SUMENEP, SUARABANGSA.co.id– Tim Inovasi Jawa Timur datangi Dua Sekolah Dasar Negeri Yakni, SDN Romben Guna 1 dan SDN Dungkek 1 di Lingkungan Dinas Pendidikan Kecamatan Dungkek, Sumenep, Jawa Timur (Jatim), Jumat, 25 Maret 2022.
Kedatangan Tim Inovasi Jawa Timur (Jatim) dalam rangka melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) Pelaksanaan dan Implementasi Gerakan Literasi dan Inovasi Baca Tulis dan Hitung (Gisibalistung) dan Kurikulum Darurat (Kurdar) di Kabupaten Sumenep.
“Harapan kami tim inovasi jawa timur agar ada peningkatan yang di lakukan guru di sekolah, terutama penerapan literasi dan nomerasinya, juga implementasi kurikulum darurat apa sudah terserap dengan baik apa tidak,” Kata Triana, Tim Inovasi Jatim.
Menurutnya, setelah dilakukan monev ternyata banyak kreativitas guru di kecamatan dungkek yang luar biasa menarik dan patut diapresiasi.
“Salah satunya pembuatan aplikasi penilaian membaca yang di sekolah Romben Guna ini, sangat menarik dan bisa kita bawa ke jawa timur dan ini harus kita apresiasi untuk menunjang inovasi pendidikan khususnya di Kabupaten Sumenep,” ungkapnya.
Selain itu, Tim Inovasi juga berterima kasih atas sambutan yang luar biasa Tim Penggerak Literasi dan Inovasi Kecamatan Dungkek dan Kepsek SDN Romben Guna 1 dan Guru Kecamatan Dungkek.
“Saya berterima kasih karena sudah di sambut baik di sekolah ini bersama ibu dan bapak semua,” pungkasnya.
Diketahui, Pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi dilakukan di dua tempat yakni di SDN Romben Guna 1 merupakan sasaran Tim Inovasi Jatim dengan Tim Monev Bu Triana dan di dampingi Ismail, Korwas Kecamatan Gapura sedangkan di SDN Dungkek 1 dilakukan oleh Buhari, Kasie Kurikulum Dinas Pendidikan Sumenep di dampingi Achmad Supandi Korwas Kecamatan Dungkek. (*)

















