Bupati Sumenep Minta Kades Perhatikan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui DD dan ADD

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Alokasi Dana Desa (DD) dan anggaran Dana Desa (ADD) menjadi atensi Bupati Sumenep.

Bupati Achmad Fauzi meminta kapala desa untuk memperhatikan pemberdayaan ekonomi masyarakat dalam rangka mempercepat pembangunan Desa melalui ADD dan DD.

Bupati meminta hal itu saat Rapat kerja Bupati dengan para Camat, Pendamping Desa dan para kepala Desa seKabupaten Sumenep yang terselenggara di gedung KORPRI, Jum’at (02/12) sore.

“Penggunaan DD dimanfaatkan untuk meningkatkan sarana dan prasarana baik infrastruktur maupun peningkatan perekonomian masyarakat di setiap Desa,” terang Bupati Fauzi.

Baca Juga:  Pemkab Sampang Minta Rumah Dinas Guru dan Kepsek di Jalan Syamsul Arifin Segera Dikosongkan

Setidaknya, kata Fauzi, pengelolaan DD oleh Desa harus berpatokan kepada pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Pengelolaan DD diperuntukkan kepada pemberdayaan ekonomi dan peningkatan SDM,” jelasnya.

Hendaknya DD dimaksimalkan untuk peningkatan perputaran ekonomi masyarakat, “Desa memiliki peran strategis sebagai kunci keberhasilan pembangunan daerah dan nasional,” ucapnya.

Program kegiatan pembangunan tingkat desa sebaiknya diselaraskan untuk mendukung pendapatan dan daya beli masyarakat, di antaranya dengan pemberdayaan para pelaku UMKM

“Kerja sama semua pihak baik pemerintah daerah dan Desa sangat diperlukan, sebagai satu kesatuan dalam menciotakan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

Baca Juga:  Bupati Pamekasan Resmikan Food Colony

Jadi, dalam mewujudkan kemajuan Kabupaten Sumenep harus berlandaskan kerja sama semua pihak dengan tidak meninggalkan slogan yang dibawa oleh Bupati Sumenep ”Bismillah melayani”

Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep Anwar Syahroni Yusuf mengungkapkan bahwa kegiatan ini bertujuan membangun sinergitas penganggaran antara pemerintah, pemerintah daerah dan pemerintah desa dalam upaya percepatan pelaksanaan pembangunan, penyelenggaraan pemerintahan, pembinaan kemasyarakatan dan pemberdayaan masyarakat.

Dirinya berharap, kegiatan ini dapat meningkatkan kerjasama antar pemerintah daerah dengan Desa dalam menciptakan pembangunan di Kabupaten Sumenep.

Baca Juga:  Hendak Bunuh Diri, Warga Sidoarjo Ditemukan Tergeletak di Sumenep

“Dengan tagline Bismillah melayani, pihak pemerintah daerah dan Desa mampu mendorong peningkatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sumenep,” tukasnya.

Leave a Reply