Bupati Sumenep Minta Kades Perhatikan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui DD dan ADD

- Admin

Jumat, 2 Desember 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Alokasi Dana Desa (DD) dan anggaran Dana Desa (ADD) menjadi atensi Bupati Sumenep.

Bupati Achmad Fauzi meminta kapala desa untuk memperhatikan pemberdayaan ekonomi masyarakat dalam rangka mempercepat pembangunan Desa melalui ADD dan DD.

Bupati meminta hal itu saat Rapat kerja Bupati dengan para Camat, Pendamping Desa dan para kepala Desa seKabupaten Sumenep yang terselenggara di gedung KORPRI, Jum’at (02/12) sore.

“Penggunaan DD dimanfaatkan untuk meningkatkan sarana dan prasarana baik infrastruktur maupun peningkatan perekonomian masyarakat di setiap Desa,” terang Bupati Fauzi.

Baca Juga:  Antisipasi Banjir, Gubernur Jatim Tinjau Langsung Kondisi Rumah Pompa Air di Kali Kemuning Sampang

Setidaknya, kata Fauzi, pengelolaan DD oleh Desa harus berpatokan kepada pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Pengelolaan DD diperuntukkan kepada pemberdayaan ekonomi dan peningkatan SDM,” jelasnya.

Hendaknya DD dimaksimalkan untuk peningkatan perputaran ekonomi masyarakat, “Desa memiliki peran strategis sebagai kunci keberhasilan pembangunan daerah dan nasional,” ucapnya.

Program kegiatan pembangunan tingkat desa sebaiknya diselaraskan untuk mendukung pendapatan dan daya beli masyarakat, di antaranya dengan pemberdayaan para pelaku UMKM

“Kerja sama semua pihak baik pemerintah daerah dan Desa sangat diperlukan, sebagai satu kesatuan dalam menciotakan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

Baca Juga:  Harumkan Nama Indonesia, Bupati dan Wabup Bojonegoro Sambangi Rumah Alberto

Jadi, dalam mewujudkan kemajuan Kabupaten Sumenep harus berlandaskan kerja sama semua pihak dengan tidak meninggalkan slogan yang dibawa oleh Bupati Sumenep ”Bismillah melayani”

Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep Anwar Syahroni Yusuf mengungkapkan bahwa kegiatan ini bertujuan membangun sinergitas penganggaran antara pemerintah, pemerintah daerah dan pemerintah desa dalam upaya percepatan pelaksanaan pembangunan, penyelenggaraan pemerintahan, pembinaan kemasyarakatan dan pemberdayaan masyarakat.

Dirinya berharap, kegiatan ini dapat meningkatkan kerjasama antar pemerintah daerah dengan Desa dalam menciptakan pembangunan di Kabupaten Sumenep.

Baca Juga:  Bupati Bojonegoro Inginkan 170 Bank Sampah Dalam Kondisi Sehat

“Dengan tagline Bismillah melayani, pihak pemerintah daerah dan Desa mampu mendorong peningkatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sumenep,” tukasnya.

Berita Terkait

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Pengesahan APBD 2027
Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan
Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027
Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini
Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan
DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA
Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021
Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru