Pemkab Probolinggo Gelontorkan Bantuan DBHCHT untuk Buruh Pabrik Rokok dan Buruh Tani

PROBOLINGGO, SUARABANGSA.co.id – Bantuan Langsung Tunai Dana Hasil Cukai Hasil Tembakau (BLT-DBHCHT) lima bulan Digelontorkan oleh Pemerintah Kabupaten Probolinggo sebesar Rp 24.924.000.000.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Probolinggo Achmad Arif mengatakan kriteria calon penerima BLT DBHCHT tahun 2022 ini adalah buruh pabrik rokok di Kabupaten Probolinggo dan buruh tani tembakau di Kabupaten Probolinggo.

“Buruh pabrik rokok dan buruh tani tembakau ini dapat memperoleh bantuan tanpa mempertimbangkan apakah penerima bantuan lainnya seperti PKH, BPNT, BST, BLT DD, PBI JKN, Kartu Pra kerja dan bantuan lainnya,” katanya.

Arif menerangkan Dinsos melakukan verifikasi dan validasi (verval) berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Tenaga Kerja, Dinas Pertanian dan Gabungan Pengusaha Rokok Kabupaten Probolinggo.

Baca Juga:  SMSI Pusat Desak Polisi Usut Kasus Penganiayaan Wartawan Madina

“Kami melakukan kegiatan fasilitasi dan asistensi pemberian BLT DBHCHT selama 2 tahap. Tahap 1 dilaksanakan dengan total entry 11.124 penerima pada 7 hingga 13 Agustus dan tahap 2 dengan total entry 5.492 penerima pada 24 hingga 28 Agustus. Total dari 10 pabrik rokok sejumlah 4.863 penerima dan 14 kecamatan sejumlah 11.753 penerima,” jelasnya.

Menurut Arif, kegiatan ini langsung dimonitoring dan evaluasi (monev) dan diasistensi oleh Bidang Anggaran pada Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Probolinggo.

“Selanjutnya setelah pelaksanaan entry pada SIPD ini terhadap nama-nama penerima akan dibuatkan SK Penetapan oleh Bupati Probolinggo dengan 10 pabrik rokok dan 14 kecamatan di Kabupaten Probolinggo,” terangnya.

Baca Juga:  Pemkab Probolinggo Launching Pengunaan Tanda Tangan Elektronik

Sementara Kepala Bidang Anggaran pada BPPKAD Kabupaten Probolinggo Juriantoy mengungkapkan data yang sudah diverval itu nanti di SK Bupati Probolinggo sebagai cara untuk mengeluarkan anggaran.

“Sebab ini harus dianggarkan di APBD serta dimasukkan di DPA dan RKA. Salah satu cara untuk memasukkan RKA yaitu kita melakukan entry dengan melibatkan tim verifikasi bersama dengan Dinas Sosial Kabupaten Probolinggo,” ungkapnya.

Jurianto mengaku sangat bersyukur karena datanya selesai dan harapannya jika Perubahan APBD tahun 2022 tidak ada kendala, kemungkinan besar di awal Oktober sudah bisa disalurkan. Sebab rencananya penyaluran BLT DBHCHT ini sebanyak dua tahap. Yakni, tahap 1 pada bulan Oktober untuk BLT DBHCHT bulan Agustus, September dan Oktober dan tahap 2 pada bulan Desember untuk BLT DBHCHT bulan Nopember dan Desember.

Baca Juga:  Bersama PC PMII, Kapolres Lumajang Polda Jatim Doa Bersama Untuk Rendi

“Alhamdulillah, begitu PAK selesai, kita sudah menyelesaikan semua pekerjaan. Jika tahun kemarin, PAK dok kita baru berjalan sehingga penyaluran yang khusus PAK agak lambat,” pungkasnya.

Leave a Reply