bengawan Solo untuk melaksanakan patroli dan mengecek perkembangan TMA sungai Bengawan Solo dan Bhabinkamtibmas melaksanakan imbuan kepada warga binaannya.
“Ini upaya kami untuk menciptakan situasi tetap tenang dan kondusif,” imbuh Rogib Triyanto.
Kapolres Bojonegoro mengimbau kepada warga di bantaran sungai Bengawan Solo untuk kewaspadaan bencana alam dan meminta pada warga untuk tidak beraktivitas disepanjang aliran sungai.
Hal ini sangat berbahaya mengakibatkan korban mengingat kondisi sekarang ada kenaikan debit air dan arus deras.
Halaman : 1 2

















