PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id – Dua calon Wakil Bupati (Wabup) Pamekasan, Fattah Jasin dan Agus Mulyadi, memiliki kapasitas dan kelebihan masing-masing untuk duduk di pemerintahan mendampingi Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam.
Bupati Baddrut pun sampai tidak bisa menegaskan siapa yang menurutnya paling sesuai untuk menjadi partnernya memimpin Pamekasan.
Untuk kali pertama sejak bursa pencalonan Wabup Pamekasan bergulir dua bulan terakhir, Baddrut mau berkomentar tentang calon wakilnya nanti. Ia secara diplomatis mengatakan, kedua cawabup itu sama-sama cocok dan enak.
“Untuk partai koalisi pengusung, PKB mengusung Pak Agus Mulyadi dan lainnya ke Pak Fattah Jasin. Dan pada dua cawabup ini, saya sama-sama sreg (cocok),” kata Baddrut usai mengikuti Rapat Paripurna DPRD Pamekasan untuk penetapan Cawabup Pamekasan di ruang sidang utama DPRD Pamekasan, Kamis (17/3/2022) siang.
Agenda paripurna itu menetapkan Fattah Jasin dan Agus Mulyadi sebagai Cawabup Pamekasan, dan tidak ada calon lain lagi.
Penetapan cawabup yang berlangsung tidak lebih dari 10 menit itu, dipimpin Ketua DPRD Pamekasan, Fathor Rohman.
Sedangkan Fattah Jasin dan Agus Mulyadi, duduk di tempat yang telah disediakan, bersama perwakilan partai koalisi pengusung pasangan Berbaur.
“Jadi acara penetapan Cawabup Pamekasan ini kami gelar dan kami tutup dengan pembacaan doa,” ujar Fathor Rohman, yang juga ketua panitia pemilihan (panlih) sesuai memimpin sidang kepada beberapa awak media.
Sementara itu Heru Budi Prayitno, juru bicara tim koalisi partai pengusung pasangan Berbaur Pamekasan, menyampaikan terima kasih kepada panlih yang telah melaksanakan tahapan hingga menetapkan kedua cawabup. Ia berharap prosesnya lancar, hingga pada hari H pemilihan cawabup menjadi cabup definitif.
Menurut Heru, dengan selesainya pengambilan nomor urut dan penetapan dua cawabup lewat rapat paripurna ini, berarti tugas tim koalisi partai pengusung sudah tuntas. Selanjutnya, tinggal menyerahkan kepada anggota dewan yang akan memilihnya.
“Kedua cawabup yang ditetapkan ini orang yang terbaik. Karena yang menggodok dan mengajukan adalah partai koalisi. Dan siapapun nanti yang terpilih, merupakan yang terbaik untuk membangun Pamekasan ke depan,” tuturnya.















