Terkesan Dibiarkan, Belasan Tahun Jalan di Desa Kara Torjun Ini Rusak Parah

- Admin

Kamis, 3 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id Pembangunan infrastruktur yang merata terus digembar-gemborkan, baik oleh Pemerintah Pusat maupun Daerah, namun hal itu sepertinya belum dirasakan oleh warga Desa Kara, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.

Pasalnya, meski sudah berganti Gubernur maupun Bupati, jalan poros yang merupakan akses penghubung antara Desa Kara dengan Desa Kanjar Kecamatan Torjun ini, kondisinya masih sangat memprihatinkan.

Selama 18 tahun, akses jalan tersebut nyaris tidak tersentuh oleh perhatian pemerintah. Kini, kondisi jalan itu sangat licin setelah diguyur hujan. Tak jarang, sejumlah kendaraan yang melintas kerap terjatuh saat melintasi jalan itu.

“Pemerataan pembangunan belum kami rasakan. Sudah gonta-ganti pemimpin tetap saja jalan di kita tetap dibiarkan rusak, seolah-olah Pemerintah menutup mata,” keluh Zainal, salah seorang warga setempat kepada kontributor suarabangsa.co.id, Kamis (03/02/2022).

Baca Juga:  Belum Dapat Diakses Publik, Ini Rincian Anggaran Penanganan Covid-19 di Sumenep yang Mencapai 95,8 Miliar

Zainal menerangkan, jalan yang membentang diatas tanggul irigasi pengairan tersebut tidak pernah mendapat perbaikan dari pemerintah, akibatnya hampir sepanjang jalan sudah berlubang. Padahal, kata dia, jalan tersebut merupakan jalan andalan masyarakat Kara dan Kanjar.

“Enggak pernah ada perbaikan mas. Padahal ini jalan andalan warga penopang perekonomian juga, tapi kondisinya saat ini sudah rusak parah,” terangnya.

Zainal mengaku, ia dan warga merasa iri melihat infrastruktur di daerah lain yang hampir setiap tahunnya selalu mendapat perhatian dari Pemerintah.

Baca Juga:  Tabungan Raib Ditarik Orang Tak Dikenal, Nasabah di Sampang Minta Bank BCA Tanggung Jawab

Ia berharap, Pemerintah tidak tutup mata dengan kondisi jalan yang memang sudah berlarut-larut dibiarkan rusak itu.

“Kami berharap Pemerintah bisa membuka matanya terhadap kondisi jalan di sini yang memang lama tidak pernah diperbaiki. Kalau jalannya saja rusak, bagaimana ekonomi bisa maju,” imbuhnya.

Warga lainnya bernama Lukman menyampaikan hal serupa. Dia bercerita selama ini dirinya selalu melewati jalan itu untuk beraktivitas, namun sering terpeleset dan terjatuh saat melewati jalan rusak itu.

“Ini kalau mau pergi saat jalan habis hujan, itu kan berlumpur dan licin, jadi sering jatuh. Kepada Pemerintah, cobalah untuk melihat jalan kami ini, agar jalan ini menjadi bagus dan layak untuk dilewati,” ucap Lukman.

Baca Juga:  Tak Hadiri FGD AMOS Perihal Pokir, Ketua Dewan DPRD Sumenep Sengaja Menghindar?

Menurut Lukman, kondisi jalan yang rusak parah itu sangat merugikan warga yang melintas. Sebab, sudah berkali-kali menimbulkan kecelakaan. Padahal, jalan ini menjadi salah satu akses warga khususnya dalam mengangkut hasil pertanian karena notabene warga kesehariannya sebagai petani.

“Keberadaan jalan ini penting bagi kami. Kami prihatin dengan kondisi jalan ini, seakan dibiarkan rusak. Luput dari perhatian pemerintah,” tandas Lukman.

Sementara itu hingga berita ini dipublish, pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat setempat belum berhasil dihubungi saat akan dikonfirmasi mengenai hal ini.

Berita Terkait

Dalam Sosialisasi UU KUHAP Baru Bagi PPNS, Kapolres Berharap, Penyidik harus Menjalankan Tugas Dengan Profesional
PK PMII INKADHA Pertanyakan Transparansi Pengadaan Lahan Markas Batalyon di Parsanga Sumenep
Menguak Gurita Masalah BPR Bojonegoro, Di Balik Konser Band Ungu dan Akhir Jabatan Direktur Utama
Dua Pengusaha asal Kalitidu Bojonegoro Berkorban Puluhan Sapi
Wuling Eksion Ramaikan IIMS Surabaya 2026, Tawarkan SUV Keluarga Berteknologi EV dan PHEV
IIMS Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Disperindag Jatim Sebut Jadi Simbol Kemajuan Industri Otomotif
Gubernur Jatim dan Bupati Setyo Wahono Kompak Layani Swafoto Ribuan Buruh di Dander
Kunjungi Bojonegoro, Gubernur Jatim Serahkan BLT DBHCHT Buruh Rokok dan Resmikan Masjid Nur Khofifah

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:33 WIB

Serapan Baru 26 Persen, Komisi C Warning Diknas Bojonegoro Beserta Jajarannya

Rabu, 22 April 2026 - 17:33 WIB

Perkuat Peran Perempuan dan Ketangguhan Sosial, Momentum Hari Kartini dan HUT Damkar Jadi Refleksi Pengabdian

Senin, 30 Maret 2026 - 12:54 WIB

Perkuat Ekonomi Lokal, 57 Desa di Bojonegoro Terima Armada Operasional Koperasi Desa Merah Putih

Senin, 30 Maret 2026 - 12:51 WIB

Instruksi Presiden, Bupati Bojonegoro Keluarkan Surat Edaran Kebijakan Efisiensi Anggaran

Sabtu, 28 Maret 2026 - 14:45 WIB

Bupati Bojonegoro Terima Rekomendasi LKPJ 2025: Janji Segera Tindak Lanjut Demi Pembangunan Berkelanjutan

Rabu, 25 Maret 2026 - 12:25 WIB

Bupati Setyo Wahono Minta Dukungan Pusat di Hadapan Menteri Hanif Faisol: Malu Jika Bojonegoro Tanpa Adipura

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:12 WIB

Dua Ratus Pengayuh Becak di Bojonegoro Dapat Berkah dari Presiden Prabowo

Selasa, 10 Maret 2026 - 18:02 WIB

Wakil Bupati Bojonegoro: Kurangi Pengangguran, Semua Pelatihan OPD Wajib Rekrut Peserta dari Pemegang Kartu AK-1

Berita Terbaru