LSM Komad Desak Bea dan Cukai Pamekasan Tertibkan Rokok Ilegal

- Admin

Kamis, 4 Maret 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id – Diduga ada kongkalikong dengan perusahaan rokok ilegal, LSM Komunitas Monitoring dan Advokasi (Komad) demo kantor Bea dan Cukai Pamekasan, Kamis (04/03/2021) pagi.

Koordinator Lapangan (Korlap) Zaini dalam orasinya mengatakan bahwa, maraknya rokok ilegal yang terjual bebas di toko maupun pasar, terkesan dibiarkan begitu saja oleh pihak Bea dan Cukai.

Tidak hanya itu, bahkan menurut Zaini, ada beberapa perusahaan rokok yang sudah berdiri puluhan tahun lamanya, tapi hingga saat ini masih ilegal dan terjual bebas di pasaran.

Dirinya juga mengatakan bahwa dari ribuan rokok ilegal yang diproduksi dan beredar di Madura, baru 2 orang saja yang diproses hukum. Sementara pengusaha lainnya dibiarkan dan bebas memproduksi kembali rokok ilegal.

Baca Juga:  Buka Festival Layang-layang, Wabup Sumenep Minta Ivent Terus Berlanjut

“Di balik maraknya rokok ilegal, Bea Cukai tutup mata. Padahal barang bukti yang disita cukup banyak, namun pelakunya tidak ditindak,” terang Zaini.

Sementara itu menurut Humas Bea dan Cukai Zainal Arifin, mewakili dari jajaran pimpinan Bea dan Cukai menyampaikan, bahwa kita semua mempunyai semangat yang sama, yaitu ingin Pamekasan hebat dan jaya.

“Satu hal yang ingin kami sampaikan yaitu, kami serius,” ucap Zainal saat menemui para pendemo di halaman kantor Bea dan Cukai Pamekasan.

Dirinya juga mengakui bahwa dengan kapasitas SDM yang ada saat ini, pihaknya sangat kewalahan untuk menertibkan, sehingga tidak semua daerah bisa tersisir.

Baca Juga:  Aplikasi Balanjha.com Diluncurkan, Kapolda Jatim Harap Dapat Dongkrak Ekonomi Sektor UMKM

“Pegawai kami hanya 45 orang. Sementara yang mau diawasi se-Madura. Kami kewalahan,” ucap Zainul.

Kekecewaan peserta aksi semakin memanas dengan menendang kardus yang ada di depan perwakilan cukai, Bahkan demonstran mengancam akan melakukan aksi ke mentri keuangan RI, dengan menghadirkan Kakanwil Provinsi Jawa Timur dan Pusat, sambil menghentikan jalannya demo karena perwakilan Bea dan Cukai pamekasan dianggap tidak bisa menjawab sederet pertanyaan dari demonstran.

Perlu diketahui, setelah aksi demo yang dilakukan oleh LSM Komad selesai, pihak pegawai dari Kantor Bea dan Cukai sempat cekcok dengan beberapa awak media, dikarenakan pihak Bea dan Cukai tidak mau menemui wartawan yang ingin konfirmasi.

Baca Juga:  Antisipasi DBD, Dinkes Pamekasan Tingkatkan Pemahaman PSN dan 3M Plus

Pihak Bea dan Cukai malah menunjuk dan menyebut salah satu nama media, spontan saja awak media yang lain tidak terima dan terjadi cekcok yang cukup panas.

“Kita semua ini wartawan, jangan pilih-pilih, dan kita semua punya hak untuk konfirmasi, jangan hanya kalau butuh saja kita (Wartawan) diundang, giliran ada demo seperti ini, tidak mau menemui,” ucap salah satu kontributor MNC Grup.

Berita Terkait

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain
KDKMP di Sumenep Disorot, DPRD Singgung Lelang, Kepala Desa Minta Dilibatkan
Amos Gelar FGD Bertajuk ‘Pembangunan KDKMP: Antara Bisnis atau Proyek?’, Soroti Tatakelola
Sahkan Perda Pariwisata dan Kabupaten Layak Anak, Bupati Bojonegoro: Bukti Sinergi Kuat Pemkab dan DPRD
Terima Penghargaan di Malang, Cantika Wahono Beberkan Kunci Sukses Inovasi PKK Bojonegoro
Peringati Harkopnas ke-79, Pasar Wisata Bojonegoro Dipadati Ribuan Peserta Jalan Sehat
Bupati Setyo Wahono Lepas Jalan Sehat Harkopnas: Koperasi Pilar Utama Ekonomi Bojonegoro
Lewat Program IVF Morula Surabaya, Pasutri Sumenep Akhirnya Miliki Bayi Kembar Setelah 22 Tahun

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:28 WIB

Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 20:13 WIB

Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Berita Terbaru