Sentra Margo Laras Pati Kunjungi Dua Lansia Lumpuh di Pamekasan : Kami Ditugaskan Langsung Oleh Kemensos

- Admin

Sabtu, 16 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id – Petugas Sentra Margo Laras Pati mendatangi dua lansia lumpuh di Dusun Bepao, Kampung Duko Desa Kacok Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan Madura Jawa Timur (Jatim) pada Jum’at (15/07/2022) siang.

Kedatangan rombongan tersebut, guna melakukan assessment untuk melihat apa saja yang dibutuhkan oleh kedua lansia tersebut yakni Maliyeh (80) dan Misnanti (75), mengingat mereka yang hanya tinggal berdua tanpa adanya keluarga.

Karena memang keduanya selama hidupnya tidak pernah berkeluarga atau menikah.

“Kami diurus oleh Ibu Menteri Sosial untuk datang dan melihat langsung keadaan Maliyeh dan Misnanti ini, karena informasi yang diterima oleh Ibu Menteri, dua Lansia tersebut tidak mempunyai keluarga,” kata Jiwaningsih Kepala Sentra Margo Laras Pati, kepada Reporter media ini seusai memberikan bantuan kepada Maliyeh dan Misnanti.

Baca Juga:  Amburadul, Pengerjaan Jalan Makadam di Camplong Sampang Ini Disinyalir Proyek Siluman

Dirinya juga menyampaikan selain kebutuhan sehari-hari yang sudah kita penuhi, pihaknya akan mengusulkan kepada Ibu Menteri untuk bantuan Rutilahu-nya (Rumah Tidak Layak Huni).

“Nanti akan kita usulkan untuk renovasi rumah kedua lansia tersebut, agar mereka berdua nantinya bisa tinggal ditempat yang lebih layak, untuk keperluan surat atau proposal pengajuannya, saya sudah koordinasi dan minta tolong kepada Relawan Gema, dan Pemdes setempat untuk menyiapkannya,” ucapnya.

Jiwaningsih juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan dengan adanya program Bupati yakni “Simpati Lansia” dengan begitu program itu sudah sangat membantu meringankan tugas Pemerintah Pusat.

Baca Juga:  Seorang Pemuda di Pamekasan Tewas Dibacok Orang

“Ibu Menteri mewanti-wanti kepada kita untuk memastikan bahwasanya dua Lansia tersebut terjamin makannya, dan Alhamdulillah setelah kami cek mereka sudah mendapatkan dari Pemkab Pamekasan, jadi kami merasa sangat terbantu, dan itu sangat bagus sekali, dengan begitu Pemkab Pamekasan sudah memberi kepastian bahwa masyarakatnya sejahtera,” tutur Jiwa.

Sementara itu Evi Herawati Bendahara Relawan Gema, mengucapkan banyak terima kasih, kepada Ibu Menteri Sosial Tri Rismaharini melalui petugas Sentra Margo Laras Pati, yang sudah peduli dan membantu dua Lansia lumpuh tersebut.

“Saya mewakili Maliyeh dan Misnanti mengucapkan terima kasih banyak, karena semua kebutuhan harian Maliyeh dan Misnanti sudah dipenuhi kemarin oleh Bu Jiwaningsih dan petugas lainnya, mulai dari Pampers, obat-obatan, kasur, selimut, baju, lemari, sembako, serta kebutuhan harian lainnya,” papar Evi.

Baca Juga:  Napi Binaan Lapas Kelas IIA Pamekasan Hendak Bobol Kotak Amal, Petugas Minta Maaf

Evi juga hari ini pada Sabtu (16/07/2021) pagi mengabarkan jika salah satu dari dua Lansia lumpuh yang bernama Maliyeh (80), sudah meninggal dunia.

“Setelah dikunjungi oleh rombongan dari Sentra Margo Laras Pati kemarin siang, pada malam harinya pukul 19:00 WIB Maliyeh menghembuskan nafas terakhirnya,” terangnya.

“Semoga Almarhumah Husnul Khatimah dan diampuni segala dosanya, serta dilapangkan kuburnya Aamiin,” pungkasnya.

Berita Terkait

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Presiden Bantu Tukang Becak, Politisi Gerindra Bojonegoro: Langkah Nyata Kepedulian Presiden
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Menghidupkan Harapan di Sekolah Rakyat Bojonegoro, Kala Negara Hadir Memanusiakan Manusia
Gus Ipul di Bojonegoro: Bansos Kini Tak Lagi Permanen, Data Diperbarui Tiap 3 Bulan
Soal Limbah di Persawahan, Kapolsek Dander Bojonegoro Turun Langsung Turun
Sengkarut Bantuan Listrik Bojonegoro, Data Damisda dan Realita Lapangan Tak Sinkron, Warga Tanjungharjo Jadi Korban

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:39 WIB

Olimpiade Sains dan Matematika Tingkat Asia (ASMOPSS) ke-15 Diikuti 6 Negara, Diselengarakan di Bojonegoro

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:22 WIB

Anggaran Melambung Tinggi, Dana Pokir DPRD Bojonegoro Menjadi Sorotan KPK

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:21 WIB

Sembilan Kades di Bojonegoro Diperiksa KPK

Berita Terbaru

IlusIlustrasi Kasus BSPS Sumenep

Daerah

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan

Kamis, 25 Jun 2026 - 12:53 WIB