Sempat Ajak Ibunya Bunuh Diri, Pemuda di Surabaya Ditemukan Tewas Tergantung

- Admin

Minggu, 23 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, SUARABANGSA.co.id – Salah seorang warga Gubeng Airlangga, Surabaya mengakhiri hidupnya dengan cara bergantung di pintu rumahnya, Minggu (23/1/2022).

Pria bernama Jerry Briliant Saputra (29) ditemukan sudah tewas dalam kondisi tubuh tergantung di pintu depan rumahnya.

Kanit Reskrim Polsek Gubeng, Iptu Kusmianto mengatakan jika sebelum korban mengakhiri hidupnya. Ia sempat mengajak ibunya melakukan aksi bunuh diri bersama.

Karena dianggap bercanda, ibunya mengacuhkan apa yang dikatakan anaknya itu. Dan ibunya meninggalkan Jerry tidur, karena saat itu ibunya sedang tidak enak badan.

Baca Juga:  Bupati Bojonegoro Apresiasi Gelaran Pawai Budaya

“Sehari sebelum ditemukan gantung diri, korban bilang ke ibunya ayo bunuh diri, tetapi enggak ditanggapi serius,” terang Kusmianto.

Saat seluruh anggota keluarganya sedang terlelap tidur, Jerry diduga mengakhiri hidupnya dengan cara mengikat sabuk pada kusen pintu kemudian menjeratkan ke leher sampai dirinya meregang nyawa.

Alangkah terkejutnya ketika Neneknya bangun jam pukul 03.00 WIB, melihat cucunya tergantung di kusen pintu dalam kondisi tak bernyawa.

“Baru pas neneknya bangun itu tahu-tahu korban sudah meninggal gantung diri,” imbuhnya.

Baca Juga:  Jelang Akhir Tahun 2023 Ditresnarkoba Polda Jatim Musnahkan 14,8 Kilogram Sabu

Mendapati cucu kesayangannya sudah tidak bernyawa tergantung di pintu, si nenek langsung membangunkan seisi rumah.

Keluarga kemudian langsung melapor ke ketua RT setempat kemudian diteruskan ke Polsek Gubeng. Polisi yang datang segera melakukan evakuasi terhadap korban.

“Ada Inafis dari Polrestabes Surabaya mengecek hasilnya murni bunuh diri. Tanda-tanda kekerasan tidak ada. Saat ini sudah dibawa ke RSUD dr Soetomo untuk divisum,” lanjutnya.

Mengenai latar belakang yang menyebabkan korban bunuh diri, Kusmianto menyampaikan bila pihaknya sedang mendalami dengan memeriksa keterangan saksi maupun alat bukti milik korban.

Baca Juga:  Peduli, KBRS Perjuangan Berbagi Dengan Anak Yatim

“Kami masih cari-cari pesan atau petunjuk lain, belum ada,” pungkasnya.

Berita Terkait

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan
Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo
Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim
Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah
Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi
PROJO Jatim Gelar Konferda di Malang dan Pilih Ketua Baru secara Aklamasi ke H, Muhammad Sholeh
Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026
BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 20:32 WIB

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan

Rabu, 15 April 2026 - 16:42 WIB

Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo

Rabu, 15 April 2026 - 15:26 WIB

Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim

Selasa, 14 April 2026 - 10:50 WIB

Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 00:55 WIB

Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi

Sabtu, 11 April 2026 - 19:10 WIB

Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 16:06 WIB

SMSI Bojonegoro Berganti Nahkoda, Kustaji Resmi Gantikan Sasmito Anggoro

Kamis, 9 April 2026 - 19:18 WIB

LPG 3 Kg Langka di Bojonegoro, Harga Tembus Rp40 Ribu: DPRD Desak Sanksi Pidana bagi Oknum

Berita Terbaru