Ziarah ke Makam Gubernur Ketujuh Jatim, Khofifah Ajak Teladani Sosok Raden Panji Mohammad Noer

- Admin

Jumat, 7 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id Mengawali rangkaian peringatan Hari Jadi Provinsi Jatim ke 77 tahun, Gubernur Khofifah Indar Parawansa melakukan ziarah ke makam Raden Panji Muhammad Noer, Jumat (07/10/2022).

Didampingi wakil bupati Sampang H Abdullah Hidayat, Khofifah memimpin ziarah ke makam Gubernur ketujuh Jawa Timur yang terletak di Jalan Merapi, Kelurahan Rongtengah, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Madura.

Pantauan kontributor suarabangsa.co.id dilokasi, ziarah tersebut juga turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, serta para Kepala OPD di lingkungan Pemprov Jawa Timur dan Pemkab Sampang.

Khofifah mengatakan bahwa apel ziarah di makam Gubernur Muhammad Noer ini merupakan tradisi dari rangkaian peringatan Hari Jadi Provinsi Jawa Timur yang jatuh pada 12 Oktober mendatang dan tahun ini merupakan yang ke-77.

Baca Juga:  Dua Nelayan asal Sampang Diserang Pakai Bom Molotov saat Mencari Ikan di Perairan Kwanyar Bangkalan

“Apel ziarah ini merupakan tradisi dari rangkaian peringatan hari jadi Provinsi Jatim. Alhamdulillah ini tahun keempat saya bisa memimpin langsung apel ziarah ke makam Muhammad Noer,” tutur Khofifah.

Menurut Khofifah, sosok Muhammad Noer sangat melekat di hati rakyatnya, khususnya warga Madura. Sampai ada cerita lucu jika orang Madura ditanya siapa gubernur Jawa Timur, pasti jawabnya: “Cak Noer”. Adapun gubernur setelah Cak Noer, dianggap sebagai pengganti Cak Noer.

“Kita bisa melihat tidak hanya orang Madura, orang-orang Jawa Timur yang ada diberbagai daerah pun kalau ditanya siapa Gubernur Jatim pasti mereka akan menjawab H Mohammad Noer, selebihnya adalah penerusnya,” kata Khofifah.

Baca Juga:  Kades Banjar Talela Camplong Rela Gunakan Dana Pribadi Demi Bangun Jalan Baru untuk Warganya

Khofifah pun menyampaikan kekagumannya terhadap sosok Gubernur penggagas Jembatan Surabaya Madura (Suramadu) tersebut. Sebab, sosok Cak Noer diketahui memegang teguh semangat ‘Wong Cilik Melu Gemuyu’ atau rakyat kecil bisa bahagia.

“Kalau kita lihat di prasasti yang ada di dekat pusara beliau, semangat beliau adalah Wong Cilik Melu Gumuyu. Ini luar biasa sekali filosofi beliau, memperjuangkan bagaimana wong cilik bisa ikut bahagia,” tandasnya.

Sebagaimana diketahui, Muhammad Noer atau yang dikenal Cak Noer adalah mantan Gubernur Jawa Timur yang sangat legendaris. Ia merupakan sosok santun dan sangat dekat dengan wong cilik.

Baca Juga:  Sopir Kelelahan, Honda Brio Seruduk Pembatas Tol

Muhammad Noer meniti karirnya dari bawah, mulai dari magang di Kantor Kabupaten Sumenep, Asisten Wedana, Patih (Wakil Bupati), Bupati Kabupaten Bangkalan, Residen (Pembantu Gubernur), Pejabat Sementara Gubernur Jawa Timur, hingga menjadi seorang Gubernur Jawa Timur.

Dia menjabat sebagai Gubernur Jatim selama 9 tahun, periode 1967 hingga 1976. Selain menjadi gubernur, pria kelahiran Kampung Beler, Kelurahan Rong Tengah, Kecamatan Sampang, tanggal 13 Januari 1918 ini, juga pernah menjabat anggota MPP RI dari tahun 1973-1978. Kemudian, ia pernah menjabat sebagai duta besar Indonesia di Paris, Prancis.

Berita Terkait

​Wabup Nurul Azizah Tegaskan Pentingnya Memahami Sejarah Maritim dan Kolonial Bojonegoro
Goyang New Karista hingga UMKM Laris Manis, Kolaborasi Pemuda dan BKN Meriahkan Tanjungharjo
Pameran Wilbex Vol 2 2026 Surabaya Resmi Dibuka, Pengunjung Penuhi Lokasi Sejak Pagi
Produksi Minyak Merosot, Bojonegoro Pacu Pencarian Cadangan Baru di 17 Kecamatan
Hadir 3 September di Surabaya, Wilbex 2026 Vol 2 Siapkan Ruang Eksplorasi Anak
Warga Batang-Batang Sumenep Ditemukan Meninggal Terbakar
DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat
Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:12 WIB

DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:34 WIB

Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:29 WIB

Ketergantungan Dana Pusat Masih Tinggi, Bupati Setyo Wahono Putar Otak Genjot PAD Bojonegoro

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:10 WIB

Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:29 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda P-APBD 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:52 WIB

Ketua DPRD Sumenep Tegaskan Perubahan APBD Tetap Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:35 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Laporan hasil Pembahasan KUA-PPAS Perubahan Tahun Anggaran 2026

Berita Terbaru