Nurhadi, Guru yang Dicintai Masyarakat Purna Tugas

- Admin

Kamis, 6 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEMBER, SUARABANGSA.co.id – Nurhadi, salah seorang guru di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Suren 02, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember, Jawa Timur ini akan meninggalkan murid-muridnya.

Dengan berbekal ijazah Sekolah Pendidikan Guru (SPG) pria kelahiran Kecamatan Muncar Banyuwangi ini, berhasil menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) kala itu.

Tidak hanya puas sampai disitu. Nurhadi juga sempat melanjutkan kuliahnya hingga bergelar sarjana pendidikan.

Selama berdinas, guru yang akrab disapa Pak Nur ini, setiap pagi harus menempuh 15 kilometer dari rumahnya Desa Sumbersalak dengan menggunakan motor.

Baca Juga:  Polisi Ungkap Motif Pelaku Pembacokan Berujung Tewasnya Seorang Pria di RSD Ketapang Sampang

Bagi Nurhadi, mengajar adalah profesi mulia dan bagian dari pekerjaan ibadah.

Apapun yang ditugaskan oleh kepala sekolah, tanpa mengeluh langsung dia kerjakan.

Bahkan, dirinya pernah ditugaskan merangkap sebagai guru olahraga karena kekurangan guru beberapa tahun silam.

Puluhan tahun dia mengajar, hingga menapaki usianya yang ke 60 dia habiskan mengabdi di SDN Suren 02.

Hari ini, Rabu (05/11/2022) bapak dua orang anak ini sudah memasuki purna tugas dan memasuki masa pensiun.

Pihak sekolah sengaja, menggelar acara perpisahan dengan menggelar pentas sederhana dengan pertunjukan siswa.

Baca Juga:  Gerak Cepat, Sat Binmas Polres Sampang Berikan Bantuan Kepada Ratusan Warga Terdampak Banjir

“Saya mengucapkan terimakasih kepada kepala sekolah dan guru. Banyak kenangan saya di sekolah ini dan itu tidak bisa saya lupakan seumur hidup saya,” ungkap Nurhadi saat memberikan sambutan dengan air mata berkaca-kaca.

Diiringi bacaan sholawat dan lagu perpisahan membuat para peserta yang hadir menangis haru.

Bagi masyarakat Suren Onjur, sosok Nurhadi adalah seorang guru senior panutan yang akrab dan membaur masyarakat.

Tidak heran, banyak siswa, guru seprofesi dan tokoh masyarakat, yang merasa kehilangan dengan guru yang satu ini.

Baca Juga:  Gempur Rokok Ilegal, PWI Jember dan Bea Cukai Gandeng Jurnalis Muda

“Bapak Nur, bukan hanya guru bagi kami. Tapi, juga seorang bapak yang sangat tegas dan bijaksana,” ungkap salah seorang wali murid dengan berderai air mata.

Menurutnya, selama mengajar Pak Nur dicintai masyarakat dan terkenal tegas dan ramah.

“Sehingga kami sangat berat melepaskan beliau. Termasuk saya dulu adalah muridnya. Saya merasa kehilangan. Andai tetap bisa mengajar meskipun pensiun, kami masih berharap,” paparnya.

Meski acara tersebut dilangsungkan sangat sederhana, namun pihak sekolah tetap menerapkan protokol kesehatan ketat.

Berita Terkait

Sidang Banggar Bojonegoro Memanas: Ajukan Tambahan Anggaran, DPMPTSP Justru Disemprot ‘Amburadul’ dan Anti-Kritik
Malam Sakral di Bojonegoro, BKN Gelar Murwa Karsa Sasi Suro, Dihadiri Tokoh Daerah hingga Mantan Kapolres
Buka Porkab II Bojonegoro, Bupati Setyo Wahono Ajak Atlet Bidik Prestasi Nasional dan Junjung Sportivitas
Bupati Bojonegoro Minta Gedung Baru Puskesmas Tanjungharjo Diimbangi Layanan Responsif
Konflik Tak Kunjung Selesai, Ratusan Hektar Lahan Sawah si Bojonegoro Terancam Tidak Tergarap
Tak Lagi Jual Gabah Mentah, Bojonegoro Kini Punya Beras Premium Rojo Nogo
Remaja 18 Tahun di Bojonegoro Lakukan Aborsi Ilegal Dibantu Ibu Kandung
Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:04 WIB

Malam Sakral di Bojonegoro, BKN Gelar Murwa Karsa Sasi Suro, Dihadiri Tokoh Daerah hingga Mantan Kapolres

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:12 WIB

Buka Porkab II Bojonegoro, Bupati Setyo Wahono Ajak Atlet Bidik Prestasi Nasional dan Junjung Sportivitas

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:18 WIB

Bupati Bojonegoro Minta Gedung Baru Puskesmas Tanjungharjo Diimbangi Layanan Responsif

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:09 WIB

Konflik Tak Kunjung Selesai, Ratusan Hektar Lahan Sawah si Bojonegoro Terancam Tidak Tergarap

Selasa, 30 Juni 2026 - 00:07 WIB

Tak Lagi Jual Gabah Mentah, Bojonegoro Kini Punya Beras Premium Rojo Nogo

Senin, 29 Juni 2026 - 19:12 WIB

Remaja 18 Tahun di Bojonegoro Lakukan Aborsi Ilegal Dibantu Ibu Kandung

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:53 WIB

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:48 WIB

Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Logistik KPU Sumenep 2024 Memasuki Tahapan Ekspose ke Kejati Jatim

Berita Terbaru