715 Personel Amankan Sholawat Bersama Habib Syech, Masyarakat Dilarang Bawa Atribut Organisasi

- Admin

Sabtu, 25 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Dalam pelaksanaan acara sholawat bareng yang akan dihadiri oleh Habib Syekh bin Abdul Qodir Assegaf di alun alun Bojonegoro, Polres Bojonegoro, melakukan pengamanan secara maksimal dengan TNI, satpol PP, Dishub, Dinkes, BPBD, Banser dan linmas kurang lebih 715 Anggota.

Kegiatan Bersholawat tersebut yang akan dilaksanakan pada Senin (27/6/2022) mendatang, pastinya membutuhkan pengamanan yang begitu ketat. Hal itu diperlukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Masyarakat yang ikut bersholawat bersama Habib Syekh bin Abdul Qodir Assegaf dari Kota Solo, Jawa Tengah ini, nanti juga akan dikawal oleh Polsek setempat.

Baca Juga:  Pemko Padang Sidempuan Gelar Kegiatan Safari Isra Mikraj

Kabag Ops Polres Bojonegoro, Kompol Yusis Budi Kurniawan mengatakan, 715 personel gabungan itu terdiri dari personel Kepolisian, TNI, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP), Dinas Perhubungan Kabupaten Bojonegoro, Dinas Kesehatan, BPBD, Banser NU, dan Linmas.

“Dari wilayah juga di pantau oleh Kapolsek jajaran, dari titik pemberangkatan hingga ke alun alun,” ungkapnya saat dihubungi Suara Bangsa lewat WA pribadinya.

Ia menambahkan, masyarakat diharapkan tidak ada yang membawa atribut perguruan pencak silat, komunitas. Serta tongkat atau alat yang dapat mengganggu giat bersholawat. Karena, sebelum masuk ke alun alun akan diadakan pemeriksaan dari titik kumpul pemberangkatan oleh petugas.

Baca Juga:  Pendaftaran Pantarlih Desa Tanjungharjo Bojonegoro Dipenuhi Pendaftar Perempuan

“Selain itu, masyarakat juga diharap untuk mentaati peraturan lalu lintas dan tidak ada yang konvoi pada saat berangkat maupun pulang kegiatan,” imbaunya.

Perlu diketahui, para sekermania diharapkan tidak mengibarkan bendera maupun atribut lainya, agar tidak menggangu masyarakat lainya, agar bersholawat dengan kusuk.

“Tidak diperbolehkan dikibarkan mas supaya pelaksanaannya khusyuk, dari awal pemberangkatan sudah pemeriksaan oleh polsek polsek,” pungkasnya.

Himbauan untuk warga yang menghadiri Bojonegoro bersholawat sebagai berikut.

1. Mentaati prokes.
2. Mentaati peraturan lalu lintas dan tidak ada yang konvoi baik berangkat dan pulangnya.
3. Tidak ada yg membawa atribut perguruan pencak silat, komonitas dll. serta tongkat/ alat yang dapat mengganggu giat bersholawat.
4.karena sebelum masuk ke alun alun mau diadakan pemeriksaan dari titik kumpul pemberangkatan oleh polsek dan alun alun.
6. agar menjaga ketertiban.

Baca Juga:  Pemkab Bojonegoro Kembali Torehkan Prestasi dari BKN Award 2023

Berita Terkait

Pembangunan Bendungan Karangnongko Deadlock, DPRD Bojonegoro Desak Pucuk Pimpinan dan APH Turun Tangan
Bupati Setyo Wahono Ajak Media Gaungkan Layanan Unggulan RSUD dan Rencana Kampus UB di Bojonegoro
Dukung Ketahanan Pangan, Pemkab Bojonegoro Salurkan Bantuan Sarana Prasarana Pertanian
Bupati Bojonegoro: Koperasi Modern Harus Jadi Penyerap Utama Hasil Bumi, Bukan Sekadar Papan Nama
Meski Pendapatan Lampaui Target, DPRD Bojonegoro Soroti DBH Migas hingga Program Gayatri
Bupati Bojonegoro Warning KPM Gayatri: Jual Ayam Bantuan, Siap-Siap Blacklist
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Bupati Setyo Wahono: WTP Bukan Sertifikat Anti-Korupsi
Resmi Dibuka, Pameran ALLPACK Surabaya 2026 Perkuat Daya Saing Lewat Inovasi Kemasan
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:28 WIB

Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 20:13 WIB

Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Berita Terbaru