Teror Alat Kelamin Sasar Siswa dan Santri, Pelaku Terekam CCTV

- Admin

Jumat, 21 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Polisi menangkap pelaku teror alat kelamin yang selama ini meresahkan siswa dan santri di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Pelaku teror alat kelamin itu dilakukan terhadap para siswa-siswi dan santri di wilayah Kecamatan Kota Sumenep.

Saat beraksi pelaku memperlihatkan alat kelaminnya di depan pagar sekolah, sesekali juga sambil menaiki motor.

Aksinya tersebut sempat terekam CCTV, yang dipasang di depan beberapa sekolah.

Bahkan juga banyak masyarakat yang melaporkan aksi tak senonoh pria paruh baya itu, hingga tim satreskrim Polres Sumenep bergerak cepat, dan mengakap pelaku pada Jum’at (21/01/2022) siang, tepatnya saat pelaku hendak melakukan aksinya.

Baca Juga:  Seharian Tak Pulang, Warga Dapenda Sumenep Ditemukan Tewas di Pinggir Pantai

Dan pelaku diketahui berinisial “N” berusia (50), warga Kecamatan Kota Sumenep.

Kabag Humas Polres Sumenep, AKP. Widiarti menerangkan, berdasarkan keterangan pelaku ia bekerja sebagai kuli bangunan. Setiap hari jum’at ia libur dan melakukan aksi teror kelamin kepada siswa.

“Kami banyak mendapatkan laporan masyarakat karena aksi pelaku meresahkan para orang tua dan pihak sekolah,” terang Widi, Jum’at (21/1/2022).

Menurut Widi, pelaku melakukan aksi teror asusila tujuannya hanya untuk merangsang hasrat kelelakiannya karena sudah lama tidak berfungsi.

Baca Juga:  DPRD Sumenep Gelar Paripurna Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi Tentang Raperda Pertembakauan

“Aksinya itu katanya untuk memacu hasratnya biar tumbuh. Jadi dia melakukannya setiap hari Jum’at,” bebernya.

Setelah polisi melakukan penyelidikan, pelaku berhasil diamankan satuan reskrim di wilayah Kota Sumenep.

“Jadi pelaku kami tangkap tadi siang di Jalan Meranggi saat hendak melakukan aksinya,” tuturnya.

Saat ini pelaku masih ditahan untuk mengikuti pemeriksaan lebih lanjut untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Berita Terkait

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming
Soal Limbah di Persawahan, Kapolsek Dander Bojonegoro Turun Langsung Turun
Ironi Angka Kemiskinan Bojonegoro: Data Melandai, Tapi 122 Desa Masih Rentan
Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal
Pasien Mengeluh, Oknum Dokter di Puskesmas Camplong Tak Sopan

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:05 WIB

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:39 WIB

Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:43 WIB

Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP

Senin, 11 Mei 2026 - 17:50 WIB

Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:22 WIB

Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:20 WIB

Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:16 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:58 WIB

Menguak “Tanah Celengan” di Belun, dari Pengakuan Ahli Waris dan Sikap Kadin PMD “Buang Badan” terkait kasus Belun

Berita Terbaru

Politik

Menjelang Muscab PPP Bojonegoro, Suhu Politik Memanas

Senin, 11 Mei 2026 - 16:27 WIB