Atasi Kelangkaan Minyak Goreng, Disperindag Probolinggo Gelar Operasi Pasar

- Admin

Senin, 31 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, SUARABANGSA.co.id – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Probolinggo bersinergi dengan Disperindag Provinsi Jawa Timur melalui Vendor PT Mega Surya Mas Surabaya menggelar Operasi Pasar Minyak Goreng, Senin (31/01/2022).

Hal itu dilalukan untuk mengantisipasi kelangkaan minyak goreng yang akhir-akhir ini mengalami kelangkaan stock.

Operasi pasar minyak goreng yang dimulai pukul 07.30 WIB ini dilaksanakan di Pasar Dringu sebanyak 2.500 liter dan Pasar Leces sebanyak 2.500 liter dengan harga Rp 13.500 per liternya.

Kegiatan operasi pasar minyak goreng inipun diserbu oleh masyarakat yang datang ke pasar. Masyarakat yang didominasi ibu rumah tangga ini rela mengantri untuk mendapatkan minyak goreng murah seharga Rp 13.500 per liter.

Baca Juga:  INOVASI Jatim Siap Fasilitasi Ketersediaan Masker

Plt Kepala Disperindag Kabupaten Probolinggo Moh. Natsir mengatakan operasi pasar minyak goreng ini dilakukan dalam rangka untuk menindaklanjuti arahan pemerintah terkait kebijakan minyak goreng 1 harga.

“Operasi pasar minyak goreng ini diperuntukkan bagi warga masyarakat Kabupaten Probolinggo. Oleh karena itu, masyarakat yang akan membeli harus membawa foto copy KTP Kabupaten Probolinggo. Supaya ada pemerataan, pembelian dibatasi maksimal 2 liter,” katanya.

Menurut Natsir, operasi pasar minyak goreng murah ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan kelangkaan minyak goreng yang terjadi di tengah-tengah masyarakat.

Baca Juga:  Kapolres Probolinggo Tutup Kejuaraan Pencak Silat

“Melalui kegiatan ini harapanya agar masyarakat Kabupaten Probolinggo dapat memperoleh minyak goreng dengan harga yang lebih terjangkau,” harapnya.

Berita Terkait

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan
Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Logistik KPU Sumenep 2024 Memasuki Tahapan Ekspose ke Kejati Jatim
Baru Dilantik, Isu Rangkap Jabatan Pedangkat Desa Menanti Peran Kepala DPMD Sumenep
Soroti Belanja Modal dan Bansos yang Mandek, Golkar Bojonegoro Desak Evaluasi Total APBD 2025
Realisasi Pendapatan APBD Bojonegoro 2025 Lampaui Target, Capai 110,51 Persen
Perkuat Layanan Kanker, Siloam Hospitals Surabaya Operasikan LINAC dan CT Simulator
EastFood Indonesia 2026 Bidik 20 Ribu Pengunjung, Perkuat Posisi Jatim sebagai Pusat Industri Pangan Indonesia Timur
Resmikan PT NPHI, Bupati Bojonegoro Lepas Pengiriman Perdana 7,5 Ton Chip Porang

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:39 WIB

Olimpiade Sains dan Matematika Tingkat Asia (ASMOPSS) ke-15 Diikuti 6 Negara, Diselengarakan di Bojonegoro

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:22 WIB

Anggaran Melambung Tinggi, Dana Pokir DPRD Bojonegoro Menjadi Sorotan KPK

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:21 WIB

Sembilan Kades di Bojonegoro Diperiksa KPK

Berita Terbaru

IlusIlustrasi Kasus BSPS Sumenep

Daerah

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan

Kamis, 25 Jun 2026 - 12:53 WIB