Bersih, Lapak Pedagang tak Tampak Lagi di Depan Pendopo Bupati Sampang

- Admin

Jumat, 25 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, beberapa kali melakukan penertiban lapak para pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di kawasan Alun-alun Trunojoyo.

Alhasil, kawasan ruang terbuka hijau di pusat Kota Bahari tersebut jadi lebih bersih. Tak satu pun lapak pedagang ditemukan di sisi selatan alun-alun tepatnya di depan Pendopo Bupati Sampang.

Sebelumnya, di bahu jalan tersebut di penuhi lapak pedagang. Selain itu, kini tidak ada lagi lapak PKL yang didirikan secara semi permanen, baik di sisi timur maupun barat Jalan Raya Wijaya Kusuma.

Baca Juga:  Bupati Bojonegoro Harapkan Pramuka Bisa Beradaptasi dengan Kemajuan Zaman

Kondisi itu berdampak positif dengan arus lalu lintas yang sebelumnya rentan terjadi kemacetan, kini telah lancar kembali.

“Kami berharap, para PKL tidak lagi berjualan di depan Pendopo Bupati,” kata Kepala Bidang (Kabid) Trantibum Satpol PP Sampang, Suaidi Asikin dikonfirmasi kontributor suarabangsa.co.id, via telepon WhatsApp, Jumat (25/04/2025).

Menurut dia, penertiban lapak pedagang tidak cuma dilakukan di kawasan alun-alun Trunojoyo saja melainkan di sejumlah fasilitas umum di wilayah perkotaan.

“Sekarang dilokasi itu kalau pagi sudah bersih semua, bukan hanya di alun-alun saja. Seperti di depan RSUD dr Mohammad Zyn dan juga di depan Monumen Trunojoyo,” bebernya.

Baca Juga:  Perlu Penanganan Khusus, Kapolsek Camplong Polres Sampang Kunjungi Bocah Pecandu Hirup Aroma Bensin

Pembersihan ini, menurut Suaidi, dilakukan oleh Satpol PP untuk seterusnya, bukan hanya sesaat dan kemudian di izinkan kembali.

“Untuk seterusnya, kita akan menata semuanya. Jika ada pedagang yang nakal nanti kita angkut lapaknya,” tegas dia.

Penulis : Abdus Salam

Editor : Putri

Berita Terkait

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan
Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Logistik KPU Sumenep 2024 Memasuki Tahapan Ekspose ke Kejati Jatim
Baru Dilantik, Isu Rangkap Jabatan Pedangkat Desa Menanti Peran Kepala DPMD Sumenep
Soroti Belanja Modal dan Bansos yang Mandek, Golkar Bojonegoro Desak Evaluasi Total APBD 2025
Realisasi Pendapatan APBD Bojonegoro 2025 Lampaui Target, Capai 110,51 Persen
Perkuat Layanan Kanker, Siloam Hospitals Surabaya Operasikan LINAC dan CT Simulator
EastFood Indonesia 2026 Bidik 20 Ribu Pengunjung, Perkuat Posisi Jatim sebagai Pusat Industri Pangan Indonesia Timur
Resmikan PT NPHI, Bupati Bojonegoro Lepas Pengiriman Perdana 7,5 Ton Chip Porang

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:39 WIB

Olimpiade Sains dan Matematika Tingkat Asia (ASMOPSS) ke-15 Diikuti 6 Negara, Diselengarakan di Bojonegoro

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:22 WIB

Anggaran Melambung Tinggi, Dana Pokir DPRD Bojonegoro Menjadi Sorotan KPK

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:21 WIB

Sembilan Kades di Bojonegoro Diperiksa KPK

Berita Terbaru

IlusIlustrasi Kasus BSPS Sumenep

Daerah

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan

Kamis, 25 Jun 2026 - 12:53 WIB