Kejati Jatim Didesak Usut Dugaan Korupsi LPJU dan BTT Covid-19 di Pemprov

- Admin

Selasa, 15 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, SUARABANGSA.co.id – Aliansi LSM Jawa Timur meminta Kejati Jatim segera menuntaskan dugaan korupsi di Pemprov setempat.

Aktivis LSM Jaka Jatim, Musfik menuturkan, mereka menuntut Kejati segera menuntaskan dugaan korupsi di Pemprov Jatim yang sudah mereka laporkan bulan Oktober 2020 lalu.

Diantaranya dugaan korupsi pengadaan Laampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) tahun 2020 serta anggaran Bantuan Tidak Terduga (BTT) pada pandemi Covid-19.

“Tangkap dalang korupsi dana hibah dan dana Covid-19, usut sampai ke akar-akarnya,” kata Musfik saat melakukan aksi demonstrasi di Kejaksaan Tinggi (Kejati) setempat, Senin (14/02/2022)..

Baca Juga:  Bersama Forpimda, Kejati Resmikan RJ di Bojonegoro

Musfik mengatakan, anggaran LPJU tahun 2020 lalu mencapai Rp 75 miliar. Namun, banyak kejanggalan yang terjadi dalam pelaksanaan anggaran yang sangat besar ini.

Ia menjabarkan, berdasarkan kajian yang dilakukan, pengadaan LPJU ini sangat masif, mulai dari proses penganggaran hingga pencairan. Untuk penerima diduga dikoordinir oleh segelintir orang. Mulai proses pengajuan proposal hingga LPJ, diduga sudah ada yang mengondisikan. Maka tak heran jika Pokmas penerima ditengarai hanya menerima dana Rp 1,5 juta.

Bahkan, berdasarkan temuan audit yang dilakukan oleh BPK, ada kelebihan bayar pada proyek ini sekitar Rp 40,9 miliar. “Dari investigasi yang kami lakukan, banyak pengadaan yang tidak sesuai nilai harga satuan, sehingga keuntungan yang diperoleh sangat luar biasa. Laporan masyarakat kepada kami juga menyebutkan, Pokmas penerima hanya menerima dana Rp 1,5 juta,” katanya.

Baca Juga:  Satgas Gakkum Polda Jatim, Bongkar Penjualan Oksigen Tak Sesuai HET di Sidoarjo

Pun sama dengan anggaran BTT yang diduga menjadi bancakan sejumlah oknum tak bertanggungjawab. Dari anggaran sekitar Rp 1 triliun, berdasarkan kajian yang dilakukan, ada dugaan kerugian negara yang mencapai Rp 6 miliar yang terdapat di sejumlah OPD.

“Kami mendesak Kejati Jatim segera menetapkan tersangka cukong-cukong yang terlibat dalam korupsi ini, baik pada korupsi LPJU maupun dana BTT ada Pandemi Covid-19,” tegasnya.

Untuk diketahui, Demo ini dilakukan terdiri dari sejumla LSM. Demo ini dilakukan diantaranya oleh LSM Jaka Jatim, Gam-Jatim, dan Gerasi Jatim.

Baca Juga:  Bekerja di Bali, Warga Dungkek Terkonfirmasi Positif Covid-19

Berita Terkait

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Dilaporkan Hilang, Seorang Anak di Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Bekas Tambak
Soal Limbah di Persawahan, Kapolsek Dander Bojonegoro Turun Langsung Turun
Ironi Angka Kemiskinan Bojonegoro: Data Melandai, Tapi 122 Desa Masih Rentan
Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal
Pasien Mengeluh, Oknum Dokter di Puskesmas Camplong Tak Sopan

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:05 WIB

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:39 WIB

Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:43 WIB

Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP

Senin, 11 Mei 2026 - 17:50 WIB

Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:22 WIB

Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:20 WIB

Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:16 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:58 WIB

Menguak “Tanah Celengan” di Belun, dari Pengakuan Ahli Waris dan Sikap Kadin PMD “Buang Badan” terkait kasus Belun

Berita Terbaru

Politik

Menjelang Muscab PPP Bojonegoro, Suhu Politik Memanas

Senin, 11 Mei 2026 - 16:27 WIB