Workshop Pengelolaan Keuangan Desa, Ini Harapan Bupati Bojonegoro

- Admin

Senin, 25 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Dalam rangka meningkatkan pemahaman Aparatur Pemerintah Desa dalam pelaksanaan perencanaan dan pengelolaan keuangan di desa, Dinas Pemberdayaan dan Pembangunan Masyarakat Desa (DPMPD) Bojonegoro menyelenggarakan Workshop Pengelolaan Keuangan Desa.

Acara tersebut bertemakan “Optimalisasi Pemanfaatan Aplikasi Siskeudes Sebagai Bentuk Percepatan Menciptakan Pengelolaan Keuangan Desa yang Tertib dan Akuntabel” Angkatan I, Senin (25/7/2022) di Ruang Angkling Dharma Pemkab Bojonegoro.

Acara tersebut diikuti oleh Supervisor Kecamatan, unsur dari BPD sebanyak 2 (dua) orang, yaitu Ketua BPD dan 1 (satu) orang anggota, unsur PPKD sebanyak 3 (tiga) orang, yaitu: Sekretaris Desa, Kasi Kesejahteraan dan Kaur Keuangan, dan unsur Tim Pelaksana Kegiatan sebanyak 1 (satu) orang, yang dibagi dalam 5 (lima) angkatan.

Angkatan I : diikuti 28 desa di 5 Kecamatan (Kecamatan Dander, Kecamatan Balen, Kecamatan Kapas, Kecamatan Bojonegoro, dan Kecamatan Trucuk).

Baca Juga:  Kecewa ke Bupati Sumenep, Mahasiswa Kepulauan Berorasi di Lobi Kantor Pemkab

Dengan Narasumber Bupati Bojonegoro, Tim Pengajar dari Balai Besar Pemerintahan Desa Dirjen Pemerintahan Desa di Malang, Pejabat teknis yang menangani perpajakan daerah pada Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Bojonegoro, Pejabat teknis yang menangani perpajakan pusat pada KPP Pratama Bojonegoro dan
Tim Siskeudes Kabupaten, pada DPMD Kabupaten Bojonegoro.

Kepala DPMP Machmuddin Mengatakan Pelaksanaan kegiatan Workshop Pengelolaan Keuangan Desa dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman Aparatur Pemerintahan Desa, yaitu, BPD dan Perangkat Desa khususnya Pelaksana Pengelolaan Keuangan Desa (PPKD) serta unsur Tim Pelaksana Kegiatan terkait pengelolaan keuangan Desa, yang meliputi: perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan dan pertanggungjawaban, melalui pemberian materi sekaligus praktek pengelolaan keuangan Desa.

Baca Juga:  Lima Pelaku Ekspor Kendaraan Curian Diringkus Subdit Jatanras Polda Jatim

Sehingga terwujudnya peningkatan pengetahuan dan pemahaman unsur BPD terkait pengelolaan keuangan Desa, sebagai modal penting dalam perencanaan penganggaran saat penyusunan Anggaran Pembangunan Belanja Desa (APBdes), Aspek-aspek penting yang berguna pada saat melakukan pengawasan pengelolaan keuangan desa dan koordinasi pada saat pertanggung jawaban pengelolaan keuangan Desa oleh Pemerintah Desa.

“Sehingga terwujudnya peningkatan pengetahuan dan pemahaman unsur BPD terkait pengelolaan keuangan Desa, sebagai modal penting dalam perencanaan penganggaran saat penyusunan Anggaran Pembangunan Belanja Desa (APBdes),” Harap Mahmuddin kepala DPMPD Bojonegoro.

Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah yang hadir secara virtual menyampaikan bahwa sebagai perangkat desa di pemerintah desa
harus menyiapkan diri untuk minimal mengerti tentang pelaksanaan keuangan desa dan memiliki organ-organ perangkat desa yang dimaksimalkan sesuai keperuntukannya untuk melaksanakan tugas terhadap pengelolaan keuangan desa.

Baca Juga:  Dua Motor 'Adu Banteng' di Camplong Sampang, Satu Pengendara Meninggal Dunia

Kemudian dalam penggunaan anggaran tidak cukup jika hanya penyerapan, namun ada efeknya dalam penggunaannya untuk meningkatkan mensejahterakan masyarakat, karena termasuk bagian dalam tanggung jawab pemerintah desa.

Bupati menambahkan dalam keuangan desa Pemkab juga memberikan beberapa support fiskal dengan melalui menggunakan dana BKD, dan Pemkab Bojonegoro terus mendorong SDM yang ada di desa, salah satunya program RPL agar di pemerintah desa juga mendapatkan peningkatan SDM sebagai bentuk pengelolaan keuangan.

“Sehingga Dinas PMD menyelenggarakan Workshop Pengelolaan Keuangan Desa agar dalam mengelola keuangan desa dapat di laksanakan dengan baik,” pungkasnya.

Berita Terkait

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Pengesahan APBD 2027
Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan
Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027
Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini
Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan
DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA
Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021
Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru