Ribuan Goweser Ikuti Genggong Go Green Carnival

- Admin

Minggu, 30 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, SUARABANGSA.co.id – Ribuan goweser dari berbagai golongan usia diberangkatkan dari halaman P5 Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong Probolinggo, Minggu 30 Januari 2022.

Even tahunan bertajuk Genggong Go Green (G3) Carnival tersebut juga diikuti oleh Inisiator Genggong Go Green Gus dr. Moh. Haris Damanhuri, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur sekaligus Pengasuh Ponpes Zainul Hasan Genggong KH Moh. Hasan Mutawakkil Alallah, Dandim 0820/Probolinggo Letkol Arh Arip Budi Cahyono, Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Probolinggo David P. Duarsa serta Kepala Bakorwil V Jember Imam Hidayat.

Gowes bersama yang menandai pungkasan gelaran G3 Carnival tersebut memang selalu mampu menyedot antusias masyarakat penghobi gowes. Pasalnya selain menyediakan hadiah utama yang menarik yakni tiga unit motor, event ini menyediakan tiga jalur yang berbeda bagi berbagai genre bersepedanya, mulai dari sepeda tua, funbike, MTB sampai Roadbike.

Baca Juga:  Usut Kasus Bocah 4 Tahun yang Tewas di Kolam Renang Sampang Water Park, Ini yang Tengah Dilakukan Polisi

Tiga jenis rute pun memiliki tantangan yang berbeda-beda sesuai dengan spesifikasi sepeda masing-masing peserta. Untuk penggemar Road bike misalnya, panitia menyediakan jalur beraspal khas pegunungan sejauh 25 kilometer dengan delapan kilometer diantaranya berupa jalur sprint menanjak sebagai penentu juaranya.

Begitu pula dengan genre Montain Bike (MTB) yang pakem peruntukannya pada jalur cadas, panitia pun telah menyiapkannya. Tak hanya aral dan kerikil tajam yang menjadi halang rintangnya, mereka yang memilih jalur ini juga harus memiliki stamina yang prima. Salah satu rintangan yang berkesan adalah mereka harus memikul sepedanya dengan melalui perahu karet yang berjajar membentuk formasi jembatan.

Baca Juga:  Kecewa Kinerja Polsek, Warga Sampang Ini Sebut Polisi Lambat Ungkap Kasus Pencurian

Sementara untuk jalur yang lebih ringan peserta bisa memilih karakter jalur cross country (fun bike) sepanjang 15 kilometer yang relatif nyaman untuk dilalui segala jenis sepeda. Jalur ini menawarkan keasrian jalur pedesaan dan sapaan hangat warga desa setempat.

Plt Bupati Probolinggo Timbul Prihanjoko sangat mengapresiasi tema dan pelaksanaan event G3 Carnival tersebut. Manfaatnya selain mengolahragakan masyarakat melalui media yang murah meriah, juga untuk menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.

“Saya pikir ini even yang cukup hebat karena mampu menyatukan beberapa genre pada trend bersepeda saat ini. Semua komunitas bersepeda dapat ditampung melalui event ini, sehingga tua dan muda hadir meramaikan event Genggong Go Green ini,” ungkap Timbul Prihanjoko.

Baca Juga:  Diduga Asyik Bermain Ponsel Saat Nyetir, Daihatsu Ayla di Sampang Terjun ke Jurang

Sementara itu Inisiator Genggong Go Green, Gus dr. Moh. Haris Damanhuri mengemukakan bahwa segenap rangkaian kegiatan pada even G3 Carnival ini merupakan ikhtiar bersama. Yakni penanaman pohon untuk menjaga kelestarian lingkungan serta olahraga bersepeda agar tubuh tetap sehat dan prima.

“Jadi target kita kedepannya bersepeda dan menanam pohon menjadi sebuah budaya dan gaya hidup untuk masyarakat Kabupaten Probolinggo. Disamping mampu mengurangi polusi, kesehatan kita pun tetap terjaga,” tandasnya.

Dalam agenda ini Forkopimda dan undangan pejabat lainnya juga berkesempatan melakukan penanaman pohon alpukat bersama pada lingkungan masyarakat di Desa Karangpranti Kecamatan Pajarakan.

Berita Terkait

Sidang Banggar Bojonegoro Memanas: Ajukan Tambahan Anggaran, DPMPTSP Justru Disemprot ‘Amburadul’ dan Anti-Kritik
Malam Sakral di Bojonegoro, BKN Gelar Murwa Karsa Sasi Suro, Dihadiri Tokoh Daerah hingga Mantan Kapolres
Buka Porkab II Bojonegoro, Bupati Setyo Wahono Ajak Atlet Bidik Prestasi Nasional dan Junjung Sportivitas
Bupati Bojonegoro Minta Gedung Baru Puskesmas Tanjungharjo Diimbangi Layanan Responsif
Konflik Tak Kunjung Selesai, Ratusan Hektar Lahan Sawah si Bojonegoro Terancam Tidak Tergarap
Tak Lagi Jual Gabah Mentah, Bojonegoro Kini Punya Beras Premium Rojo Nogo
Remaja 18 Tahun di Bojonegoro Lakukan Aborsi Ilegal Dibantu Ibu Kandung
Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:04 WIB

Malam Sakral di Bojonegoro, BKN Gelar Murwa Karsa Sasi Suro, Dihadiri Tokoh Daerah hingga Mantan Kapolres

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:12 WIB

Buka Porkab II Bojonegoro, Bupati Setyo Wahono Ajak Atlet Bidik Prestasi Nasional dan Junjung Sportivitas

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:18 WIB

Bupati Bojonegoro Minta Gedung Baru Puskesmas Tanjungharjo Diimbangi Layanan Responsif

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:09 WIB

Konflik Tak Kunjung Selesai, Ratusan Hektar Lahan Sawah si Bojonegoro Terancam Tidak Tergarap

Selasa, 30 Juni 2026 - 00:07 WIB

Tak Lagi Jual Gabah Mentah, Bojonegoro Kini Punya Beras Premium Rojo Nogo

Senin, 29 Juni 2026 - 19:12 WIB

Remaja 18 Tahun di Bojonegoro Lakukan Aborsi Ilegal Dibantu Ibu Kandung

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:53 WIB

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:48 WIB

Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Logistik KPU Sumenep 2024 Memasuki Tahapan Ekspose ke Kejati Jatim

Berita Terbaru