Pemkab Bojonegoro Menggelar Parade Reog, 28 Group Unjuk Kebolehan

- Admin

Jumat, 30 Desember 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Di penghujung tahun, Pemkab Bojonegoro menyelenggarakan hiburan rakyat yaitu parade reog, Jumat (30/12/2022).

Reog adalah sebagai salah satu warisan budaya Indonesia, kesenian reog bukan hanya lestari dan digemari dari Kota asalnya Ponorogo, namun juga di berbagai belahan Kab/Kota Se-Tanah Air.

Ada sekitar 28 Group Reog hibur warga Bojonegoro, ribuan penonton tumpah ruah di beberapa ruas jalan.

Parede Reog tersebut melewati jalan Mastumapel, jalan Imam Bonjol, jalan Mastrip, MH Tamrin, belok menuju Panglima Sudirman (pangsud), terus ke AKBPM Soeroko, dan kembali ke Imam Bonjol menuju finis depan Pendopo.

Dalam pantauan Awak media Suara Bangsa berbagai tampilan dan atraksi dari berbagai paguyuban reog dan jaranan hibur warga Bojonegoro di sepanjang jalan Protokol.

Baca Juga:  Pemkab Sampang Dinilai Krisis Birokrasi? Sejumlah Kepala OPD Dijabat Non Definitif

Parade reog dan jaranan resmi diberangkatkan oleh Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah pada Jumat sore 30/12/2022 tepat di depan Pendopo Kabupaten Jl. Mas Tumapel diikuti oleh 28 Peserta dari 39 Kelompok group yang mempunyai Nomer Induk Kesenian (NIK).

Pemberangkatan peserta ditandai dengan ayunan pecut khas jaranan diikuti oleh seluruh Forkopimda.

Budiyanto Kepala Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Kabupaten Bojonegoro dalam sambutan nya, seni reog dan jaranan terselenggara untuk melestarikan adat budaya daerah serta memberikan motivasi kepada seniman reog dan jaranan untuk tetap berkarya dan berinovasi, menumbuhkan rasa cinta terhadap seni tradisi, serta dapat menjadikan motor penggerak ekonomi masyarakat pasca pandemi covid 19.

Baca Juga:  Lewat 'AMPG Music Fest 2022', Angkatan Muda Partai Golkar Bojonegoro Gali Potensi Baru

“Acara ini di ikuti oleh 28 Group Reog dari 39 group reog yang ber NIK, harapanya semua seni reog yang di Bojonegoro agar Ber NIK agar ke depan bisa mendapat pembinaan dari Pemkab Bojonegoro,” ungkapnya secara terpisah.

Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah apresiatif dengan penyekengaraan Reog tersebut dan meminta kepada Dinas Kebuayaan Dan Pariwisata agar terus menyisir dan mendata kelompok/paguyuban seni yang ada di Bojonegoro untuk terus dapat menggerakkan sektor perkonomian, kesenian, dan budaya, termasuk kesenian lokal yang pada hari ini jaranan sudah hampir terlupakan.

Baca Juga:  Di Acara Festival Getuk Parasa, Bupati Bojonegoro Ajak Milenial Dukung Program Ketahanan Pangan

Bupati perempuan tersebut pernah belajar seni Jaranan namun saat ini sedikit lupa, dan masih ingat tembang jaranan yang pernah populer.

Ia juga mensuport serta menaruh perhatian dan ucapan terima kasih atas partisipasi kepada seniman/seniwati yang ada di Bojonegoro yang senantiasa masih peduli akan seni tradisional.

“Pemkab Bojonegoro akan senantiasa terus mengembangkan dan mendorong seni budaya berbasis lokal,” tutup Bupati.

Dalam acara tersebut dihadiri Bupati dan segenap Jajaran, Sekretaris Daerah, segenap Kepala OPD,Forpimkab Bojonegoro dan Ketua Paguyuban reog dan jaranan Bojonegoro ber NIK 39 group (Nomer Induk Kesenian).

Berita Terkait

Produksi Minyak Merosot, Bojonegoro Pacu Pencarian Cadangan Baru di 17 Kecamatan
DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat
Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah
Ketergantungan Dana Pusat Masih Tinggi, Bupati Setyo Wahono Putar Otak Genjot PAD Bojonegoro
Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda P-APBD 2026
Ketua DPRD Sumenep Tegaskan Perubahan APBD Tetap Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:12 WIB

DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:34 WIB

Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:29 WIB

Ketergantungan Dana Pusat Masih Tinggi, Bupati Setyo Wahono Putar Otak Genjot PAD Bojonegoro

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:10 WIB

Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:29 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda P-APBD 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:52 WIB

Ketua DPRD Sumenep Tegaskan Perubahan APBD Tetap Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:35 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Laporan hasil Pembahasan KUA-PPAS Perubahan Tahun Anggaran 2026

Berita Terbaru