Dinsos Probolinggo Lakukan Sosialisasi Untuk Penerima BLT DBHCHT

PROBOLINGGO, SUARABANGSA.co.id – Pemerintah Kabupaten Probolinggo melalui Dinas Sosial (Dinsos) melaksanakan kegiatan Sosialisasi untuk calon penerima bantuan BLT- DBHCHT agar tepat sasaran.

Bantuan Langsung Tunai -Dana Bagi Hasil Tembakau (BLT-DBHCT) untuk APBD tahun 2022 yang berasal dari Buruh tani tembakau yang mencapai 50 %.

Data buruh tani tembakau calon penerima BLT-DBHCHT tahun 2022 sebanyak 11.374 orang dari 123 desa di 14 kecamatan di Kabupaten Probolinggo. Ke-14 kecamatan tersebut diantaranya Kecamatan Bantaran, Besuk, Gading, Kotaanyar, Kraksaan, Krejengan, Kuripan, Lumbang, Maron, Paiton, Pajarakan, Pakuniran, Sukapura dan Wonomerto.

“Kegiatan ini dilakukan untuk melaksanakan amanat Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 215 Tahun 2021 Tentang Penggunaan, Pemantauan dan Evaluasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau,” kata Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Probolinggo Siti Mariam.

Baca Juga:  Pemkab Pamekasan Berikan Kredit Pinjaman Modal Usaha

Siti Mariam menerangkan sasaran/unsur karyawan dan karyawati pabrik rokok yang langsung bersentuhan produksi rokok dan buruh tani tembakau. Narasumber berasal dari Dinsos Kabupaten Probolinggo dan Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Probolinggo.

“Materi yang diberikan diantaranya siapa saja atau yang berhak mendapatkan BLT-DBHCHT sesuai PMK Nomor 215 Tahun 2021 Tentang Penggunaan, Pemantauan dan Evaluasi DBHCHT. Persyaratan adminitrasi yang harus dikumpulkan meliputi FC KTP, FC KK, surat pernyataan calon penerima BLT-DBHCHT yang telah ditandatangani, surat keterangan dari kepala desa bahwa calon penerima benar sebagai buruh tani tembakau. Bagi karyawan pabrik adalah FC tanda pengenal atau ID Card,” jelasnya.

Baca Juga:  Plt Bupati Probolinggo Kunjungi PT Pomi-Paiton Energy

Lebih lanjut Siti Mariam mengharapkan semoga BLT-DBHCHT benar-benar memberikan manfaat unutk menambah/membantu perbaikan perekonomian karyawan dan karyawati pabrik rokok dan buruh tani tembakau serta pemberian BLT-DBHCHT tepat sasaran. Harapannya tanaman tembakau di Kabupaten Probolinggo semakin baik, BLT-DBHCHT bertambah, buruh tani tembakau makmur dan begitu juga dengan karyawan pabrik rokok.

“Data karyawan pabrik rokok kira-kira mencapai 3000 lebih dikit dan buruh tani tembakau kira-kira 11.000 lebih dikit. Karena berkas masih belum kami terima semua, minggu agenda kami akan memverval data ke kecamatan sebanyak 14 kecamatan di Kabupaten Probolinggo,” pungkasnya.

Leave a Reply